
Raina berdiri di rooftop ia memegang erat ponselnya yang dari tadi terus saja bergetar.
Aaarrggghhhh
geram Raina yang kesal dengan Arga, bisa-bisanya mereka mengganggunya terus, padahal Raina selalu mencoba menjauhi mereka karena tak ingin berurusan dengan fans-fansnya.
Ponselnya terus saja bergetar hingga ia terpaksa membuka pesan whatsapp dari nomor yang tak di kenal.
[Padahal hampir aja tadi gue ngerasain bibir lo.]
[Sayang banget, lo malah keburu pergi.]
[Simpen nomor gue ya cewek jutek!! 😂]
[Wah lo bener sombong, gak mau baca chat gue.]
[Oke, nanti gue chat lo lagi, bye cewek jutek 😘]
Raina geram hingga ia memblokir nomor Arga, Raina tak mungkin salah, pasti benar Arga yang mengirim chatnya.
***
Raina masuk ke dalam mobilnya dan ia berhenti di Area mesjid yang dekat, ia membawa paper bag dan masuk ke dalam toilet wanita, setelah selesai ia keluar dan masuk kembali ke dalam mobil menuju taman karena kemarin ia berjanji akan bertemu dengan Abi dan Nisa.
Raina berjalan menuju Abi dan Nisa duduk di ikuti oleh pak Anton yang membawa sekantung kresek cemilan dan paper bag berisi buku untuk mereka.
"Hai.."Sapa Raina dengan senyum merekah saat ia sudah berdiri di hadapan Abi dan Nisa.
"Kaaakk Rainnn" Seru Nisa antusias, ia memeluk perut Raina.
"Maaf ya lama." Ujar Raina mengelus kepala Nisa.
"Enggak kok kak, kita abis ngamen dulu tadi, ya kan kak." Tuturnya menoleh ke arah kakaknya Abi.
Raina segera mengajak Nisa duduk dan memberikan cemilan dan buku pada Abi dan Nisa, terlihat sekali mereka sangat Antusias, Abi langsung mengambil buku sedangkan Nisa malah memilih makanan ringan dan coklat, membuat Raina tersenyum gemas.
"Kau suka?" Tanya Raina saat ia melihat Abi membuka buku pelajaran untuknya.
"Terima kasih kak" Ucap Abi dengan senyum merekah karena dengan buku ini ia bisa belajar di rumah meski tak bisa sekolah.
"Emh.. kakak mau ajak kalian ke mall, kalian mau?" tanya Raina ragu.
Anisa mengangguk senang tapi tidak dengan Abi, " Mau ngapain kak?"
"Kita beli baju, kalian tidak keberatan kan kakak belikan baju untuk kalian?" Seru Raina dengan cemas karena ia takut Abi akan salah paham dengan kebaikannya.
"Kami tak punya uang kak, tidak usah" Tolak Abi dengan sopan.
"Kakak traktir oke." Ucap Raina membujuk Abi.
Anisa memelas kepada kakaknya karena ia ingin sekali baju baru, Abi hanya bisa pasrah dengan wajah nisa yang memelas, ia mengangguk.
Raina tersenyum merekah, namun senyumannya surut saat Abi meminta syarat.
"Asal dengan satu syarat." Ucap Abi begutu tegas.
"Apa syaratnya?" Ucap Raina.
"Kami ingin beli di pasar, tidak mau ke mall." Ucap Abi merasa tak enak karena ia terlalu malu jika harus merepotkan Raina, apalagi ia tahu betuul baju yang di mall pasti mahal.
Raina hanya tersenyum tipis merasa kecewa dengan permintaan Abi, namun ia hanya mengangguk. ini akan menjadi pengalaman pertama baginya memasuki pasar.
Raina menuntun Nisa dan di ikuti oleh Abi menuju mobilnya terparkir dan segera menuju pasar yang di sebutkan oleh Abi.
Jangan Lupa Komentar dan Like nya ya kakak Readers ;)