"Take Care Of You"

"Take Care Of You"
Bermalam



Suasana dirumah Sarah Winata tampak ramai dengan keberadaan bocah-bocah yang masih saja berdebat soal PS.


"Akuuu yang menang" ucap Anggara dengan angkuhnya


"Enak saja orang seri kok" ucap Reza membantah omongan Anggara


"Gara-garaaa kak Syakilaaaa nihhh" teriak Anggara dengan sangat kesal menatap lekat-lekat kearah ka Syakila


"Tauuu kak Syakila rese banget siii" Teriak Devaro sambil pandangannya terus menatap ka Syakila yang super super jail


"Yaelahhhh siapa juga yang nyabut sambungan listriknya" Ucap Syakila membela dirinya sambil terus memainkan handphonenya


"Gak usah pura-pura deh kak Syakila" ucap Devaro


"Ada apa si ini rame-rame" ucap tante Tania orang tua dari Riko


"Ini loh tante mereka semua nyalahin aku gara-gara PS nya mati" ucap Syakila menjelaskan


"Yaampun pembahasan itu dari tadi dimeja makan sampe larut malam kayak begini, masih juga berlanjuttt ??" Ucap tante Tania dengan sangat heran


"Ya kakak Syakila si rese bangettt jadi kakak" ucap Anggara


"Ya suruh siapa kalian yaaaa tadi, aku panggil-panggil kalian tu ga denger-dengerrr" ucap Syakila


"Oooooohhhh tuhhh kannn, ya jelas banget ini kakak tadi yang matiin saluran listriknya" ucap Anggara


"Iyaaa hahahahahahahhaa" ucap Syakila dan langsung berlari menuju kamarnya sambil tertawa-tawa


"Nyebelin banget si kak" ucap Anggara dengan sangat marah


"Sudah-sudah mending sekarang kalian tanding lagi saja sana, mumpung hari ini kita semua menginap dirumah kamu" ucap tante Tania


"Mah jadi malam ini kita nginep dirumah Anggara ?" tanya Riko


"Iya sayang" Tania menjawab pertanyaan anak semata wayangnya.


"Yeeeeeeeeee" teriak kompak keempat anak laki-laki ini.


Anggara bersama dengan teman-temannya langsung berlari menuju kamar Anggara dan langsung melanjutkan pertandingannya yang tadi sempat tertunda karena diganggu oleh kak Syakila Ananthasya Dirgantara.


Sedangkan para ibuk-ibuk menghabiskan waktu malam minguan bersama tanpa hadirnya seorang suami.


"Telfon teh Amel dong" ucap Clara dengan sangat antusias


"Boleh juga tuh" ucap Sarah sambil mencari kontak teh Amel di handphonenya


Tuttttt Tuttttt Tutttttt


"Assalamualaikum" ucap teh Amel disebrang telfon


"Waalaikumsalam, teh apa kabar???" ucap Sarah


"Alhamdulillah baik, ehhh rame banget kalian lagi pada kumpul ya?" ucap teh Amel


"Iaaa kita lagi kumpul ni teh, kita pada nginep dirumah mba Sarah" ucap Clara


"Wahhhh Memangnya pada dapat izin dari suami?" ucap teh Amel


"Orang suami kita lagi pada keluar negeri, enggak tau deh kemana" ucap Tania


"Wahh kok sama si" ucap teh Amel


"Serius tehhh, suami teteh juga pergi keluar negeri?" tanya Sarah


"Iaaa pagi tadi berangkat" jawab teh Amel


"Kokkkk sama" ucap Tania, Clara dan juga Amel dengan bersamaan.


"Sudah doakan saja semoga semuanya baik-baik saja" ucap teh Amel


"Om Sam bilang gak teh kalo dia pergi kemana?" tanya Elena


"Bilang, Mas Sam bilang katanya dia ada urusan di Tailan" ucap teh Amel


"Apa mungkin mereka semua ketemuan" ucap Clara


"Ia teh" ucap Tania


"Yasudah yaa aku harus tutup telfonnya nih karena lagi diluar" ucap teh Amel


"Oooh iya tehhh, maaf ya teh kami sudah mengganggu waktunya, jangan lupa mian ke Jakarta" ucap Sarah


"Iaaa nanti kalo ada waktu aku mampir ya kesana" ucap teh Amel


"Siappp ditunggu loh teh" ucap Sarah


"Ia, Assalamualaikum" ucap teh Amel


"Waalaikumsalam'" jawab Tania, Sarah, Clara dan juga Elena.


Kini telfon antara Sarah dan juga Amel telah berakhir dan Amel telah sampai dirumah sakit yang ia tuju sementara Clara, Tania dan yang lainnya sangat yakin jika Dimas, Pram, Sam dan Tara pergi ketempat yang sama.


"udah lahhh buk ibukkk berdoa saja agar suami kalian baik-baik saja" tegas Sarah


"Aamiin" jawab Elena, Tania dan Clara secara bersamaan


"Mami Elsa sama Papi Erdo kapan main ke Indonesia?" ucap Elena


"mereka sibuk disana, insyaallah liburan sekolah aku sama anak-anakku akan menjenguk mereka" ucap Sarah


"uuuuh kangen banget akuuuu" ucap Elena


"hayuuulah ke Amdterdam bareng" bujuk Sarah


"nanti deh kapan-kapan" ucap Elena


"akuu mau cek anak-anak dulu ya dikamar Anggara" ucap Clara


"okeee" jawab Sarah, Tania dan juga Elena dengan kompak.


kini ibu dokter berjalan memasuki kamar Anggara untuk melihat keberadaan bocah-bocah tampan yang sedang asik bermain PS.


"asikkkkk bener siapa ini yang menang?" tanya tante Clara


"aku pasti yang menang sama Devaro" ucap Reza


"percaya diri kamu tingkat dewa juga yaaa zaaaa, sudah pasti akuuuuuuu dan Riko yang menang" ucap Anggara


"iya betul tuh" ucap Riko


"terus yang kalah dihukum apa?" tanya Clara


"adaaa dehhh tanteee, kepoooo aja ni tante" saut Reza


"Astagfirullah bocah anak sekarang bener-bener yaaaa" ucap Clara


"udahhh ah Mamah ganggu aja" ucap Riko


"ih mamah kan cuma pengen liat kalian saja, Yasudah dehhh mamah keluar" ucap Clara


"ya jangan marah dong mamah, ini itu urusan laki-laki, mamah kan udah ibuk-ibuk kumpulnya bareng sama tante Elena dan yang lain saja" tegas Riko


ketiga bocah yang mendengar Riko tidak.bisa menahan tawa, akhirnya Anggara, Reza dan Devaro tertawa


"wahhhh bener-bener ya kalian berempat" ucap Clara


"hehehehehe bercanda tante, kita mah cuma bercanda" ucap Reza


"iya sudah tante kesini juga cuma pengen ngecek kalian, jangan berantem ya mainnya, jangan tidur malam-malam ahhhh, jangan lama-lama main gamenya" ucap Clara


"siappp tante, kelar pertandingan ini kita semua tidur" ucap Anggara


"okeee dehhhh, semangatttttt semuanya, Yasudah ya tante turun lagi kebawah" ucap Clara


"okeeeee tanteeee" jawab Anggara, Reza dan juga Devaro dengan sangat kompak.


****