
Alfian telah tiba dikediaman Pak Wiranto bersama dengan Pengawal yang telah ditugaskan oleh Pak Wiranto.
"Terimakasih Pak Agus dan Pak Budi telah mengawal saya sehingga saya pulang dengan keadaan baik-baik saja" Ucap Alfian
"Terimakasih kembali pak sudah tugas kami untuk melindungi Bapak" ucap pak Agus
"Baik sekarang sudah sudah pukul 02.00, lebih baik kita istirahat karena hampir 3 hari kita tidak tidur" Ucap Alfian
"Baik Tuan Selamat Malam dan Selamat Istirahat" ucap Pak Budi
****
Kini Alfian berjalan menuju kamarnya, Alfian membuka pintu kamar dengan sangat pelan-pelan karena tidak ingin mengganggu Pujaan hati. Terlihat gadis yang tertidur sangat pulas, Alfian hanya tersenyum melihat Pujaan hatinya dan segera mencium kening sang istri yang telah ia rindukan, Alfian langsung berjalan ke toilet untuk membersihkan tubuhnya yang sangat lengket.
Pagi hari tepat pukul 06.00 masih didalam ruangan yang sama, Sarah yang mulai membuka matanya dan ia sangat senang pertama yang ia lihat ialah belahan jiwanya tanpa berfikir panjang Sarah langsung memeluk tubuh Alfian dan mencium kening Alfian yang tertidur sangat pulas.
"Biasanya kalo aku cium dia bangun" batin Sarah
Sarah beranjak dari tempat tidur dan segera pergi mandi.
****
Ruang Makan kediaman Pak Wiranto. Rangga, Syakila, Oppa Wiranto dan juga Sarah sedang menikmati sarapan pagi dengan menu makanan yang sehat tentunya.
"Hayooo makan yang banyak ya" Ucap Pak Wiranto
Semuanya tersenyum
"Oppa kak Rangga" panggil Syakila
"Ia nak kila ada apa?" Jawab Pak Wiranto
"hari ini apakah aku dan ka Rangga sudah boleh main keluar, kata Bunda Ayah sudah datang"
"nakk sebaiknya jangan, Bunda tidak mau ada apa-apa" Sarah menjawab
"Ahhhhh Syakila sangat bosan" rengek Syakira
"Bunda serahkan keputusannya pada Oppa Wiranto ya nak"
Syakila langsung menatap Pak Wiranto dengan tatapan memohon sehingga pak Wiranto tak kuasa untuk menolak permintaan Syakila untuk kali ini, Rangga yang menyimak hanya senyum-senyum saja sambil memakan-makanannya
"Boleh yaaaa Oppa ganteng" bujuk Syakila
"Ia hari ini Oppa akan izinkan Kila untuk pergi bermain di luar, tapi harus sama Kak Rangga ya dan tetap dalam pengawasan para pengawal" ucap Pak Wiranto
Hati Syakila sangat berbunga-bunga, ia tidak sabar untuk melihat pemandangan diluar
"Habiskan dulu makanannya Rangga, Kila" ucap Oppa
"Siap Oppa" Jawab Syakila dan Rangga secara bersamaan sambil memberikan hormat
"Wahhh kompak sekali kalian" Ucap Sarah
Dan semuanya tertawa bersama sambil menikmati sarapan paginya
"Bun Kila mau tengok Ayah ya sebelum main" Ucap Syakila
"Nanti ya sayang jangan sekarang Ayah terlihat sangat lelah, nanti jika Ayah sudah cukup istifahtnya pasti Ayah langsung yang akan menemui putri cantik Bunda" Ucap Sarah
"Ia turuti Bundamu untuk kali ini, karena Ayahmu baru sampai jam 02.00 malam nak" Ucap Oppa Wiranto
"Baiklah" jawaban dari mulut mungil Syakila
"sudah cepat habiskan makanannya Kila" Ucap Rangga
"Okee ka Rangga"
****
Syakila dan Rangga berada dihalaman rumah, Syakila sangat bahagia karena hari ini ia diizinkan untuk bermain diluar, kemarin-kemarin Oppa Rangga melarang keras Rangga dan Syakila tidak boleh keluar rumah.
"Kamu suka Syakila?" tanya Rangga memecah keheningan
"Aku suka sekali kak, halaman rumah kakek sangat nyaman kak, wahhhh kak itu ikan apa?" Tanya Syakila kepada Rangga sambil menunjuk kekolam ikan
"Itu Ikan Emas dan Ikan Nila Kila" ucap Rangga
"Oooooh indah sekali kak, hayu kak kita kasih makan mereka" Bujuk Syakila
"Hayoooo" ucap Rangga
Syakila dan Rangga memberi makanan ikan sambil bercanda tawa bersama.
"Kamu suka makan ikan tidak?" tanya Rangga
"Enggak kak, Syakila tidak suka banyak durinya, kalo disuapin baru aku mau" ucap Syakila
Syakila dan Rangga menghabiskan waktu bersama penuh suka cita, Syakila sangat antusias sekali, kebahagiiannya menjadi 100%, akhirnya ia bisa terbebas, meskipun ini hanya dihalaman rumah Oppa Wiranto.