
Kini telah sampailah rombongan Mami Elsa ditempat destinasi yang ketiga yaitu Dam Square.
Dam Square menjadi alun-alun yang kerap dijadikan tempat acara pentas seni. Kawasan Dam Square dikelilingi bangunan café, bar, restoran, pusat belanja modern, dan atraksi wisata. Tak heran jika Dam Square ini menjadi salah satu destinasi favorit para pelancong saat berada di Amsterdam loh reader.
Dam Square adalah slah satu tempat wisata di Belanda yang terletak di pusat sejarah kota Amsterdam, sekitar 750 meter dari pusat transportasi utama stasiun Amsterdam Centraal. Dam Square berbentuk persegi panjang, 200 meter dari barat ke timur dan 100 meter dari utara ke selatan.
"Wahhh seru banget mi lagi ada festival seni" Ucap Sarah sangat takjub
"Ia sayang, kamu bahagia?" tanya Elsa
"Ia mih Sarah sangat senang bisa berkunjung kesini"
"Mami juga senang bisa kesini dengan orang-orang yang mami cintai sayang, nanti setelah ini kita belanja ya sayang"
"Okee mi".
"Ayahhh hayo kita foto Ayah"
Tebak siapa yang merengek minta foto hehehehehe sudah pasti itu si gadis cilik yang sangat cantik.
Syakila Anathsya Dirgantara putri kesayangan Alfian dan Sarah tentunya cucu kesayangan Oma Elsa dan Papi Erdo.
Alfian mendokumentasikan sang buah hati dan tak lupa semua pasukan foto bersama sebagai kenang-kenangan dikemudian hari karena ini sangat wajib untuk diabadikan.
Kini mereka mengunjungi salah satu lestoran untuk makan bersama setelah itu mereka berpencar Opa Erdo tetap menunggu di Cafe, Sarah dan Elsa pergi berbelanja lalu Pram, Alfian dan Syakila pergi melihat atraksi-atraksi wisata pada malam hari.
Wahhh sungguh hari yang sangat istimewa untuk mereka semua, Tara, Dimas dan Rizal sangat iri karena tidak bisa ikut berlibur bersama mereka.
Oia Rizal masih pura-pura bekerja sama dengan Steven sebenarnya dirinya sudah mulai merasa bosan ingin resign dan ingin meneruskan bisnis orangtuanya, karena orangtuanya selalu menuntut Rizal untuk mulai serius mengelola bisnis keluarga, namun Rizal masih menimang-minang ia masih belum bisa untuk memberikan keputusan iapun tidak ingin jika Steven tiba-tiba kembali berulah dan mencelakai Alfian, Sarah dan juga Syakila.
Wah sungguh banyak om-om tampan yang menyayangi Syakila.
Syakila sangat menggemaskan jadi banyak om-om yang mencintainya hehehehe bukan cinta tapi mereka menyayangi Syakila sebagai keponakan. Rizal sesekali berkunjung ke Korea karena istri dan anaknya tinggal di Korea, tinggal Dimas, Tara, Pram dan Sem yang belum menikah.
"Sarah kok kamu hanya membeli baju Syakila si, kenapa kau tak membeli baju, atau tas, atau yang lainnya sayang" Ucap Elsa
"Yaampun sayang beli lah beberapa baju, tas kamu kan pasti sering ketemu dengan kolega bisnis suamimu, kau harus tampil sempurna, kau ini istri dari Alfian Dirgantara Sayang, hayolah beli beberapa busana dan tas di butik ini, ini prodak-prodak yang lagi trand dikalangan sosialita" Elsa terus berusaha membujuk Sarah agar menantunya berbelanja untuk dirinya sendiri, karena belanjaan Mami Elsa kini benar-benar sudah sangat banyak, Mami Elsa memang senang sekali shopping.
"Sudah pilihlah hargain mami, kau lagi berbelanja dengan mami loh, masa kau tidak membeli prodak apa ke sebagai kenang-kenangan shopping bersama mami"
"Hemmm tapi mi"
"sudahlah mami yang akan pilihkan fashion-fashion yang lagi booming dikalangan pengusaha" Elsa langsung memilih beberapa baju dan tas untuk Sarah, ia membelikannya dengan uang Elsa
"Mi tidak usah biar aku saja yang bayar" ucap Sarah mencegah mertuanya
"Sudah-sudah mami saja yang bayar, mami senang kok bisa berbelanja bersama kamu, sudah tidak usah menolak" Elsa langsung memberikan kartu ATM kepada kasir untuk melakukan proses pembayaran.
Tidak ada yang bisa melawan keinginan mami Elsa.
"Terimakasih ya mih"
"Ia sama-sama sayang, sering-sering lah belanja sayang, uang suamimu bayak, mubajir jika disia-siakan hehehehe mumpung kamu masih muda"
"Hehehe iya mi"
Kini Elsa dan Sarah berjalan menuju lestoran yang ditempati Om Erdo, Elsa meminta asistennya untuk membawakan semua barang belanjaannya kemobil.
Sesampainya di lestoran ternyata Syakila, Pram, Alfian dan Erdo sudah menunggu kedatangan Elsa dan Sarah.
"Elsaaa kau lama sekali, dasar ya wanita jika sudah berbelanja tidak tau waktu" Ucap siapa lagi yang berani hanya memanggil sebuah nama ya ia adalah sahabat dari Elsa yaitu Erdo.
"Ya kan jarang-jarang aku shopping dengan menantuku" jawab Elsa
"Yasudah makalah dulu setelah itu kita semua pulang" ucap Alfian
Kini semua mulai memesan makanan dan setelah pesanannya sampai mereka makan bersama setelah itu mereka pulang kerumah Mami Elsa, setelah Elsa dan keluarga sampai dirumah, Erdo dan juga Pram pulang menuju rumahnya.
****