MOMMY

MOMMY
Menghancurkan perusahaan Surya



Jalan dendam sudah di pilih oleh Faisal dan Aruna, mereka bertekad untuk membuat Surya hancur. Beberapa perusahaan Faisal menggunakan beberapa nama pengusaha yang lain, Surya ingin membuat seluruh perusahaan Surya beralih ke tangan Faisal.


* Perusahaan INF *


"Bagaimana, sayang?" tanya Aruna kepada sang suami.


"Semuanya beres, sayang." jawab Faisal yang kemudian memberikan ciuman di bibir sang isteri.


"Bagus, aku akan menunggu kehancuran pria itu. aku pasti akan memberikan dia pembalasan." jawab Aruna.


"Tentu, kita akan membalas semua yang telah dia lakukan kepada kita. kita akan menghancurkan Surya hingga tidak tersisa." jawab Faisal.


TOK...


TOK...


pintu kantor Faisal sudah di ketuk.


"Masuk!" jawab Faisal.


"Semuanya sudah siap, mas." ucap Rudi.


"Bagus, kalau begitu mari kita pergi ke tempat pria brengsek itu." jawab Faisal.


"Tentu mas," jawab Aruna yang kemudian mengandeng tangan sang suami.


"Huffff, ayo kita lakukan." ucap Rudi yang kemudian pergi bersama Aruna dan Faisal.


Langkah awal sudah di ambil oleh Faisal dan Aruna, mereka akan membalas Surya dengan semua yang telah di lakukan oleh pria itu.


* Tiga jam kemudian *


Di sebuah hotel mewah Surya sudah mengadakan acara yang begitu mewah, pria itu mengundang begitu banyak pengusaha untuk menjadi partner bisnisnya. beberapa perusahaan kakek Fajar sekarang sudah beralih tangan menjadi milik Surya, beberapa pengusaha nampak menjadikan hal itu sebuah umpan untuk membuat Surya menjadi rekan bisnis mereka.


Terlihat langkah kaki Faisal dan Aruna sudah memasuki sebuah hotel yang sangat mewah.


"Ternyata pria itu benar-benar membuat sesuatu yang sangat luar biasa, Lihatlah Bahkan dia mampu membuat orang-orang yang ada di tempat ini tunduk padanya." ucap Faisal.


"Tentu saja sayang, Lihatlah dia menggunakan seluruh uang dari perusahaan milik ayah dan menjadikan seluruh aset kekayaan Ayah menjadi miliknya." jawab Aruna.


"Apa kita akan baik-baik saja Mas?" tanya Rudi.


"Tentu saja kita akan baik-baik saja, memangnya Apa yang akan terjadi." jawab Faisal.


"Aku tidak akan pernah mengira kita akan membalas pria itu, aku juga ingin melakukan sesuatu kepadanya. Aku mempunyai dendam yang harus aku balaskan kepada pria brengsek itu." ucap Rudi.


"Tentu saja kita harus membalas semua kelakuan pria brengsek itu, jika kita tetap diam saja pasti pria itu akan membuat kita menjadi sampah yang benar-benar menyedihkan." jawab Faisal.


"Kita pergi." ucap Faisal.


"Tentu," jawab Rudi.


Aruna nampak tersenyum, wanita itu benar-benar begitu menginginkan membalas dendam kepada Surya.


PROKK...


PROKK...


Suara tepuk tangan dari para tamu yang ada di pesta yang diadakan oleh Surya.


"Tuan Surya, anda benar-benar sangat hebat!" seru seorang pengusaha.


"Terima kasih." jawab Surya sembari mengangkat gelas yang berisi wine.


"Aku senang kita berkerja sama, tuan Surya!" seru beberapa pengusaha.


Beberapa diantara mereka masih belum mengetahui bagaimana sifat Surya, namun beberapa para pengusaha nampak sudah mengetahui sikap kejam Surya. langkah kaki Faisal dan Aruna serta Rudi sudah berada di dalam pesta, mereka menatap surya yang benar-benar seperti seorang raja yang dielu-elukan oleh begitu banyak rekan bisnisnya.


