"Take Care Of You"

"Take Care Of You"
Kabar Penting



Waktu terus berputar dengan sangat cepat, tidak terasa hari-hari yang dilewati selama 2 tahun dari acara pentas seni disekolah Rangga kini Syakila telah duduk dibangku SMP kelas 7 sementara Rangga telah duduk Dibangku SMP kelas 9.


Kini tidak terasa Alfian Dirgantara telah meninggalkan Sarah beserta dengan keluarga besar tepat 5 tahun dan jasad Alfian Dirgantara masih tidak ditemukan bagaikan hilang ditelan bumi, terkadang istri dari Alfian Dirgantara masih selalu merasa sedih atas meninggalnya suami tercinta, tak kalah sedihnya oleh kedia anak Alfian Syakila dan Anggara benar-benar merindukan sosok Ayah terbaik, Anggara hanya bisa mendengar cerita-cerita hebat mengenai ayah tercinta karena sejak sang Ayah meninggal usia Anggara baru 40 hari.


Sarah Winata walaupun kini usianya masih terbilang muda dan karir yang begitu sangat bagus kini usianya menginjak 31 tahun. Sarah hanya menyibukan diri diperusahaan peninggalan suami dan juga sibuk mengurus kedua anaknya Syakila dan juga Anggara yang sudah berusia 5 tahun dan telah duduk dibungku taman kanak-kanak sama seperti anak dari Dimas, Tara dan juga Pram mereka semua sekolah ditempat yang sama dan tentunya mereka bersahabat, tentunya sangat banyak pengusaha-pengusaha sukses yang berusaha merebut hati Sarah Winata namun Sarah sudah menutup diri, hatinya telah terkunci ia hanya tetap mencintai Alfian Dirgantara dan tidak akan mengganti posisi Alfian Dirgantara dihati kecilnya.


Kini saatnya kita intip Rizal salah satu rekan dekat Alfian Dirgantara yang sama dekatnya seperti Pram, Dimas, Sam dan juga Tara.


Rizal kini tampak sedang sibuk mengurus perusahaan yang tengah dikelola oleh dirinya di Korea.


Tring Tring Tringgggggg.....


Terdengar suara telfon jadul milik Rizal, seketika hati Rizal langsung dag dig dug pasalnya handphone tersebut hanya digunakan untuk relasi-relasi yang sangat berbahaya dan hanya orang-orang tertentu saja yang mengetahui nomor ponsel Rizal.


"Hallo tuan Rizal" Ucap seseorang disebrang telfon sana dan jauh dari Negara Rizal


"Ia hallo ada apa?" Tanya Rizal dengan sangat penasaran


"Ada informasi penting tuan !"


"Katakanlah informasi apa?" Tanya Rizal dengan sangat penasaran


"Mengenai Tuan Surya......... " Belum selesai ngomong Rizal langsung tidak sabar ingin mendengar informasi mengenai ayah kandung dari Alfian Dirgantara


"Ada apa??, cepat katakanlah, apa kau menemukan keberadaannya?" Tanya Rizal dengan sangat-sangat penasaran


"Ia tuan"


"dimana dia sekarang?" Rizal kembali bertanya


"Di Tailan tuan" Jawabnya


"Siapaaa dalang dari semua ini?, apa benar Steven adalah dalang dari semuanya?" Tanya Rizal


"Sialannn kau Stevennn" Teriak Rizal dengan sangat murka


"Nanti akan saya kirimkan data-datanya tuan"


"Baik segera kau kirimkan, saya tunggu" Ucap Rizal


Kini telfon diantara Rizal dan bawahannya sudah terputus, Rizal disatu sisi ia merasa bahagia disisi lain ia sedih mengingat sahabatnya Alfian Dirgantata.


"Al, bokap lo masih hidup Al" Ucap Rizal dengan sangat sedih mengingat Alfian Dirgantara.


"Berengsekkkkk lo Steven, gw pastiin hidup lo akan musnahhh" Teriak Rizal didalam ruang kerjanya sambil kini tangan Rizal sedang meremas kertas yang ada dimejanya dengan sangat kasar.


Tok Tok Tokkk......


Sekertaris Rizal mengetok pintu ruangan bosnya


"Masukk" Ucap Rizal berusaha mengendalikan emosinya kembali untuk tetap terlihat tenang


"Tuan rekan bisnis dari Indonesia sudah datang dan tuan ditunggu diruang Meeting" Ucap Han


"Oke baik han 5 menit lagi saya akan datang keruang meeting" Ucap Rizal


"Baik Tuan saya permisi" Han keluar dari ruangan atasannya dan tidak lupa ia kembali menutup pintu ruangan Rizal


"Zal tenang Zal, pleaseeee tenang Zal" Ucap Rizal berusaha menenangkan Dirinya sendiri


Kini setelah Rizal dapat mengendalikan emosinya, Rizal berjalan keruang Meeting didampingi dengan asisten Han. Rizal begitu sangat profesional kini jiwanya telah kembali fokus pada pekerjaan dan melupakan mengenai masalah pribadi.


Hallo reader mohon maaf ya belakangan ini author jarang update karena author lagi tidak enak badan, dicuaca bulan Desember yang selalu diguyur hujan untuk para reader selalu jaga kesehatan yaaaa dan selalu tetap semangat untuk menjalankan tugasnya ❤❤❤❤❤❤❤❤❤