RAINA

RAINA
Chapter 13



"Sama-sama" Suara Arga samar-samar dari kejauhan, Raina hanya menarik salah satu sudut bibirnya sembari melangkahkan kakinya menuju toko perlengkapan sekolah.


Raina memilih dan membeli apa yang di perlukannya dan segera membayar, ia segera kembali menghampiri pak Anton.


Arga yang melihat Raina dari kejauhan hanya tersenyum, penampilan Raina begitu berbeda jika ia memakai seragam sekolah, ia terlihat sangat imut namun sikapnya yang jutek mengurangi sisi imutnya.


"Honey, kamu lihat apa?" Tanya perempuan yang merangkul lengan Arga.


"Tidak, sudah belanja nya?"


Wanita tersebut mengangguk dan mereka segera pergi ke parkiran, kali ini ia membawa mobil sport BMW tak kalah keren dari Raka.


***


"Gue susah banget mau minta nomor ponsel si Rain" Ujar Rico saat ia duduk bersamaan dengan Rizki.


"Ehh itu si Rain." Tutur Rico saat ia melihat Raina masuk kelas.


"Rain, Gue minta nomor ponsel lo dong." Ucap Rico yang kini duduk di samping Raina.


"Buat? Gue gak ada kepentingan sama lo." Seru Raina ketus.


"Ya elah Rain, gue tuh suka susah kalo lagi ngerjain tugas mau nanya ama siapa, lo kan pinter."


"Lo bisa tanya Cintya kan, Dia juga temen lo."


"Gak bisa Rain, Cintya baiknya sama Arga doang."


"Ngapain lo deket-deket sama cewek belagu?" Seru Cintya saat ia masuk bersama Arga.


"Minggir lo, jangan deket-deket gue." Ucap Raina yang kesal melihat tingkah Cintya.


Rico kembali ke tempat duduknya dengan wajah memberenggut kesal pada Cintya, Rizki yang melihat kekesalan di wajah temannya hanya terkekeh, Arga pun sama.


"jangan ketawa lo, coba lo bisa gak minta no si Rain." Ujarnya saat ia duduk dengan Rizki.


"Kalo gue bisa lo mau ngasih apa?" Bisiknya.


"Apa aja deh yang lo mau."


"Jangan bisik-bisik depan gue." Tutur Arga kesal tak suka jika ia tak di beri tahu apa-apa oleh teman baiknya.


Arga segera berdiri dan ia pergi meninggalkan kelasnya, padahal sebentar lagi masuk kelas, Rico dan Rizki tentu saja mengikutinya tapi tidak dengan Cintya.


"Ga tungguin gue." Ucap Rico saat ia melihat Arga sudah menjauh darinya.


"Bentar lagi masuk kelas, kenapa lo malah keluar sih?" Seru Rizki saat dirinya sudah berada samping Arga dan juga Rico.


"Gue males"


"Terus kenapa lo mesti masuk?"


"Apa gue harus jelasin lagi kenapa gue mesti hadir tiap hari ke sekolah?"


"Oke.. oke kita paham, terus ngapain sekarang kita di sini?"


Tanya Rizki yang melihat sekeliling adalah belakang sekolah.


"Trus lo mau kemana? Gerbang juga udah di tutup ****." Tutur Rico menoyor kepala Rizki.


"Kita kan bisa di rooftop?"


"Trus nanti pak Bambang seret lo." Seru Rico geram.


"Oh iya gue lupa." Ucap Rizki dengan nyengir.


"kalian tadi bisik apaan?" Tukas Arga.


"Nih si Rico ngebet banget pengen punya nomor ponsel si Rain." Ucap Rizki.


"Lo naksir Co?" Tukas Arga.


"Ya elah Ga, lo kayak gak kenal si Rico, playboy cap cucunguk tiap ada cewek bening pepet terus." Seru Rizki meledek Rico.


Jangan Lupa like ya Kakak Readers ;)