"Take Care Of You"

"Take Care Of You"
Laki-Laki Tak Berdaya



Elsa, Alfian dan yang lainnya bermalam dikediaman Erdo sekalian pertemuan ini dijadikan ajang reuni yang sangat istimewa.


2 hari lagi Alfian, Syakila, Sarah, Elena, Pram, Tara, Sam dan Dimas mereka pulang ke Jakarta dengan menyewa 1 pesawat khusus untuk mereka kembali ke Indonesia. sedangkan Rizal izin pulang menemui istri dan anaknya di Korea kini Rizal sudah tidak bekerja diatas pimpinan Steven.


Rizal ingin menjalankan kehidupan barunya bersama dengan anak dan istrinya dikorea dan meneruskan bisnis orangtuanya.



Suasana pagi hari dikediaman Erdo tampak semua sedang asik mengobrol diruang keluarga ada yang sibuk makan, santai-santai, memainkan handphone sambil senyum-senyum sendiri, ada Syakila yang meminta Dimas untuk bermain kuda-kudaan. Seperti itulah kebersamaan mereka sangat harmonis dibalik pekerjaannya yang terkadang tidak segan-segan untuk membunuh musuhnya agar lenyap dari muka bumi ini, sebenernya itu bukan tujuan mereka tapi apadaya mereka tidak punya cara lain jika diserahkan keranah hukum bisa saja penjahat itu terus berkeliaran secara bebas karena memiliki uang dan kedudukan yang sangat tinggi.


"Duhhhhhh Tara kau senyum-senyum saja dari tadi, tampaknya kau sangat berbahagia" Ucap Sarah mencoba meledak Tara


"Ia ni doain aku ya, pulang dari sini aku akan melamar gadis ini" jawab Tara sambil menunjukan foto diponselnya


"Wahhhh cantik sekali" Ucap Sarah


"Ia wanita inilah yang sudah memik hatiku hahahahaha" jawab Tara sambil tertawa


Ya jatuh cinta memang sangat konyol salah satunya seperti yang dialami oleh Tara, kini hatinya sangat berbunga-bunga jika mengingat kekasih yang amat sangat ia cintai tanpa berlama-lama ia akan segera mempersunting kekasihnya. Dimas merasa sangat kesal melihat kebahagiaan Tara.


"Senyummmmmmmm terusssss loooooo kayak orang edan" celetuk Dimas tiba-tiba ikut nimbrung


"Sirik aja lo kaleng rombeng" Ucap Tara


"Ngapain juga gw sirik sama lo gw juga banyak tuh stok cewek cantik" Ucap Dimas


"Cewek-cewek kayak begituan aja juga lu dipertahanin dim dimmm mulai lah cari yang benar-benar serius sama lo" Ucap Tara


"Sudahhhh-sudahhh kakak-kakak ini selalu saja berdebat kalo bertemu, kita doakan saja semoga Dimas didekatkan dengan jodohnya" Ucap Sarah melerai perdebatan Dimas dan Tara


"Aaamiin" Ucap semua yang mendengar kata-kata Sarah.


hahahahahah ternyata dari tadi reader bukan mereka bertiga saja yang mendengarkan pembicaraan mereka, tetapi juga yang lainnya sangat berharap Dimas segera berubah agar menemukan gadis yang tepat untuk dirinya.


Kita sama-sama doakan ya reader, semoga buat kakak-kakak yang masih belum bertemu dengan jodohnya semoga dipermudah yaaa...


"Nahhh gitu dong pada doain gw biar cepat dapet jodoh" cetus Dimas kepada semuanya


"Ya lo nya juga harus buka hati lo dim, jangan cuma lo main-mainin doang anak orang" Ujar Alfian


"Alahhh lu juga pernah ngalamin Al pas lo belom nikah sama Sarah" Jawab Dimas membela dirinya.


"Ya kan gw udah berubah sekarang, karna gw berubah akhirnya gw bisa selalu bareng-bareng sama wanita gw yang tercantik ini" Ucap Alfian sambil memeluk tubuh istrinya dan mencium pipi indah milik Sarah.


Wah perlakuan Alfian sontak membuat semua merasa sangat iri karena pasalnya hanya Alfian dan Sarah yang memiliki ikatan sakral pernikahan.


"Eh Pram lo gak boleh nyosor kayak Alfian, inget lo belum muhrim" cetus Dimas


Semua yang mendengar hanya menggeleng-gelengkan kepalanya menyaksikan perdebatan Dimas dan Pram.


"Sudah-sudah yukkk kita kemeja makan, sekarang waktunya kita sarapan" Ucap Erdo


"Ia benar tuh kata papi Erdo, lebih baik sekarang kita sarapan" Ucap Elsa


"Hayoooo Oma, Kila sudah lapar ingin makan" Ucap Syakila sambil mengelus-elus perutnya


"Oooooh cucuku sudah lapar nak??" Ucap Elsa


"Ia Oma" Jawab Syakila sangat melas agar acara makannya segera dimulai.


"Uluhh-uluhhhhh cucu oma kacian, yuuu yuuu sama oma yu kita makan" Bujuk Oma Elsa sambil menggandeng tangan Syakila


"Hayuuu yang lainnya ditunggu diruang makan" Ucap Erdo sambil berjalan dibelakang Elsa dan Syakila


"Hayuuu semua" Ucap Pram sambil menggandengan tangan Elena dan berjalan menuju ruang makan


"Ahahahahaha si pram liat yang tangannya mulai berani gandeng-gandeng cewek" Ucap Alfian dengan sangat bisik-bisik kepada Sarah


"Hehehehe kamu ini sayang, yasudahlah tidak apa-apa kamu juga dulu gitu kok" Ucap Sarah


Kini mereka semua berjalan menuju ruang makan, dan sesampainya diruang makan mereka makan bersama.


****


Sudut lain ditempat yang beda Negara


"Bagaimana kondisinya ?"


"Kondisinya masih sama seperti 6 tahun yang lalu otaknya belum bisa berfungsi sehingga membuat adik anda tidak kunjung sadar, hanya saja untuk semua tulang-tulang yang patah semua telah pulih"


"Baik dok terus lakukan yang terbaik untuk adik saya"


Laki-laki yang sangat tampan, matanya sudah tidak terbuka sejak 6 tahun yang lalu, hidupnya hanya bergantung dengan alat bantu pernafasan dan alat-alat yang lainnya.


Sungguh sangat malang.


Siapakah laki-laki yang terbaring lemah tak berdaya?


Silahkan kalian bisa menebak-nebak ya reader semoga saja ia orang baik dan penyakitnya segera diangkat oleh Tuhan YME.


****