
Setelah pesta itu telah usai, Faisal dan Aruna benar-benar membuat rencana yang sangat luar biasa.
* Satu Minggu kemudian *
* Perusahaan Surya group *
BRAKKK...
"Kalian bodoh, bagaimana bisa itu terjadi!!" seru Surya.
"Saya tidak tahu Tuan, tapi tiba-tiba saja saham di salah satu perusahaan Tuan tiba-tiba mengalami kehancuran." jawab anak buah Surya.
"Bagaimana bisa itu terjadi, dua minggu yang lalu kondisi saham di perusahaan itu masih stabil. lalu Bagaimana bisa hari ini saham perusahaan ku tiba-tiba anjlok?!" seru Surya.
"Saya benar-benar tidak tahu, Tuan. beberapa pengusaha yang bekerja sama di perusahaan itu sangat marah karena mereka mengalami kerugian." ucap anak buah Surya.
"Aku tidak peduli, Cepat cari tahu bagaimana bisa perusahaan itu tiba-tiba hancur?!" seru Surya kepada anak buahnya.
Langkah kaki yang begitu tergesa-gesa sudah terlihat pada anak buah Surya, mereka benar-benar sangat ketakutan jika sampai perusahaan itu hancur. jika perusahaan itu hancur maka Surya akan sangat murka kepada seluruh anak buahnya.
"Bagaimana bisa perusahaan itu tiba-tiba mengalami kehancuran seperti ini, dua minggu yang lalu perusahaan itu baik-baik saja." ucap Surya dengan suara yang begitu keras. pria itu benar-benar sangat marah karena dia tidak dapat melakukan sesuatu itu.
"Tuan." Panggil seorang wanita kepada Surya.
"Ada apa." jawab Surya.
"Tuan, tuan Hamilton sudah berada di sini. dia ingin menemui Anda." jawab sekretaris Surya.
"Apa?" tanya Surya dengan suara yang begitu keras.
"Tuan Hamilton sudah berada disini, beliau ingin menemui Anda." jawab sekretaris Surya.
"Jadi pria itu sudah mengetahui kalau perusahaan yang bekerjasama dengannya Sekarang mengalami kehancuran. Bagaimana ini jika dia sampai melakukan sesuatu, Aku yakin dia akan menarik seluruh saham di beberapa perusahaan ku." ucap surya yang sedikit kebingungan.
BRAKKK...
Pintu kantor Surya dibuka paksa oleh Faisal.
"Tuan Hamilton." ucap surya yang melihat Faisal alias Tuan Hamilton sudah berada di kantornya.
"Apa ini, Surya! berani sekali kau membohongiku, Surya. Ada apa ini bagaimana bisa perusahaan itu tiba-tiba hancur, Bagaimana bisa tiba-tiba perusahaan itu menjadi seperti ini, hanya dalam satu minggu saja saham yang ada di perusahaan itu hancur seperti ini. apakah kau sengaja melakukan hal itu agar membuatku kehilangan seluruh kekayaan ku?!" seru tuan Hamilton.
"Aku tidak seperti itu, Tuan. ini semua di luar kendali saya, saya juga sangat terkejut saat mengetahui kalau perusahaan itu tiba-tiba mengalami penurunan saham yang sangat drastis." jawab Surya.
"Apa maksudmu, bahkan perusahaan itu sahamnya anjlok, hancur. semua uang yang aku tanam di perusahaan itu sangat besar, Tuan Surya. Aku tidak mau tahu jika sampai kau tidak mengembalikan uangku di perusahaanmu yang hancur itu, lihat saja aku pasti akan melakukan sesuatu padamu!!!" teriak Tuan Hamilton.
Surya benar-benar sangat terpukul, Jika dia sampai tidak bisa membuat saham di perusahaan itu kembali normal maka dia harus mengembalikan seluruh saham yang ditanam oleh Tuan Hamilton di perusahaannya.
"Aku janji, aku akan memperbaiki perusahaan Itu, Tuan. anda jangan khawatir, anda tidak usah takut saya akan mencari tahu siapa orang yang melakukan hal itu padaku." ucap Surya.
"Kau ini benar-benar pembohong, mulut mu sangat busuk. berani sekali kau membohongiku, jika dalam satu minggu ini saham perusahaan itu tidak kembali normal maka aku akan membuatmu membayar seluruh saham yang sudah aku tanam di sana, Jika kau tidak bisa melakukan hal itu maka bersiap-siaplah untuk membayar 3 kali lipat dari seluruh uang yang sudah aku gelontorkan ke perusahaan itu!!" seru Faisal.
