MOMMY

MOMMY
Terbuka kebohongan Helena



"Apa maksudmu nyonya Aruna?" tanya para wartawan.


"Tentu saja, Coba kalian pikirkan dengan apa yang aku katakan tadi. Coba kalian hitung butuh berapa hari kalian mengetahui jika istri kalian sudah hamil atau belum, Setelah kalian berhubungan." ucap Aruna.


Para wartawan saling menatap satu sama lain, karena apa yang dikatakan oleh Aruna itu benar adanya.


"Aku sudah membawa rekaman CCTV yang ada di hotel itu, kemudian aku juga sudah membawa dokter yang bisa menjelaskan mengenai kehamilan kepada kalian. Jadi kalian persiapkan diri kalian untuk melihat rekaman CCTV itu dahulu, setelah itu dokter akan menjelaskan mengenai Berapa lama kalian akan mengetahui istri kalian hamil atau tidak." ucap Aruna.


Helena yang Mendengar hal itu wanita itu sangat terkejut, dia tidak akan pernah mengira Aruna akan melakukan hal itu. Helena juga tidak memprediksikan dengan apa yang dia lakukan kali ini.


Sebuah rekaman CCTV sudah diperlihatkan disana, terlihat waktu kejadian hari itu. nampak para wartawan saling menatap satu sama lain, di sana tertera tanggal dan waktu. sesaat kemudian Faisal keluar dari kamar untuk mengambil makanan yang sudah dibawa oleh Helena ke kamarnya. setelah itu wanita itu mengeluarkannya dan menaruhnya di depan kamar Faisal, kemudian Helena memasuki kamar Faisal dan seterusnya.


Para wartawan sangat terkejut karena di sana tertera tanggal kejadian hari itu, masih 8 hari. tidak mungkin orang bisa melakukan hubungan dalam 8 hari langsung hamil. sebuah senyum ditunjukkan oleh Aruna, namun untuk Helena.., tentu saja wanita itu benar-benar begitu marah.


"Tidak, kejadian itu bukan waktu itu!!" seru Helena.


"Jika video itu disebar beberapa hari yang lalu setelah kau berhubungan dengan suamiku sampai sekarang, kemudian kau mengaku hamil kemarin itu masih berjalan 8 hari kan, Helena?" tanya salah satu reporter kembali.


Helena tidak bisa menjawab, wanita itu terdiam seribu bahasa.


"Apakah benar yang dikatakan oleh Nyonya Aruna kalau semua ini adalah kebohonganmu?!" tanya seorang wartawan kembali.


"Tidak, aku tidak berbohong. wanita itu yang berbohong, dia ingin menyelamatkan suaminya setelah melakukan tindakan pelecehan kepadaku." jawab Helena.


Aruna tidak menjawab perkataan Helena, dia diam saja. sesaat kemudian seorang pria yang hampir mirip dengan Faisal sudah masuk ke sana.


"Perkenalkan, namanya adalah tuan Rosidin, Dia adalah orang yang ada di video itu." ucap Aruna.


Para wartawan sangat terkejut saat melihat seorang pria yang sangat mirip dengan Faisal. sesaat kemudian Faisal juga berada di sana, mungkin kemiripan mereka sekitar 70%. karena ada beberapa bagian yang begitu tidak mirip, tapi kalau video itu sedikit diburamkan maka semua orang akan mengira kalau itu adalah Faisal.


Pria yang bernama Rosidin tidak bisa berkata apapun, dia hanya menundukkan kepalanya.


"Apakah ini pria yang ada di video itu, Nyonya Aruna?" tanya para wartawan.


"Perbandingan saja pria itu dengan pria ini, pria itu memiliki tanda yang ada di wajahnya. sedangkan suamiku tidak mempunyai nya, silakan menonton video itu kembali dan lihat apakah video itu suamiku atau pria ini." jawab Aruna.


Para wartawan kembali melihat video adegan tidak senonoh Helena bersama dengan pria yang mirip dengan Faisal. mereka benar-benar sangat terkejut saat mereka melihat bahwa benar kalau itu bukanlah Faisal.


"Tolong jelaskan ini semua, Nona Helena?" tanya para wartawan.


Seketika Helena seperti tertembak tepat pada sasarannya, wanita itu tidak bisa menjawab. Dia mencoba mencari seribu alasan untuk menekan Aruna.


