"Take Care Of You"

"Take Care Of You"
Istana Rumah Pasir



Hari ini adalah hari yang sangat bahagia karena keluarga Elsa, Evron dan Erdo mereka liburan bersama di Bali dengan menginap disebuah Villa yang sama.


Rencana berkunjung keberbagai destinasi sudah diatur agar liburan kali ini berkesan.


"Bundaaaaaaaaaaaaaaaaaa" Teriak Syakila sambil menangis


"Kenapa nak?" Jawab Sarah


"Bundaaaa hikssss hikssss aku kesel Bunda, aku sudah bikin rumah-rumahan pasir terus dihancurin sama kak Rangga, ihhhh Bunda hiks hiks hiksssss" Syakila memeluk Bunda sambil menangis


"Tante Tante" Tiba-tiba Rangga datang sambil berlari


"Tante aku gak sengaja tante, tadi aku lagi main lari-larian sama Om Pram dan tante Elena, terus aku jatuh tante" Ucap Rangga


"Ihhhh Bunda ihhh gak mau tau aku mau dibuatkan lagi rumah pasirnyaaa" Rengek Syakila


"Sudah nakk jangan nangis ya, kan lagi liburan masa nangis cup cup cup" Ucap Sarah berusaha menenangkan Syakila


"Maafkan aku tante sudah buat Syakila menangis" Ucap Rangga sambil menunduk


"Sudah nak, ini juga bukan salah kamu, Syakilanya saja yang cengeng, sudah ah gak usah menangis" Ucap Sarah


"Hayooo Kila, akan ku buatkan rumah pasir yang sangat bagus" Bujuk Rangga sambil menarik tangan Syakila


Syakila masih memeluk erat tubuh bundanya, dan akhirnya kini ia luluh oleh bujukan Rangga dan Sarah.


Rangga menuntun tangan Syakila


"Maafkan aku Kila" Ucap Rangga


"Heeemmmmm"


"Ah kamu masih marah sama aku" Ucap Rangga sambil cemberut


"Aku sudah gak marah kak" Ucap Syakila


Kini Rangga dan Syakila memulai aksinya untuk membuat istana rumah pasir.



"Wahhhh mau bikin apa ini?" Tanya Tara kepada Syakila dan Rangga


"Kita mau bikin istana om" Jawab Rangga


"Hayooo om bantuin yaa ngumpulin pasirnya" Ucap Tara


"Tante juga akan membantu kalian" Ucap Clara


"Wahhh makasih om dan tante" Ucap Syakila bersamaan dengan Rangga


"Aduhhh kompak benerrrr" Ucap Tara sambil senyum-senyum meledek keponakannya yang sangat menggemaskan


"Kan kita ade dan kakak harus kompak" Ucap Syakila


Mereka meneruskan aktifitasnya Tara, Syakila dan Clara mereka membantu mengumpulkan pasir dan Rangga memulai membuat bangunan istana.


"Ehhh Wir seneng ya melihat cucu-cucu kita bahagia" Ucap Elsa


"Ia aku senang sekali El melihat Rangga bisa tersenyum dan tertawa" jawab Wiranto sambil kedua bola matanya memandang kearah Rangga, Syakila, Tara dan Clara.


"Hemmm aku kok seperti pernah melihat Rangga yaaa" Batin Erdo sambil terus memandang Rangga


"Hemmmm rasanya tidak asing" Ucap Erdo


"Ehhh tidak-tidak apa-apa" Jawab Erdo.


Kini Sarah dan Alfian bergabung untuk melihat aktifitas yang dilakukan oleh anak cantiknya.


"Wahhhh Rangga keren banget istananya" Ucap Alfian


"Hehehehe belum selesai om" Jawab Rangga sambil terus melanjutkan aktifitasnya


"Ehhhh pengantin baru udah gabung aja nih, kirain bakalan sibuk dikamar hehehehe" Sindir Alfian


"Iya yaaa kirain mau cepet-cepet ngasih sepupu buat Syakila dan Rangga" Ledek Sarah


"Aduh Mba Sarah nih malu tau jangan bahas itu" Ucap Clara


"Hehehehe maaf bu dokter" Jawab Sarah


"Kita udah bikin yaa kan sayanggg???" Ucap Tara


"Hehehehe ih kamu tuh nyablak banget" Ujar Clara dengan raut muka yang mulai memerah


"Ih bener kan sayang, semoga kita cepet dapat dede ya sayang" Ucap Tara sambil mengelus-ngelus perut rata milik Clara


Alfian dan Sarah hanya mentertawakan pengantin baru yang dari tadi masih saja berdebat membicarakan dede bayik.


Tiba-tiba Dimas dan Tania datang sambil bergandengan tangan dan mereka berdua terlihat sangat mesra.


Wah siap dibully oleh Alfian dan Tara.


"Ekhemmmm-ekhemmmmmmm aduhhhh calon pengantin heyyy belom sah woooooooy" Ucap Tara


"Tauuu nanti sabar woyyy 1 minggu lagi, tebar kemesraan terosssss" Ucap Alfian


"Ihhhhh om Dimas sama tante Tania pegang-pegangan tangan cieeee-cieeeee" Ledek Syakila


"Ahahahahhahaha Cieeeee Cieeeee om Dimassss" Ledek Rangga sambil tertawa-tawa


"Yehhh anak kecil sudah berani ya ngeledek orang dewasa" Ucap Dimas sambil terus menggandeng tangan kekasihnya.


Pasangan Dimas dan Tania memang sangat kompak dan tidak pernah saling jaim, mereka selalu bermesraan dimanapun mereka berada.


Walaupun Dimas dan Tania dibully mereka tetap tidak perduli, mereka tetap bermesraan sambil berjalan ditepi pantai.


"Dasar makhluk itu" Ucap Alfian


"Horeeeeeeee jadi istananya, wahhh kak Rangga ini bagus bangettttt" Ucap Syakila sangat bahagiaaaaa karena telah dibuatkan istana rumah pasir yang sangat bagus.



"Wahhh Rangga ini bagus bangetttt naaa" Ucap Sarah


"Kau ada bakat seni ini ngga" Ucap Alfian


"Heheheheh makasih semuanya atas pujiannya" Jawab Rangga.


"Sudah impas ya adik kecil" Ucap Rangga sambil tersenyum kearah Syakila


"Hehehehe siappp Bos" Syakila melirik Rangga sambil mengacungkan kedua jempolnya.


Mereka semua mengabadikan dengan membuat sebuah Vidio sebagai kenang-kenangan dan tak lupa mereka berfoto bersama.


****