RAINA

RAINA
Chapter 15



Raina memainkan ponselnya sembari menyesap perlahan jus alpukatnya dengan srdotan, ia menengadahkan kepalanya saat matanya melihat ada yang berdiri di hadapannya.


Arga berdiri di hadapan Raina,Rico dan Rizki setia berdiri di belakang Arga dengan senyum yang membuat siapa saja terpesona melihatnya, tapi tidak untuk Raina.


Arga menarik kursi dan duduk di hadapan Raina di ikuti oleh Rico dan Rizki, Raina mendengus kesal dan menyandarkan punggungnya pada sandaran kursi dan mensedekapkan tangannya di perut.


"Mana hape lo." Tanya Arga hendak mengambil ponsel Raina.


Raina segera menyambar ponselnya yang tergeletak di meja dan mengerutkan keningnya saat Arga meminta ponselnya, apa ia tak salah dengar? Kenapa Arga tiba-tiba meminta ponselnya.Ada apa dengan pria satu ini, biasanya Rico dan Rizki yang selalu merecokinya, namun sekarang malah Arga.


Rico dan Rizki sontak kaget, padahal tiap kali mereka membicarakan Raina, Arga selalu acuh seakan tak peduli, tapi kini apa yang mereka lihat dengan mata kepala mereka sendiri? Arga berusaha meminta nomor Raina.


Raina tak menggubris permintaan Arga, Raina beranjak berdiri hendak pergi meninggalkan Arga dan juga teman-temannya. Arga segera menarik pergelangan tangan Raina hingga menghentikan langkah Raina, Arga menatap tajam seolah menghipnotis hingga Raina tak bisa memalingkan wajahnya.


Tanpa Raina sadar ponselnya kini berada di tangan Arga.


"Lo.." Ujar Raina mengepalkan tangannya.


"baliki hape gue!!" Serunya berusaha mengambil ponselnya dari Arga.


Arga malah mengangkat ponsel Raina tinggi dan ia menekan beberapa tombol disana, Raina terus berusaha mengambil ponselnya hingga ia tersungkur dalam pelukan Arga.


Arga memeluk Raina, Raina yang sadar segera melepaskan dirinya, ia menatap tajam Arga begitupun dengan Arga yang menatap dalam mata Raina. Tatapan keduanya terpaut cukup lama, mata Arga bergerak-gerak mengamati wajah cantik Raina, Raina mendekatkan wajahnya pada wajah Arga, ia memeiringkan kepalanya dan membuka bibir mungilnya, Arga melihatnya hanya terpaku.


Arga hanya bergeming, ia kira tadi Raina akan menciumnya namun ternyata ia hanya di permainkan, Rico dan Rizki hanya bengong dan setelah sadar mereka tertawa, bahkab suara tawanya begitu menggelegar.


Arga mengepalkan tangannya seakan ia telah di permalukan, namun ia menarik salah satu sudut bibirnya.


"Gue kira lo tadi mau muach-muach eh taunya cuma JANGAN GANGGU GUE LAGI." Ujar Rizki menertawakan Arga yang baru kali ia di permainkan oleh wanita.


"Gue bilang juga apa, tuh cewek emang beda banget kan."


Seru Rico menimpali perkataan Rizki.


"Bener banget, tiap cewek pada nyamperin kita atau malah malu-malu ini mah malah gak mau deket ama kita *****." Tutur Rizki dengan terus tertawa.


"Jangan bilang lo juga naksir ama si Rain." Ujar Rico menepuk pundak Arga setelah Arga mendudukan tubuhnya.


"Gue yakin nih, lo penasaran sama si Rain kan?tadi datang-datang malah maksa minta no hapenya." Timpal Rizki.


Rico hanya memperhatikan Arga yang senyum-senyum sambil memainkan ponselnya tanpa menghiraukan ledekan Rico dan Rizki.


Rizki dan Rico mengambil makanan untuk mengisi perutnya yang lapar karena terus tertawa tanpa menghiraukan Arga yang sibuk main ponsel.


Jangan lupa like dan komentar ya kakak-kakak Readers ;)