"Take Care Of You"

"Take Care Of You"
Menjelajah Amsterdam



Kunjungan (1) Pertama


Taman Bunga Keukenhof.



Taman Bunga Keukenhof, disebut sebagai taman bunga terbesar di dunia, dengan luas taman bunga mencapai 32 hektar dan rumah bagi 7 juta bunga. Di taman ini terdapat 800 varietas bunga tulip. Taman musim semi bersejarah ini dibangun di tahun 1857 sebagai taman bagian dari Istana Keukenhof


Wah betapa bahagianya Sarah dan Syakila melihat keistimewaan dunia ini, Syakila tampak berlari-lari ia sangat merasa bahagia sang Ayah hanya mendokumentasikan aktifitas Syakila dan yang lainnya sebagai kenang-kenangan.


Syakila meminta Om Pram untuk menemaninya bermain sepeda dan Alfian tidak mau kalah iapun bermain sepeda bersama istri tercintanya.


Oma dan Opa hanya menyaksikan kebahagiaan anak-anaknya sambil duduk lesehan menggunakan tiker yang telah disediakan sambil memakan cemilan-cemilan yang dibawa dari rumah.


"Tidak nyangka ya el sekarang kita sudah semakin tua" Ucap Erdo


"Ia betul rasanya masih kemarin ya kita pakai baju seragam sekolah hehe"


"Betul baanget saling curhat soal cinta hehe" ucap Erdo


"Iya do aduh sekarang sudah berkeriput ini mukaku"


"aku tak menyangka pertemanan kita langgeng ya el"


"Ia do, kau sudah menemukan anak kandungmu?"


"Sampai saat ini saya tidak pernah bertemu dengan Nesya, Entahlah Saya kehilangan Nesya sejak ia SMP dulu" Ucap pilu Erdo


"Kau kan bisa telepati do, apakah kau tidak menemukan pencerahan?"


"Sulit el kalo membaca darah dagingku rasanya sulit tapi saya merasa dia sudah tiada El"


"Kenapa kamu bisa berfikiran seperti itu do?"


"Entah hatiku mengatakan seperti itu, tapi aku selalu bermimpi tentang anak kecil, entahlah dia siapa" Ucap Erdo


"Apa dia cucumu?" Jawab Elsa


"Entah El saya tidak tau saya tidak bisa merasakan terlalu jauh, kini saya hanya memiliki Pram" Ucap Erdo


"Kau masih memiliki kami do, Saya, Alfian, Syakila, Tara dan Dimas" Ucap Elsa


"Sudahlah do kita hanya bisa pasrah menjalani Rencana yang telah Tuhan berikan untuk kita, kita harus terima, untuk kemungkinan hal yang buruk sekalipun kita harus selalu tegar" Ucap Elsa


"Ia El kita harus tetap kuat menjalani ujian ini".


Erdo Alfaro Albart ia memiliki putri kandung bernama Nesya sihab Albart seketika Nesya menghilang dari pantauannya setelah sang putri pulang sekolah, setelah itu Erdo tidak pernah bertemu dengan putri kandungnya.


Musuh Erdo begitu banyak begitu banyak orang yang tidak suka atas kesuksesan Sanggar Beladiri yang didirikannya.


****


Kini kita intip kebersamaan Pram, Syakila, Sarah dan juga Alfian mereka mengelilingi taman Bunga Keukenhof dengan mengayun sepeda


"Yuhhhhuuuuu ini seru sekali Om" Syakila memeluk tubung Pram dari belakang ya Syakila dibonceng oleh Pram


"Pegangan yang kuat Kila, om akan mengayun sepedanya lebih kencang lagi"


"Yuhhuuuuuuuuuu whahahahahahhahahah woooooooooo" Syakila bersorak sorak ia sangat bahagia sekali.


"Kayak masih muda ya sayang" Ucap Alfian sambil mengayun sepedanya


"Emang aku kan masih muda, kamu tuh yang sudah tua"


"Aku cuma beda beberapa tahun ya dari kamu"


"Hahahahahaha kamu gak terima kalo kamu memang sudah tua?"


"Tidak sebelum kau memberikan anak 10 untuku"


"Hahahahahahaha kau ini"


Alfian mengayun sepedanya sangat kencang sontak Sarah langsung memeluk dengan sangat kuat dan ia sangat bahagia dengan waktu yang telah diberikan oleh Tuhan begitu sangat indah.


Setelah mereka berempat merasa lelah bermain sepeda mereka berkumpul bersama Papi Erdo dan Mami Elsa dan mereka menikmati makan bersama sambil bercanda gurau tidak lupa mereka mengabadikan kebersamaan dengan membuat vidio singkat dan foto bersama.


Wah keharmonisan mereka benar-benar membuat orang lain sangat iri.


****