"Take Care Of You"

"Take Care Of You"
Dirgantara dan Evron



Pagi haripun telah tiba, ini hari minggu Pancaran sinar mentari memancarkan sinarnya menembus kearah Jendela kamar yang ditiduri oleh Rangga, Sedikit demi sedikit mata Rangga mulai terbuka dan ia mulai tersadar semalam ia sedang tertidur didalam mobil saat perjalanan pulang ke Bandung, Rangga mulai bertanya-tanya kamar siapakah ini? Batinnya penuh dengan tanda tanya.


"Wah kamar siapa ini?, yang pasti ini bukan dirumahku, tapi ini dirumah siapa??, Oppa dimana???" Ucap Alfian penuh dengan tanda tanya.


Disudut lain Putri yang sangat cantik nan anggun sudah keluar dari kamar mewahnya menuju ruangan keluarga dan dilihatlah Ayah, Bunda beserta orang yang amat sangat ia kenal


"Oppppppppaaaaaaaaaa" Teriak Pecah Syakila hatinya merasa sangat bahagia melihat sosok Oppa Wiranto, Syakila langsung berlari dan memeluk Oppa


"Aduhhh Cucu cantikku apa kabar?"


"Baik Oppa, Oppa apa kabar?"


"Oppa juga baik sayang" Oppa menjawab sambil mencium kening Syakila


"Salim dulu sayang sama Oppa" Ucap Sarah


"Oooh iya lupaaa Bunda Hehehehe" Jawab Syakila sambil mencium pucuk telapak tangan Oppa


Syakila merasa sedih, batinnya merasa sedih karena Rangga tidak menampakan dirinya


"Apakah dia gak ikut" Batin Syakila


Syakila tidak berani bertanya, jadi dia hanya diam saja, dan ia tak kuasa akhirnya gadis polos itu bertanya


"Oppa apakah kak Rangga tidak ikut?"


"Tidak" Ucap Oppa


Syakila langsung semakin merubah raut mukanya menjadi sangat bad mood.


Tidak lama Rangga tiba-tiba muncul dihadapan mereka berempat, Syakilapun terkejut, begitu juga dengan Rangga


"kata oppa kak Rangga tidak ikut?" Tanya Syakila


"Oppa belum selesai ngomong nona cantik, maksud oppa Tidak mungkin Rangga tidak ikut".


Oppa, Bunda, Ayah tak kuasa menahan tawa, mereka tertawa sangat senang melihat ekspresi Syakila begitupun dengan Rangga langsung merasa kikuk, Akhirnya Rangga menyalami Bunda Sarah dan Juga Ayah Alfian.


"Hallo anak ganteng" Ucap Alfian dengan penuh senyuman sambil mengelus pucuk kepala Rangga


"Hallo juga Om yang sangat tampan" Jawab Rangga sambil tersenyum sangat menggemaskan bagi siapa saja yang melihatnya.


"Anak Om tidak kau beri salam tuan Muda?" Ledek Alfian sambil menepuk bahu Rangga


Rangga semakin kikuk begitupun dengan Syakila pipinya sudah sangat merah merona.


Semua yang memandang kearah Rangga dan Syakila hanya tersenyum-senyum rasanya mereka ingin sekali melihat Rangga besar dan juga Syakila besar.


Rangga memberanikan diri untuk menyapa Syakila.


"Hay adik kecil apa kabar?" Tanya Rangga dengan penuh kehangatan dan kelembutan


"Baik dong kak, kakak apa kabar?"


"Aku juga baik adik manis" Rangga sambil mengelus pucuk rambut Syakila


"Sudah yuk kita sarapan" bujuk Sarah


"Oke" semua menjawab dengan sangat antusias.


Akhirnya mereka melanjutkan percakapan diruang makan sambil bercanda gurau, sungguh nampak keharmonisan yang sangat menggemaskan antara keluarga Evron dan juga Dirgantara.


Setelah selesai makan Rangga dan Syakila bermain bersama dihalaman belakang rumah Syakila, Rangga dan Syakila melakukan aktifitas camping bersama, dekorasi tenda yang amat sangat sempurna yang telah disiapkan oleh pelayan Syakila.


"Hayooo Kak kita foto-foto" ajak Syakila sambil menyodorkan handphonenya dihadapan Rangga.


"Okee"


Mereka berfoto-foto dengan ekspresi yang sangat menggemaskan.


"Kak sampai kapan dijakarta?" Tanya Syakila


"Aku nanti malam juga sudah balik lagi ke Bandung"


"Cepet banget"


"Kan aku sekolah Kila, lagian aku harus latihan bela diri"


"Emmm ia si"


"Main lah kapan-kapan ke Bandung"


"Nanti deh aku ajak Ayah Bunda main ke Bandung"


"Oke aku tunggu ya" Rangga sambil menyodorkan kelingkingnya ke arah Syakila


"oke" Syakila sambil mengaitkan kelingking mungilnya.


"Cita-cita kakak kalo sudah besar mau jadi apa?"


"aku mau jadi pelindungmu"


"Ih kakak kila nanya serius loh"


"Aku juga jawabnya serius loh" Rangga sambil mencubit gemas kedua pipi Syakila


"Duhhh kakak lepasin sakit tau" Rengek Syakila padahal sebenernya pipinya tidak merasa sakit.


"baiklah" rangga melepaskan kedua tangannya dari pipi Syakila


Mereka berdua menghabiskan waktu bersama, bercanda gurau, bersenang-senang, main lari-larian dan mereka berdua sama sekali tidak merasakan kelelahan karena batin mereka besok sudah tidak bisa seperti ini.


Hayooo kalian punya sahabat kecil gakk?


Gimana hubungan kalian dengan sahabat kecilmu?


****