
Hanya ada senyum Yang terukir di wajah Faisal, ketika dia mengetahui kalau kedatangan Surya ke tempatnya untuk melakukan sesuatu atau garis besarnya Surya meminta bantuan kepada tuan Hamilton untuk memberikan dia bantuan agar perusahaannya berdiri kembali.
"Memangnya apa yang terjadi lagi, Surya? kenapa satu persatu perusahaanmu harus mengalami kendala seperti itu?" tanya Tuan Hamilton kepada Surya. padahal dalam hati Faisal ingin menertawakan adiknya itu.
"Aku tidak tahu Tuan, tapi yang jelas kalau ada sesuatu yang membuat perusahaan ku seperti ini. jika aku sudah mendapatkan informasi mengenai hal itu pasti aku akan membuat orang-orang yang sudah berusaha untuk menghancurkan ku akan merasakan akibatnya." jawab Surya.
"Dua perusahaanmu sudah aku tolong dan sekarang sudah berdiri di bawah kepemimpinan ku. Berapa banyak uang yang aku gelontorkan di dua perusahaan itu, lalu jika aku terus-menerus menggelontorkan dana untukmu, Aku tidak akan bisa.., berapa lagi perusahaanmu yang mengalami kehancuran seperti ini?" tanya Tuan Hamilton yang membuat Surya terdiam.
"Saya tidak pernah mengalami hal seperti ini, Tuan. pasti ada seseorang yang berusaha untuk menghancurkan ku." jawab Surya.
"Kau Itu adalah seorang pengusaha, Lalu kenapa kau tidak sigap. Mengapa kau tidak mengetahui ada seseorang yang berusaha untuk menghancurkan mu?" tanya Tuan Hamilton yang membuat Surya nampak terdiam.
Mungkin saja Surya tidak bisa menjawab pertanyaan dari tuan Hamilton, bagaimana Tidak semua yang terjadi pada diri surya adalah karena tuan Hamilton yang melakukan hal itu.
"Kalau seperti ini terus bisa-bisa aku akan kehilangan seluruh aset kekayaan ku karena membantumu Surya. Apakah kau tidak bisa berpikir untuk mencari penyebab dari seluruh yang terjadi ini?" tanya Tuan Hamilton kembali.
Surya benar-benar tidak bisa menjawab pertanyaan pria tua itu, jika dia sudah mengetahui apa yang terjadi di perusahaannya mungkin pria itu tidak akan meminta bantuan kepada tuan Hamilton.
"Karena hal itu Tuan tolonglah saya, saya harus memulihkan perusahaan saya. saya tidak mungkin membiarkan perusahaan saya hancur seperti itu." ucap Surya.
"Aku tanya sekali lagi padamu, Memangnya apa yang telah terjadi hingga membuat perusahaanmu seperti itu. tidak mungkin kan kalau hanya masalah sepele perusahaanmu menjadi hancur, ataukah kau sudah membuat kesalahan kepada musuhmu?" tanya Surya.
"Aku tidak tahu siapa yang membenciku, dan Siapa yang berusaha untuk menghancurkan aku." jawab Surya.
"Tidak mungkin kan kalau kau tidak tahu siapa orang-orang yang ingin menghancurkanmu, tapi aku dapat memastikan kalau kau sudah melakukan kesalahan hingga membuat orang-orang itu ingin menghancurkan mu. Apakah benar yang aku katakan Surya?" tanya Faisal yang membuat Surya tidak bisa menjawab pertanyaan Tuan Hamilton.
"Begini saja Surya, biarkan saja 2 perusahaanmu itu, kita harus fokus dengan 2 perusahaan yang masih bertahan ini. Jika kau terlalu fokus dengan beberapa perusahaan yang mulai hancur maka perusahaan yang lain juga akan ikut hancur. Aku tidak mungkin menolong seluruh perusahaanmu, jika kau ingin menolong beberapa perusahaan yang lain mintalah bantuan kepada pengusaha yang lain. Aku tidak bisa membantumu dengan hutang hutang yang banyak itu." ucap Tuan Hamilton yang kemudian mengambil ponselnya untuk menelpon salah satu rekan kerjanya. tentu saja Tuan Hamilton tidak akan menelpon siapapun, dia hanya akan menelpon salah satu anak buahnya yang berpura-pura menjadi salah satu pengusaha yang ada di luar negeri.
