
'Miss Arrogant' nama yang tertera pada kontak whatsapp Arga, Rico dan Rizki penasaran dengan kontak tersebut, dan mereka melihat aplikasi terakhir sebelum whatsapp ialah instagram, mereka membukanya aplikasi tersebut dan membesarkan mata mereka.
"Gila, lo stalking IG nya si Rain?" Ujar Rizki menyenggol lengan Arga yang memainkan gitar.
"Jangan bilang lo naksir?" Seru Rico menuntut jawaban Arga dengan menghunuskan tatapannya.
"Ada Apa sih?" Tanya Cintya ikut berkumpul dan ia duduk di samping Arga.
"Jawab lo!!! lo gak naksir ama si Rain kan?" Ujar Rico melempar ponsel Arga.
"Lo naksir sama si Rain Ga?" Tanya Cintya mulai penasaran.
"Enggak... gue cuma mau beri perhitungan ama tuh anak, beraninya dia main-main sama gue." Tutur Arga geram jika mengingat kejadian di kantin.
"Hahaahahaaha" Rizki dan Rico tertawa kencang saat ia mengingat Raina yang mengelabui Arga.
Cintya hanya mengerutkan kedua alisnya tak mengerti dengan apa yang di bicarakan oleh Arga, hingga membuat Rizki dan Rico tertawa terbahak-bahak.
"Gue cabut." Seru Arga bangkit dari duduknya mengambil tas dan kunci motornya, ia merasa di ledek oleh oleh kedua temannnya.
"Ga gue ikut bareng, gue kan gak bawa mobil." Ucap Cintya bangkit dan memelas.
"Gue mau ketemu Sindi, lo minta anter si Rizki atau si Rico aja." Sahut Arga langsung keluar rumah Rizki.
"Udah, nanti gue anter lo pulang." Ujar Rizki duduk dekat Cintya.
Di sepanjang jalan Arga memeikirkan terus Raina, perlakuan Raina tadi begitu mengusik hatinya.
Tadi adalah sebuah penghinaan buat gue Rain, gue akan beri perhitungan buat lo. gumamnya dengan kencang mengendarai motornya.
Arga berhenti di sebuah rumah, ia turun dari motornya ia menghentikan langkahnya saat ia melihat ada motor lain terparkir di samping rumah Sindi.
"Iya sebentar." Sahut Sindi dari dalam.
Sindi membuka pintu rumahnya dan betapa terkejutnya dia melihat Arga berdiri di di hadapannya, Arga yang melihat eksfresi terkejut sindi mengangkat satu alisnya.
"Sayang, tumben banget kamu kesini." Ujar Sindi memberikan senyum menggoda untuk Arga.
"Siapa di dalam?" Tanya Arga dengan datar, ia tahu bahwa Sindi pasti menyembunyikan sesuatu darinya.
"Sayang.. siapa yang datang?" Sahut laki-laki yang kini menghampiri mereka.
Arga hanya tersenyum sinis, ternyata bukan dia saja yang selingkuh namun Sindi juga berselingkuh.
"Arga, aku bisa jelasin." Sindi mengenggam tangan Arga saat Arga akan pergi.
"Jelasin apa? Gue kira lo beda dari cewek lainnya, namun sama aja, gue jadi gak merasa bersalah dong udah duain lo, jadi fix kita gak ada hubungan mulai sekarang." Ujar Arga menepis tangan Sindi dan segera pergi menaiki motornya.
"Siapa itu?" Laki-laki tersebut memeluk Sindi dari belakang dan ia terus saja mengecup tengkuk Sindi.
"Temen, udah yuk masuk." Sindi dan laki-laki tersebut masuk kedalam rumah dengan mesra.
Arga yang melihat kelakuan sindi hanya mengangkat satu sudut bibirnya, seakan mengejek Sindi dan sekaligus senang, akhirnya ia bisa bebas dari cewek manja itu, kalau bukan karena papanya ia tak mau berhubungan dengan cewek seperti Sindi.
Arga Satya Pratama
Raina Andriana Putri