
"Pagi." sapa Faisal yang sudah berada di perusahaan Kakek Fajar.
"Heh..., tumben kau ke sini?" tanya kakek Fajar kepada Faisal.
"Memangnya kenapa, ayah. Apakah aku tidak boleh masuk kemari, ini juga kan perusahaan ku, ayah." jawab Faisal.
"Kau sudah aku berikan kekuasaan di perusahaan ini, tapi kenapa kau tiba-tiba kabur dari perusahaan dan lebih memilih mengurus perkebunan dan toko kue mu itu?" tanya kakek Fajar.
"Hidup itu penuh dengan perjalanan, Ayah. tidak semuanya harus berjalan sesuai kehendak Ayah." jawab Faisal.
"Selamat pagi om, Faisal." sapa Bilqis yang ikut Kakek Faisal dan Aruna ke perusahaan kakek Fajar.
"Selamat pagi Bilqis, Apakah kau senang berada di sini?" tanya Faisal kepada Bilqis.
"Aku tidak suka Om, di sini terlalu banyak orang." jawab Bilqis Faisal nampak mengusap kepala Bilqis. pria itu menatap Aruna yang duduk bersama ayahnya namanya Ayah ingin menjadikan Aruna apa, ayah?" tanya Faisal.
"Itu urusanku." jawab kakek Fajar.
** Beberapa hari kemudian
Aruna sudah tinggal di kediaman kakek Fajar. terlihat pria tua itu sangat senang dengan kedatangan Aruna yang berada di rumahnya.
Aruna sudah mulai membantu kakek Fajar bekerja di kantor nya terlihat pria tua itu sangat menyukai cara kerja Aruna.
Di sebuah tempat, nampak kakek Fajar sedang berbicara dengan putranya.
"Apa maksud ayah!" seru Surya.
"Dengar Surya, kalau kau tidak melakukan keinginanku..maka jangan salah kan aku!" seru Kakek Fajar.
"Ayah jangan pernah berpikiran macam-macam, Aku tidak akan mungkin untuk melakukan hal itu. Aku tidak mau menikahi wanita itu!" seru Surya.
"Kalau kau tidak mau melakukan semua yang aku katakan, maka kau harus mengatakan selamat tinggal pada dua perusahaanmu itu! lagi pula kakakmu sudah kembali!!" seru kakek Fajar.
Surya begitu marah saat mendengar ancaman dari ayahnya tersebut, terlihat CEO arogan itu sudah tidak bisa menahan emosinya.
"Mengapa Ayah harus memaksaku untuk menikahi wanita itu, bahkan wanita itu tidak standar dengan kelas dan status sosial kita!" seru Surya.
"Kau jangan pernah membawa status sosial pada pembicaraan kita!" seru kakek Fajar. pria itu memang sangat tidak menyukai sebuah perkataan yang mengenai status sosial seseorang, berbeda dengan Surya yang arogan, sombong dan sangat anti dengan orang miskin.
"Aku akan memberikanmu waktu selama 2 hari, Jika kau tidak segera menjawab permintaan Ayah. maka seluruh aset-aset perusahaan semua kan aku bekukan!" seru Kakek Fajar yang kemudian meninggalkan putra nya.
Seorang wanita yang tidak mempunyai kalangan sosial sama sekali seperti Aruna akan menjadi istrinya,
"Bahkan aku tidak tidak pernah berfikir untuk menjadikan wanita itu, istriku. namun sekarang Ayah meminta sesuatu hal yang sangat mustahil dariku." ucap Surya. Surya berfikir kalau Aruna telah menghasut ayahnya untuk menjadikan dirinya sebagai istri Surya.
"Baiklah kalau begitu, aku akan menikahi mu. setelah itu aku akan menyiksamu." ucap Surya.
Di tempat lain terlihat Faisal sudah mengetahui rencana ayahnya untuk menjadikan Aruna istri dari adiknya. tentu saja Faisal tidak akan membiarkan hal itu terjadi, terlihat Faisal sudah mendatangi ayahnya.
"Ayah, Bisakah kita bicara sebentar?" tanya Faisal kepada Ayahnya.
"Ada apa Faisal?" tanya kakek Fajar.
"Yang aku dengar kalau Ayah ingin menikahkan Aruna dengan Surya, Apakah benar?" tanya Faisal.
Tatapan mata Kakek Surya menatap Faisal, Entah mengapa tiba-tiba saja putranya itu ingin mengetahui semua yang ingin dia lakukan.