Faisal menghidupkan speaker di ponselnya, dia menelpon salah satu anak buahnya dan bertanya mengenai beberapa perusahaan yang ada di luar sana.
"Maafkan saya, tuan Hamilton. saya tidak bisa membantu Anda, Anda tahu sendiri kan jika perusahaan dalam kondisi seperti itu akan sangat berbahaya bagi saya, jika saya menggelontorkan dana sebanyak itu." ucap si pria yang ada di seberang tempat.
"Apakah tidak ada jalan lain?" tanya Tuan Hamilton.
"Tidak ada Tuan, saya benar-benar meminta maaf karena saya tidak bisa membantu Anda." jawab si pria.
Beberapa saat kemudian Tuan Hamilton memberikan informasi kepada Surya mengenai hal itu, Surya benar-benar tidak bisa melakukan apapun. jalan satu-satunya untuk mendirikan perusahaannya sudah tidak bisa digunakan lagi, tuan Hamilton sudah tidak bisa membantu Surya.
"Apapun yang terjadi, aku tidak mungkin membantumu, Surya. karena aku harus membuatmu hancur sehancur hancurnya, jika kau bisa berdiri itu namanya Aku bunuh diri." ucap Surya dalam hati sembari tersenyum kearah Surya. terlihat Surya benar-benar sangat kecewa dengan semua jawaban dari tuan Hamilton.
"Surya, kalau kau sudah selesai kau boleh pergi dari sini. aku harus keluar untuk melakukan sesuatu dengan beberapa perusahaan, karena yang aku dengar salah satu perusahaan mengalami sedikit goncangan karena krisis dari beberapa perusahaan mu." ucap tuan Hamilton yang membuat Surya terdiam membeku. dalam hal apapun Tuan Hamilton benar-benar sangat teliti, Surya tidak akan bisa melakukan apapun kepada pria itu.
"Bagaimana caranya aku harus meyakinkan pria ini untuk membantuku, Jika dia tidak mau membantuku maka perusahaan ku akan mengalami guncangan yang luar biasa. dua perusahaan sesudah di pegang kendali olehnya, itu berarti aku sudah kehilangan waktu sahaan itu." guman Surya dalam hati sambil menatap Tuan Hamilton.
"Kau sudah skakmat, Surya. sebentar lagi kau akan mengalami kehancuran sedikit demi sedikit, aku akan tertawa diatas seluruh penderitaanmu. aku akan tertawa diatas seluruh yang kau lakukan padaku, Sebentar lagi kita akan lihat Bagaimana kau berusaha untuk berdiri dengan semua yang telah kau lakukan. sebentar lagi kau akan melakukan sesuatu seperti yang telah kau lakukan kepada orang-orang yang ada di sekitarmu." guman Faisal dalam hati.
Beberapa menit kemudian akhirnya Surya pergi dari tempat tuan Hamilton dan pria itu harus mencari cara untuk mendapatkan dukungan. jalan satu-satunya adalah mencari para pengusaha muda dengan kekayaan yang luar biasa, para pengusaha wanita atau para selingkuhannya yang dahulu.
"Aku harus mencari para wanita itu, aku harus menekan mereka untuk membantuku. Aku tidak mau seluruh usahaku hancur." guman Surya dalam hati.
Tak berselang lama akhirnya Surya pergi dengan melajukan mobilnya begitu kencang, sedangkan Faisal yang ada di dalam mansion mewah itu dia hanya tersenyum.
"Kau benar-benar sangat luar biasa, Tuan." ucap salah satu anak buah Faisal.
"Tentu saja kita akan lihat Bagaimana pria itu berdiri, Aku tidak akan membiarkan pria itu merasakan penderitaan yang sangat ringan. aku akan membuatnya hancur, membuatnya merasakan penderitaan yang sangat luar biasa dan membuatnya merasakan kematian yang benar-benar sangat tragis." ucap Faisal yang membuat anak buahnya tertawa.
Sedikit adegan akting dan semuanya, Faisal meminta seluruh anak buahnya untuk melakukan sesuai dengan tugas mereka masing-masing agar Surya tidak mencurigai semua yang dilakukan oleh Tuan Hamilton.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Black Rose
- Mommy
- Mantan terindah
- Suami keduaku cinta pertamaku
- Dewa perang dan Ratu sihir
- Permaisuri sang kaisar
- ijinkan aku bahagia bersamamu