"Bohong, wanita itu bohong. wanita itu hanya ingin menyelamatkan suaminya!!" seru Helena.


Faisal nampak berjalan mendekati Helena, pria itu langsung memberikan tamparan yang sangat keras di wajah Helena.


PLAKK..


PLAKK..


2 tamparan di wajah elena sudah terpampang jelas, para wartawan sangat terkejut melihat hal itu.


"Apakah ini yang harus kau lakukan setelah kau menghamiliku, kau berusaha untuk melarikan diri, Faisal?!" seru Helena. tetap saja wanita itu ngotot, dia harus menghancurkan Faisal sehancur-hancurnya.


"Apakah aku juga harus membeberkan dengan siapa saja kau berhubungan, Mengapa aku tidak mau menikahimu waktu itu?!" seru Faisal.


Sebuah tanda tanya besar langsung muncul di benak para wartawan yang ada di tempat itu.


"Memangnya apa yang terjadi, Tuan Faisal?" tanya para wartawan.


Helena yang Mendengar hal itu nampak wanita itu wajahnya langsung pucat, Dia sangat kebingungan. jika sampai semua aibnya dibongkar hari itu, maka dia akan tidak bisa berjalan keluar rumahnya lagi.


"Tentu saja aku tidak pernah menghianati wanita ini, aku memang waktu itu berniat menikahinya. karena yang aku lihat dia wanita baik-baik, namun setelah aku tahu kalau dia berhubungan dengan beberapa orang-orang terdekatku, temanku bahkan salah satu pegawai ku. Tentu saja aku tidak mau menerimanya. Aku sudah muak dengan semua kebohongannya, Aku sudah muak dengan semua tipu dayanya." jawab Faisal.


CEKLEKKK..


CEKLEKKK..


Para wartawan langsung memotret Helena berulang, kali silau sorot kamera membuat Helena tidak mampu menahan semua yang dikatakan oleh Faisal. semua aibnya sudah terbuka, kedua kaki Helena seketika tidak bisa menahan tubuhnya. wanita itu tersungkur di lantai dengan wajah yang begitu pucat.


"Jadi selama ini nona Helena berusaha untuk menjebak Anda tuan Faisal?":tanya para wartawan.


"Tentu saja, wanita itu terus-menerus berusaha untuk mengganggu hubunganku dan istriku. aku tidak mau berusaha untuk merusak harga diri ataupun kehidupannya, aku diam saja.., namun dia selalu membuatku seperti pria brengsek yang telah menodainya. istriku membenciku, dunia ku terasa hancur, wanita yang aku cintai tidak mau lagi menatapku dengan tatapan mata yang penuh cinta. apa yang harus aku lakukan, Bagaimana jika itu terjadi pada kalian." ucap Faisal yang membuat para wartawan tidak bisa berkata lagi.


Hari itu menjadi hari yang begitu bersejarah untuk Helena, semua kebohongannya sudah dibongkar oleh Faisal. dia tidak akan mampu lagi untuk membuat Faisal jatuh ke dalam perangkap nya, semua kebohongan Helena sudah terbongkar. seorang dokter juga menjelaskan Berapa waktu yang dibutuhkan untuk janin tumbuh di rahim seorang wanita setelah berhubungan dengan lawan jenisnya.


Helena sudah tidak mampu lagi untuk mendengar semua yang dikatakan oleh orang-orang yang ada di tempat itu.


"Diam, diam kalian semua, diam!!!" teriak Helena dengan suara yang begitu keras.


Para wartawan menatap dengan tatapan mata yang seolah mencibir wanita itu.


"Memang benar, benar aku yang telah melakukan hal itu. benar aku sudah mencoba untuk membuatnya terjebak dan mengakui anak yang ada di kandunganku ini anaknya. Tapi aku benar-benar mencintainya, Aku tidak mau dia bersama dengan wanita itu!!" seru Helena dengan suara yang begitu keras. Hal itu membuat para wartawan mencibir Helena dengan kata-kata yang begitu pahit.


Tak ada kata yang keluar dari mulut Helena, Apa yang dia lakukan seolah memberikan tamparan sendiri di wajah Helena hingga wanita itu tidak akan bisa menatap dirinya sendiri.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Mommy


- Mantan terindah


- Suami keduaku cinta pertamaku


- Dewa perang dan Ratu sihir


- Permaisuri sang kaisar


- ijinkan aku bahagia bersamamu