"Take Care Of You"

"Take Care Of You"
Syakila Mulai Bosan akan Popularitas



Syakila Ananthasya kini mulai banyak job manggung untuk diundang keberbagai acara.


Begitu banyak orang yang mengagumi sosok Syakila Ananthasya Dirgantara dan begitu banyak juga orang yang tidak suka terhadapnya karena mereka merasa sirik atas popularitas yang dicapai oleh Syakila.


Syakila melanjutkan sekolah SMP disalah satu sekolah elit di Jakarta. Syakila adalah gadis remaja yang sangat malas jika ada yang menyanyjungnya rasanya ingin sekali ia mengganti mukanya agar banyak orang yang tidak mengenalinya.


"Lo kenapa si Kila?" Tanya Gita sahabat Syakila dari sejak taman kanak-kanak


"Males banget deh guru-guru berlebihan ni ah mujinya gw malu Git" keluh Syakila mengenai isi hatinya


"Ya elah Kila bagus dong, emang kenapa si???" Tanya Gita


"Ya bukan gitu Git, kayak orang-orang ada aja yang sinis gara-gara banyak guru yang baik sama gw" Jawab Syakila


"Wajar lagi Syakila guru-guru melakukan lo dengan lebih, nih ya lo baru kelas 7 SMP tapi lo udah sering ngebanggain sekolah ini, lo juga siswa yang berprestasi loh, padahal kita baru 1 semester disekolah ini" Ujar Gita


"Iaaa justru karena baru sebentar banyak kakak kelas gt yang gak suka sama gw git" Ucap Syakila masih dengan mood yang sangat buruk


"Yasudahlah Syakila gak usah didengerin orang mau bilang apa jugaaa" Ucap Gita memberikan saran untuk sahabatnya


"Apaaa gw pindah aja ya kekampung?" Ujar Syakila dengan ide hayalannya


"Ih ngacoooo lo, udah bagus lo dikota, karir lo udah bagus disini Kila dan lo juga kalo mau pindah kekampung gak akan diizinin sama Bunda Sarah" Ucap Gita sangat kesal dengan ide konyol sahabatnya itu


"Hemmmm bosen Gita, gw mau hidup normal-normal aja gituuu" Ucap Syakila sambil bibirnya terus cemberut dengan kaki yang dihentak-hentakan kelantai karena hatinya kini merasa gundah


"Jalani sajaaa dengan iklas Syakila, buat nyokap lo bangga sama lo" Ujar Gita sambil membuka buku pelajarannya


"hemmmmmmm" Syakila masih merasa bosan dengan kehidupannya yang sekarang.


"Dengerin gw ya Kila, kalo lo pindah lo bakal tega biarin nyokap sama ade lo tinggal di Jakarta sedangkan lo pindah?" Tanya Gita sambil menutup bukunya kembali dan pandangan Gita langsung berhadapan dengan Syakila


"Enggak Gita, gw mana tega" Jawab Syakila dengan raut muka yang sangat sedih


"Udah Kila jangan macem-macem deh, jalani aja hidup lo yang apa adanya" Ucap Gita


"Ia Gita thank you ya Git, lo udah mau jadi sahabat sejati gw" Ucap Syakila sambil memeluk tubuh Gita


"Sama-sama Sayang" Jawab Gita sambil tersenyum dan menepuk-nepuk bahu Syakila dengan posisi mereka yang masih berpelukan.


"Udah lo jangan dengerin apa kata orang yang gak suka sama lo ya Syakilaa Sayang" Ujar Gita


"Iya Gita" Jawab Syakila sambil tersenyum


"Yaudahlah yuuukkk mending kita makan dikantin, udah lo gak usah dengerin apa kata orang yang gak suka sama lo" Ucap Gita mengingatkan


Kini setelah perdebatan antara Syakila dan Gita mereka berdua sepakat untuk pergi kekantin sekolah, mereka berdua meninggalkan ruangan seni dan langsung melangkahkan kaki menuju kantin.


Diperjalanan menuju kantin terlihat raut-raut wajah dari kakak kelas yang tidak suka terhadap sosok Syakila Ananthasya Dirgantara, namun Syakila mencoba untuk tidak menggubris mereka semua kecuali mereka menyentuh fisik Syakila.


"Ehhhh ada anak mami gengsss kasih lewat" Ujar seseorang


"Hahahahahahahahahha" sontak semua orang mentertawakan Syakila


"Udah Syakila gak usah diladenin" Ucap Gita sambil menggenggam tangan Syakila


"Iya Git" Jawab Syakila sambil menganggukan kepalanya


Syakila dan Gita tetap melanjutkan langkahnya menuju kantin sekolah, sesampainya dikantin Syakila dan Gita disambut ramah oleh kakak-kakak kelas laki-laki disekolahnya.


"Hallo Syakilaaa" Ucap kakak kelas laki-laki 1


"Iya hallo kak" Jawab Syakila


"Ehhh kasih bangku kasih bangku" Ucap kakak kelas laki-laki 2


Mereka semua menyiapkan tempat untuk Syakila dan Gita seluruh mata kakak kelas wanita benar-benar semakin dibuat kesal karena laki-laki yang bersikap baik terhadap Syakila adalah anak laki-laki idola para anak remaja perempuan disekolah.


"Makasihhhh yaaaa kakkkkkk baik banget si" Ucap Gita sambil tersenyum


"Sama-sama Gita"


"Makasih yaaaa kak" Ucap Syakila


"Ia sama-sama Syakila"


Kini Syakila dan Gita memesan makanan yang ingin mereka makan tanpa memperdulikan tatapan membunuh dari para senior yang tidak suka kepada Gita dan juga Syakila.


"Kita boleh gabung kan?" Ucap Marchel


"Boleh kak" Jawab Gita


"Iya boleh kok kak" saut Syakila


Lalu Marchel dan kawan-kawan duduk bersamaan dengan Gita dan juga Syakila sambil mereka ngobrol dan bercanda bersama.


****