"Take Care Of You"

"Take Care Of You"
Syakila Masih Trauma dengan acara 40 harian



Kini tiba diacara Clara dan Tara, para tamu mulai berdatangan untuk menyaksikan 40 harian putra Clara dan Tara yang diberi nama Tora Haikal Malik.


Syakila tidak ingin ikut bersama dengan bundanya karena dirinya masih merasakan trauma saat kejadian 40 harian adiknya Ayahnya diambil oleh Tuhan sang maha pencipta, Sarah berangkat bersama dengan asisten pribadinya bernama Zaira ia adalah adik kelas Sarah dikampus yang mengambil jurusan Management Bisnis.


Usia Zaira masih sangat muda, ia berusia 22 tahun namun otaknya benar-benar jenius dan sangat pintar, dia memiliki sifat pemberani dan pantang menyerah sangat cocok menjadi asisten Sarah Winata.


"Yasudah yuk kita berangkat Zai" Sarah mengajak Zaira yang sudah menunggu diruang tamu rumah Sarah.


"Hayuu bu" Ucap Zaira mengiyakan ajakan Sarah.


"Kila bunda pergi dulu yaaa, mbooo saya nitip Syakila dan Anggara" Ucap Sarah


"Baik nyonya" Jawab Simbok


Sarah tidak mempercayai orang baru untuk merawat anak-anaknya, ia lebih setuju jika anaknya dijaga oleh Mbok dan Titin yang telah lama bekerja bersama dengan Alfian dan Sarah dengan sangat baik dan tidak pernah neko-neko.


Kini Zaira dan Sarah berjalan menuju parkiran rumah milik Sarah dan menaiki salah satu mobil mewah dan dikendarai oleh Zaira.


"Ehhhh Zai kamu sudah punya pacar" diperjalanan karena situasi sangat hening akhirnya Sarah membuka percakapan


"Whahahahahahahah Pacar????, apa itu pacar?" Jawab Zaira sambil terus tertawa-tawa tampaknya Zaira punya pengalaman yang buruk soal cinta


"Alahhh kauuu ini Zai masa orang secantik kamu tidak punya pacar" Ucap Sarah


"Yaampun bu, cantikan ibu kemana-mana, ibu tu sumpah cantik banget, aku enggak ngerti lagi si bu" Ucap Zaira dengan sangat jujur dan matanya masih fokus kedepan


"Saya mah sudah punya anak Zai, sudah 2 anak saya" Ucap Sarah


"Saya yakin bu diluar sana banyak para laki-laki yang mengidolakan ibu" Ucap Zaira penuh dengan keyakinan


"Kau ini Zai, aku kan bertanya tentang kamu loh, bukan membahas tentang aku" Ucap Sarah sambil menggelengkan kepalanya


"Hehehehehe saya tidak punya pacar bu, ibu mau memperkenalkan cowok tampan untuk sayaa?" Jawab Zaira dengan selalu semangat


"Ah pasti kamu sudah punya pacar" Jawab Sarah tidak percaya jika Zaira belum memiliki pacar


"Yehhh ibu, terserah dehhh kalo ibu gak percaya" Jawab Zaira sambil menghelakan nafas


"Jangan panggil saya ibu dehhh, umur kita juga tidak jauh kita hanya beda 6 tahun" Ujar Sarah


"Kakak saja lah" Jawab Sarah


"Wahhhh tidak sopan bu bos, tidak-tidak bisa-bisa saya dihujat oleh orang-orang dikantor" Jawab Zaira menolak


"Halahhh kamu, saya yang minta kok" Ucap Sarah


"Enggak ah bu gak sopan" Ucap Zaira


"Saya gak mau tau kau panggil ku kakak atau saya tidak akan beri kamu gajih bulan ini" Jawab Sarah dengan nada mengancam


"Yaaaaaahhhhh si ibu, gituuu deh ngancemnya gak lucu ah" saut Zaira


"Makanya kau panggilku kakak" Ucap Sarah


"Baiklah kakak Sarah yang cantiknya kebangetan gak ada duanya hehehehe" Ucap Zaira


"Kau ini Zai Zai" Ucap Sarah sambil menggeleng-geleng kepalanya dengan sikap Zaira.


Tak terasa kini Sarah dan Zaira telah sampai diparkiran rumah Tara dan Zaira ternyata telah ramai kerabat-kerabat dekat yang sudah datang, Zaira dan Sarah langsung bergabung dengan Clara dan yang lainnya.


"Hallo Clar apa kabar?" Tanya Sarah


"Alhamdulillah baik, kamu apa kabar?" Tanya Clara


"Alhamdulillah aku juga baik, oia aku bawa ini untuk Tora" Sambil memberikan bingkisan yang ia bawa kepada Clara


"Wahhh Terimakasih banyaaakkk anteee Sarah


"Sama-samaaa" Jawab Sarah


"Hallo bu Clar, saya juga bawa sesuatu untuk si ganteng" Ucap Zaira sambil memberikan kado untuk Tora


"Terimakasih yaaa Zaira" Ucap Clara


"Sama-sama".


Kini mereka menikmati jamuan yang telah disediakan oleh keluarga besar Tara dan Clara