"Memangnya ada apa, Faisal?" tanya kakek Fajar.
"Aku tanya ayah, Apakah Ayah berencana untuk menikahkan Aruna dengan Surya?" tanya Faisal kembali.
Kakek Fajar menghela nafasnya, pria itu menatap putranya sembari menganggukkan kepalanya.
"Kau benar Faisal, aku memang berencana untuk menikahkan Aruna dengan adikmu.
"Aku tidak akan membiarkan hal itu, Ayah. karena aku akan menghentikan semua rencana Ayah." jawab Faisal.
Kakek Fajar terlihat terkejut dengan kata-kata putranya.
"Memangnya ada apa, Faisal. Kenapa aku tidak mau kau tidak memperbolehkan aku untuk menikahkan Aruna dengan Surya?" tanya kakek Fajar.
"Aku menyukai wanita itu, Ayah. dan aku tidak akan membiarkan Ayah menikahkan Surya dengan Aruna." jawab Faisal.
"Apa maksudmu?" tanya kakek Fajar.
"Aku yang akan menikahi Aruna." jawab Faisal.
"Tapi itu tidak mungkin, karena kau sudah mempunyai calon istri." jawab kakek Fajar.
"Aku mencintai Aruna, bukan Helena." ucap Faisal.
Sedangkan Surya memilih untuk menikahi Aruna, karena dia takut akan kehilangan seluruh perusahaannya. apalagi seluruh aset itu adalah sesuatu yang berharga baginya, tidak mungkin bagi Surya untuk mengalami kebangkrutan ataupun dirinya tiba-tiba menjadi miskin dan kotor. berjalan kaki dan terkena sinar matahari itu adalah sesuatu yang paling membuat Surya benci.
"Lebih baik kalian segera cari tahu mengenai status wanit itu, dan kalian harus cari tahu mengenai latar Gadis itu dan anaknya." ucap Surya yang kemudian menyuruh anak buahnya untuk mencari tahu mengenai latar belakang Aruna.
"Baik tuan, saya akan segera mencari tahu mengenai latar belakang Gadis itu." jawab anak buah Surya.
Sesaat kemudian nampak Rudi sudah berada bersama dengan anak buah Surya.
"Ada apa Rudi?" tanya Surya.
"Ada apa memangnya bos seperti itu, Kelihatannya anda seperti seorang yang sedang marah?" tanya Rudi kepada Tuannya.
"Aku hanya Sedang pusing, memang aku sedang memikirkan cara bagaimana untuk menyingkirkan wanita itu dari tempatku. Apakah kau tahu kalau dia sudah menghasut ayahku agar membuatnya menikah dengan ku." ucap Surya kepada Rudi.
Rudi sedikit terkejut karena tidak mungkin wanita seperti Aruna akan melakukan hal itu, terlihat sekali kalau wanita itu juga tidak menaruh rasa kepada bosnya.
"Kenapa bos tidak melakukan pernikahan kontrak saja dengannya, dengan begitu Bos bisa melakukan segala sesuatu sekehendak Bos." ucap Rudi yang langsung menutup mulutnya, bukan maksud ia ingin mencelakai Aruna. namun sebuah perjanjian mungkin akan menyelamatkan Gadis itu pikir Rudi.
"Kau benar sekali, Rudi. dengan begitu akan ku buat wanita itu tidak bertahan denganku hanya beberapa menit. kalau tidak...akan ku buat wanita itu menderita karena dia berusaha untuk menjadi istriku." ucap Surya.
Terlihat Rudi sedikit tidak menyukai kata-kata yang dikeluarkan oleh bos-nya itu, sesaat kemudian Surya menyuruh Rudi untuk membuat surat perjanjian hitam diatas putih. setelah itu nampak pria itu langsung kembali pulang ke kediamannya.
Sebuah rumah mewah yang sangat besar dan terlihat normal itu begitu menawan, Surya berjalan sembari membawa sebuah map yang berisikan perjanjian dengan Aruna. nampak Surya mencari keberadaan ayahnya untuk menyampaikan semua isi perjanjian itu.
"Ayah, aku ingin membicarakan sesuatu." ucap Surya.
"Ada apa?" tanya kakek Surya.
tatapan mata Surya menatap Faisal yang berada di ruangan ayahnya.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- Mommy
- Mantan terindah
- Suami keduaku cinta pertamaku
- Dewa perang dan Ratu sihir
- Permaisuri sang kaisar
- ijinkan aku bahagia bersamamu