RAINA

RAINA
Chapter 60



Tak ada pembicaraan selama perjalanan pulang, Raina mendiamkan Arga hingga Arga pun kini membalasnya.


“Kamu marah padaku?” Tanya Raina ketika ia berhasil turun dari motor.


“Aku tak marah padamu.” Ujar Arga di balik helm fullface nya.


“Bee..”


Arga mematikan motornya dan membuka helm yang membungkus kepalanya, di simpannya helm tersebut di atas tangki motor dan ia mensedekapkan tangannya di sana.


“Ada apa?”


“Kamu tak ingin cerita padaku?”


“Maaf honey, Aku belum bisa menceritakan masalahku.”


Raina tersenyum samar.


“Aku langsung ke rumah Rizki.” Ujar Arga memakai kembali helmnya dan berlalu meninggalkan Raina yang berdiri menatap motor Arga keluar dari pelataran rumahnya.


Raina hanya menghela nafas panjang dan masuk ke dalam rumahnya, sepi.. ya karena Adrian masih bekerja sedangkan mbak Ana sedang pergi entah kemana, mungkin sedang bergosip ria dengan teman-temannya.


Kakinya melangkah menaiki anak tangga dan masuk ke dalam kamarnya. Raina melemparkan tas selempangnya ke atas meja rias,tubuhnya ia rebahkan di atas ranjang. Matanya melirik ke arah tangan yang terus menggengam ponsel, tubuhnya ia miringkan dan membuka layar ponselnya, seulas senyum mengembang di bibirnya ketika melihat foto yang ia curi tadi dari ponsel Arga.


Jemari tangannya membuka aplikasi galeri, baru kali ini ia melihat isi galeri nya penuh dengan foto dirinya dan juga teman-teman termasuk Arga sang pacar karena biasanya hanya penuh dengan quotes ataupun foto pemandangan. Bahkan tak banyak foto selfi dirinya.


[Ki da si Arga gak di sana?] ~ Raina


[Ada, nih baru nyampe lagi mainin gitarnya.]


[Baru juga pisah udah nyariin aja lo.] ~ Rizki


[Gue takut dia maen ke tempat aneh ki, tadi dia ketemu bokapnya dan tengkar lagi.] ~ Raina.


Tak ada lagi balasan dari Rizki, Raina membuka aplikasi Instagramnya dan mengupload foto Arga di sana setelah puas melihat-lihat story Raina segera ke kamar mandi untuk memebersihkan diri.


Keluar dari kamar mandi Raina kembali mengecek ponselnya, siapa tahu Arga menghubunginya namun sayang harapannya sirna karena Arga sama sekali tak menghubunginya.


“Non kata bapak makan malam.” Tutur mbak Ana dari luar sambil mengetuk pintu.


“Iya mbak bentar, aku baru selesai mandi.” Sahut Raina.


Tak terdengar lagi suara mbak Ana hingga Raina pun bergegas memakai bajunya dan keluar kamar menghampiri Adrian yang sudah siap untuk makan malam bersama.


“Malam pa..”


“Malam sayang, tumben kamu gak nyiapin makan buat papa lagi.”


“Lagi males pa.” Ucap Raina sembari mengambil nasi dan juga goreng ayam buatan mbak Ana.


“Uhukk.. Uhukk… ” Raina meneguk semua air dalam gelas karena tersedak.


“Papa ihh.. gak ada sangkutannya sama Arga ya, aku masak karena aku mau.”


“Iya, iya.. kata Raka Kamu punya pacar, Arga ya? Papa liat kamu sering jalan sama dia.”


“Udah ahh.. kenapa bahas pacar gitu sihh.”


Adrian terkekeh melihat Raina yang salah tingkah dan melanjutkan makannya. Selesai makan mereka pun bercengkrama di ruang keluarga menikmati secangkir teh hangat bersama. Adrian termasuk tipe orang tua yang bisa menjadi teman untuk anak-anaknya.


“Pa..” panggil Raina.


“Hmm...” Sahut Adrian menyimpan ponselnya dan menoleh pada anak gadisnya.


“Apa sayang?” Tanya Adrian yang melihat Raina hanya diam saja.


“Kalo aku pergi, papa sendirian dong.”


“Gak kok, ada mbak Ana, mang Udin sama Pak Anton.”


“Kenapa? Kamu gak usah khawatirin papa, kamu pergi nyusul kakak kamu kan buat sekolah, lagian Raka juga bentar lagi pulang gantiin kamu jagain papa.” Tanya Adrian melihat kegelisahan di wajah anaknya.


“Justru papa tuh khawatirin kamu, jika Raka pulang kamu akan sendirian di sana.” Adrian memeluk tubuh anak gadisnya dengan erat.


“Rain janji bakalan jaga diri pa..”


“Iya papa percaya, kamu istirahat gih.. besok kan acara perpisahan kamu.”


“Ya udah, Rain ke kamar ya.” Raina bangkit dan mencium pipi Adrian sebelum berlalu meninggalkannya.


Senyum bangga tersemat di bibirnya, ia begitu bahagia mempunyai Raina dan juga Raka, mereka berdua yang selalu bisa membuatnya bangga dan terus tersenyum meski tanpa kehadiran istri di sampingnya.


Rainaputri17





❤Disukai oleh Anandariz dan lainnya.


Rainaputri17 mematikan kolom komentarnya


Jangan lupa dukungannya..


Jika suka like, komen, vote dan rate ya 😁