
Hari ini adalah hari bersejarah bagi Syakila Ananthasya Dirgantara. Ini adalah hari pertama Syakila pentas diluar lingkungan sekolahnya. Kini banyak para wartawan yang memdatangi Syakila Ananthasya, masih diruangan Aula sekolah elit di Bandung tepatnya dibelakang panggung.
Syakila dapat menjawab pertanyaan wartawan dengan sangat baik, benar-benar jiwa keartisannya memang sudah tentanam didalam diri Syakila hehehe.
"Terimakasih semua sudah suka dengan apa yang saya tampilkan, Saya permisi dulu" Ucap Syakila sambil membungkukan badannya seraya ia ingin memberikan salam perpisahan kehormatan.
Syakila dan Miss Dilla berjalan menuju pintu keluar Aula namun tiba-tiba terdengar suara dengan sumber suara berada diatas panggung acara. Sungguh suara yang membuat Syakila dan Miss Dilla sontak menghentikan langkanya.
"Kepada Syakila Ananthasya Dirgantara aku tunggu kamu diatas panggung untuk menari bersama denganku sesuai dengan latihan yang biasa kita lakukan" Suara seseorang yang amat sangat Syakila kenal
"Syakilaaaaaa?" Tanya Miss Dilla
"Eh... Iya Miss" Jawab Syakila dengan gelagapan
"Yang dipanggil kamu kan?, kamu kenal sama suara itu?" Ucap Miss Dilla
"iya Miss Syakila kenal" Jawab Syakila sambil memberikan senyuman
"Kamu bisa menari?" Tanya Miss Dilla
"Emmmmmm enggak bisa banget si Miss, tapi pernah" Jawab Syakila
Rangga terus memanggil Syakila Ananthasya Dirgantara, ia terus menunggu diatas panggung sambil terus menghitung mundur sampai 20. Seluruh pengunjung bersorak-sorak memanggil nama
"Syakilaaa.... Syakilaaa.... Syakilaaaaaa.... Syakila...... Syakila" Teriak semua yang hadir kecuali orang-orang yang sangat mengidolakan Rangga dari sejak lama mereka tampak tidak suka terhadap gadis kecil yang bernama Syakila.
"Bagaimana ini miss?" Tanya Syakila dibelakang panggung.
Semua orang yang berada dibelakang panggung memberikan semangat kepada Syakila untuk menerima tawaran pemilik sekolah ini.
"Sudah jika kamu memang bisa maka naiklah Syakila, Miss doakan semoga semuanya lancar dan bisa menghibur semua pengunjung" Ucap Miss Dilla
"Oke baiklah aku akan menerima tawaran laki-laki itu" Ucap Syakila
Semua yang berada dibelakang panggung memberikan tepuk tangan yang sangat meriah mendengar Syakila menerima tawaran dari Rangga Evron.
"delapan belasssss.......... Semmm" Ucap Rangga dengan memegang mic
Tidak selesai Rangga mengucap sembilan belas kini Syakila telah muncul kembali diatas panggung, semua memberikan tepuk tangan yang sangat meriah.
"Hayy Syakila kamu sudah siap?" Tanya Rangga Evron.
Seluruh sekolah yang mengenal Rangga benar-benar dibuat sangat terkejut, pasalnya Rangga tidak pernah melakukan hal yang seperti ini, untuk tampil diatas panggung saja dia tidak pernah mau, Syakila mengangguk menandakan bahwa dirinya telah siap untuk tampil bersama dengan Rangga.
Kini Alunan suara musik terdengar Syakila dan Rangga mulai beraksi dari memberikan tampilan kolaborasi yang membuat semua orang terkagum melihat penampilan Syakila dan Rangga diatas panggung, seluruh media meliput Rangga dan Syakila yang sedang asik performace.
"Ahhh siapa si cewek itu"
"Tauuu gak jelas tiba-tiba muncul"
"Apa-apaan si Rangga, harusnya kan gw yang diajak gw juga bisa nari"
"Wahhh gila saingan kalian noh diatas panggung"
"nyebelin banget siii"
"ahhh acara apaan si ini benar-benar tidak menarik sama sekali"
Ucap Para perempuan disekolah yang mengidolakan sosok Rangga Evron, mereka benar-benar dibuat sangat kesal melihat penampilan Rangga dan Syakila diatas panggung, benar-benar membuat semua para perempuan yang mengidolakan Rangga satu persatu keluar meninggalkan acara pentas seni.