Raut wajah ketakutan sudah nampak di wajah Surya. Hal itu membuat Faisal benar-benar tersenyum dengan semua perbuatannya.
"Ini baru sedikit, Surya. sebentar lagi kau akan mendapatkan serangan jantung, sedikit demi sedikit kau akan menjadi pria kesakitan. lihat saja satu persatu perusahaanmu akan kubuat gulung tikar, setelah itu aku akan membuatmu menjadi pengemis di jalanan. setelah kedua hal itu terjadi baru aku akan menyiksamu perlahan-lahan hingga kau tidak akan mampu lagi bertahan." ucap Faisal yang kemudian pergi meninggalkan kantor Surya. sedangkan Surya sendiri nampak dia bernafas sedikit lega Ketika tuan Hamilton sudah pergi meninggalkan kantornya.
"Aku benar-benar tidak pernah menyangka kalau aku akan mengalami hal seperti ini, aku tidak pernah melakukan sedikitpun kesalahan. Lalu bagaimana bisa perusahaan itu mengalami penurunan saham yang begitu drastis. jika sampai aku kehilangan perusahaan itu maka aku akan mengalami malapetaka yang lumayan besar dari pria itu." ucap surya yang terlihat mulai mencari sesuatu untuk menyelamatkan dirinya dari tuan Hamilton.
Sesaat kemudian terlihat Surya menelpon seseorang. "Apakah kau sudah mencari tahu mengenai sesuatu yang terjadi di perusahaan ku?" tanya Surya.
"Belum Tuan, kelihatannya persaingan di perusahaan saja." Jawab anak buah Surya.
"Apakah kau yakin, Bagaimana mungkin saham di perusahaan ku tiba-tiba mengalami penurunan yang begitu drastis?" tanya Surya kembali.
"Tidak Tuan, kelihatannya ini semua terjadi secara alami. tidak ada yang melakukan sesuatu di perusahaan, Tuan." jawab anak buah Surya kembali.
"Bagaimana kau bisa melakukan hal itu, bagaimana bisa kau mengatakan hal itu, tidak mungkin tiba-tiba saham di perusahaan ku anjlok begitu banyak. kau tahu sendiri kan kalau aku adalah orang yang begitu teliti, aku sudah memprediksi mengenai kenaikan saham di perusahaan itu. tidak mungkin saham di perusahaan pun tiba-tiba anjlok begitu besar!!" seru surya yang terlihat sudah naik pitam dengan semua yang terjadi.
"Apakah anda mengetahui masalah kecelakaan di salah satu pembangunan yang ada di Bali, Tuan?" tanya anak buah Surya.
"Memangnya kenapa?" tanya Surya kembali.
"Kemungkinan besar salah satu saksi mata membuka kejadian hal itu." jawab anak buah Surya.
"Apa maksudmu?" tanya Surya yang sedikit mengingat mengenai masalah kecelakaan yang ada di mega proyek yang dibangun oleh Surya di pulau Dewata.
"Tentu saja Tuan, kecelakaan yang terjadi di tempat itu benar-benar sangat mengerikan bahkan kecelakaan itu telah menewaskan beberapa orang penting dan para miliarder." jawab anak buah Surya.
"Bagaimana mungkin ada saksi mata yang membuka aib itu, jika sampai itu benar terjadi aku bisa kehilangan seluruh kepercayaan dari para pengusaha." ucap Surya.
"Kegagalan di mega proyek itu benar-benar sangat fatal, Tuan. semua bahan yang dipilih sungguh jelek. Hal itu membuat beberapa pengusaha menyelidiki kejadian itu." jawab anak buah Surya.
"Brengsek, brengsek, brengsek. Bagaimana bisa mereka melakukan hal itu, jika sampai beberapa proyekku di periksa oleh pemerintah bisa-bisa aku akan mengalami masalah besar!" seru Surya yang membuat anak buahnya tidak bisa mengatakan apapun.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Black Rose
- Mommy
- Mantan terindah
- Suami keduaku cinta pertamaku
- Dewa perang dan Ratu sihir
- Permaisuri sang kaisar
- ijinkan aku bahagia bersamamu