
Pagi hari dikediaman Mami Elsa telah ada keributan antara Mami Elsa dengan Erdo.
"Kamu ngapain si bawa anak buahmu untuk menjaga rumahku ini" ucap Elsa
"Sudah lah El tidak apa-apa, ini untuk berjaga-jaga saja" ucap Erdo
"Haduh kau ini, sudahlah aku harus cek kantor" ucap Elsa
"Enggak-enggak gak boleh untuk hari ini" ucap Erdo melarang Elsa untuk keluar rumah
"Astagaaa kakek-kakek ini menyebalkan sekali" ucap Elsa
"Sudahlah istirahat saja hari ini kau dirumah, turuti kawanmu ini" ucap Erdo dengan sangat tegas
"Kau ini kenapa si?" ucap Elsa dengan sangat heran
"Tidak apa-apa" jawab Erdo dengan sangat santai sambil ia membaca artikel diponselnya.
"Terus saya harus ngapain dirumah dooo???" ucap Elsa
"Masak aja" ucap Erdo memberikan pencerahan
"Hemmmmm yasudahlah" ucap Elsa langsung berjalan menuju dapur.
Kini Erdo menelfon Pram untuk menanyakan persiapan untuk nanti malam menggerebek markas Steven.
"Hallo pih" ucap Pram disebrang sana
"Bagaimana semua sudah siap?" tanya Papi Erdo
"Sudah pih, bentar lagi kita akan beraksi" ucap Pram
"Hati-hati ya kalian" ucap Papi Erdo
"Ia pasti pih" ucap Pram
Kini telfon antara papi Erdo dan Pram telah berakhir, kini beberapa orang suruhan Rizal dan pak Wiranto telah mengepung markas Steven untuk melaksanakan aksinya.
Sekarang kita intip keberadaan Sarah dan yang lainnya dijakarta.
"Duhhh pak kita mau pulang ini" ucap Tania berdebat dengan orang suruhan Pram yang telah berjaga-jaga dirumah Sarah
"Mohon maaf saya sudah diutus sama bos saya untuk tidak mengijinkan siapapun untuk keluar rumah hari ini" ucap salah satu suruhan Pram
"Ya Tuhan, emang ada apa si?, bakalan ada apa ini?" ucap Tania
"Ada apa si ribut-ribut?" ucap Sarah yang tiba-tiba menghampiri Tania
"Ini lohhh Tan aku gak boleh pulang" ucap Tania
"Maaf bapak-bapak ini siapa ya?" Sarah bertanya kepada beberapa bapak tersebut yang memakai pakaian serba hitam dengan badan yang sangat gagah dan keker
"Hallo nyonya, kami diperintahkan oleh bos kami untuk mengawal secara ketat kediaman nyonya Sarah Winata" ucap salah satu pengawal yang bertugas
"Siapa bosmu itu?" tanya Sarah dengan sangat penasaran
"Masih anggota keluarga nyonya" jawabnya
"Ya siapa?" tanya Sarah dengan sangat penasaran
"Tuan Pram dan tuan Erdo nyonya" jawabnya
"Si Pram sama Papi apa-apaan si" teriak Sarah
"Sudah nyonya-nyonya diharapkan untuk tidak pergi keluar, karena hari ini tidak ada alasan untuk pergi kekantor ataupun sekolah, ini tepat hari minggu nyonya" ucap penjaga yang tugasgan untuk menjaga rumah Sarah Winata
"Sudah hayuuu Tan, Riko kita masuk saja kedalam, mungkin ini jalan yang terbaik, sepertinya ada yang direncanakan oleh bapak-bapak itu" ucap Sarah
"Baiklah" ucap Tania dengan menuntun tangan Riko
Kini Tania, Riko dan Sarah kembali masuk kedalam rumah dan terlihat Syakila, Clara, Anggara, Elena, Devaro dan juga Reza
"Diluar banyak sekali pengawal Clar" jawab Tania
"Ngapain?" tanya Clara dengan sangat penasaran
"Katanya diutus sama Pram dan juga Papi Erdo" ucap Tania
"Pram belakangan ini ada cerita apa gitu el?" ucap Sarah dengan sangat penasaran
"Dia tidak bercerita apa-apa, hanya saja dia izin pergi keluar negeri karena ada urusan yang mendesak, gituuuu" ucap Elena
"Bunnnn" ucap Syakila
"Kenapa kak?" tanya Sarah
"Kata kak Brayen, kak Rangga udah 2 mingguan gak masuk sekolah bun, kayaknya kak Rangga dan Oppa Wiranto juga pergi keluar negeri, karena Brayen juga gak bisa ngehubungin kak Rangga" ujar Syakila
"Bisa jadi mereka ada kerjaan bareng" ucap Sarah
"Kok aku khawatir ya Bun, aku khawatir sama kak Rangga" ucap Syakila
"Kita doakan saja ya semuanya baik-baik saja" ucap bunda Sarah
"Mungkin mereka punya alasan sendiri untuk tidak bercerita kepada kita semua" ucap Elena
"Ia sepertinya seperti itu" ucap Clara.
Drettttt Dretttt Dretttt Drettttt
Ponsel Sarah bergetar ternyata ada panggilan suara dari Mami Elsa.
"Hallo Asalamualaikum mih" Sapa Sarah mengangkat telfon dari mami Elsa
"Waalaikumsalam sayang, kamu apa kabar?" tanya Mami Elsa
"Alhamdulillah baik mih, ini aku lagi kumpul sama Tania, Clara dan Elena mam" ucap Sarah
"Wahhhh seru dong rame banget kayaknya, jangan lupa salamin yaaa, salam kangen dari mami" ucap Mami Elsa
"Siappppp miii" jawab Sarah
"Ehhhh gais ada salam ni dari Mami Elsa" teriakkkkk Sarah kepada yang lainnya
"Hallooooooo Mami Elenaaaaaa kangennnn mi" teriak Elena
"Mami juga kangen sekali sama kalian, ehhhh iya hari ini rumah mami dijaga ketat sekali, mami tidak bisa keluar" ucap Mami Elsa
"Wahhhh kok sama si Mih" ucap Sarah
"Seriusss si Erdo juga nyuruh anak buahnya untuk mengawal ketat rumah kamu?" tanya Mamih Elsa
"Ia Mih, aku jadi inget Alfian mih, biasanya kalo ada sesuatu yang mengancam Alfian pasti menyuruh anak buahnya untuk mengawal" ucap Sarah
"Ia nakkkk semoga saja kita semua dalam keadaan baik-baik saja yaaa naaa" ucap Mami Elsa
"Ia mami juga hati-hati ya disana" ucap Sarah
"ia kamu dan semuanya juga hati-hati ya disana" ucap Mami Elsa
"Ia mih" ucap Sarah
"Yasudah mami tutup dulu ya telfonnya, Asalamualaikum" ucap Mami Elsa mengakhiri panggilan suara bersama dengan Sarah
"Waalaikumsalam salam mih" ucap Sarah.
Kini telfon antara Sarah dan Mami Elsa telah berakhir. Mereka semua berdoa agar keluarganya selalu berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.
****