"Fantastis, lihatlah pria itu benar-benar seperti seorang raja yang begitu di elu-elukan oleh beberapa orang yang sangat ketakutan dengan dengannya. namun beberapa pengusaha nampak begitu santai dengan semua yang dilakukan oleh pria itu. kemungkinan besar mereka mempunyai pondasi yang kuat untuk melawan Surya." ucap Faisal.


"Apakah kau yakin sayang." jawab Aruna.


"Tentu saja aku yakin sayang, Lihatlah raut wajah mereka. beberapa di antara mereka nampak ketakutan dengan Faisal, beberapa di antara mereka nampak ingin menantang Faisal. Mereka ingin melakukan sesuatu kepada Faisal dengan bekerja sama dengannya, mungkin mereka ingin melakukan sesuatu atau mungkin mereka ingin membalas dendam kepada Surya." jawab Faisal.


"Tentu saja kau sangat mengenal pria itu, sayang. karena kau adalah kakaknya." ucap Aruna.


"Kakak, apa namanya kakak. dia saja selalu menikung ku, menghancurkan ku dan membuatku seperti orang yang tidak berguna sama sekali." jawab Faisal.


"Apakah kita akan melakukan sesuatu kepada pria itu?" tanya Aruna kepada sang suami.


"Tentu saja aku akan memberikannya pukulan yang sangat keras agar dia tidak mampu lagi berdiri." jawab Faisal.


Itulah yang ingin didengar oleh Aruna, dendam yang benar-benar begitu besar sudah menyelimuti Faisal seutuhnya. tatapan mata Faisal menatap seorang pengusaha yang sudah ditunggu-tunggu semenjak tadi, langkah kaki Surya nampak mendekati Faisal yang sudah menyamar menjadi seorang pria yang mempunyai jatidiri bernama Hamilton.


"Selamat datang tuan, Hamilton!!" seru surya yang sudah mendekati Faisal dan Aruna.


Nampak Faisal menganggukkan kepalanya, sedangkan Surya pria itu menatap seorang wanita cantik yang sedang berdiri di samping pria yang bernama Hamilton.


"Cantik." ucap Surya dalam hati saat melihat Aruna yang sudah berdandan begitu sempurna sehingga Surya tidak bisa mengenali dirinya.


"Kelihatannya kau mengadakan pesta yang sangat luar biasa, Tuan Surya?" tanya Faisal kepada Surya tentu saja Tuan Hamilton.


"Saya sedang mengadakan acara yang begitu luar biasa bagi pengusaha yang bekerjasama dengan saya." jawab Surya.


Sebuah senyum nampak terukir di bibir Faisal, ternyata sangat mudah menebak semua yang dipikirkan oleh Surya.


"Apakah anda mau bergabung bersama para pengusaha yang lain, Tuan Hamilton?" tanya Surya kepada Faisal yang sedang menyamar.


"Tentu saja saya mau, jauh-jauh saya datang ke sini karena saya harus bekerjasama dengan anda." jawab Faisal. Nampak sekali Faisal ingin mempermainkan saudaranya itu dengan semua rencana yang telah dia buat.


"Oh ya Tuan, anda datang bersama siapa?" tanya Surya kepada Faisal.


Sebuah senyum kembali terukir di bibir Faisal ketika pria itu menatap istrinya, Dia benar-benar pria brengsek yang tidak bisa melihat wanita cantik bersama orang lain. "Perkenalkan, namanya adalah Felicia. dia adalah istriku." jawab Faisal.


"Isteri anda benar-benar sangat cantik, tuan. Anda sangat beruntung memilikinya." ucap Surya.


Aruna tidak menghiraukan semua pujian Surya, wanita itu hanya menatap para pengusaha yang sedang berpesta di tempat itu.


"Tentu saja saya sangat beruntung. Dia adalah wanita sempurna yang hanya menjadi milik saya, Dia adalah wanita yang begitu sepesial yang dilahirkan oleh seorang wanita sempurna untuk saya." ucap Faisal yang seolah pria itu ingin mengatakan kalau tidak ada satu pria pun yang bisa mengambil istrinya dari tangan pria itu.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- Black Rose


- Mommy


- Mantan terindah


- Suami keduaku cinta pertamaku


- Dewa perang dan Ratu sihir


- Permaisuri sang kaisar


- ijinkan aku bahagia bersamamu