"Take Care Of You"

"Take Care Of You"
Kembali ke Jakarta





Alfian, Sarah dan juga Syakila telah sampai dirumah, mereka disambut hangat oleh para pelayan.


Syakila tanpa basa basi langsung pergi kekamarnya perasaannya masih sangat hancur, Syakila memandangi foto Rangga yang telah dikirimkan oleh Pak Wiranto, seketika wajah Syakila berubah menjadi tersemyum, ya Foto tragedi kelucuan Rangga yang bisa membuat Syakila tersenyum dan tertawa.


*** Kucing dan Lumpur


****


Sekarang kita beralih kekamar milik pasangan suami istri Sarah dan Alfian.


Sarah dan Alfian membersihkan dirinya dan mengganti pakaian menggunakan pakaian santai miliknya.


"Tidak terasa ya sayang sekalinya pergi berlibur langsung 2 bulan" Ucap Sarah sambil merebahkan badannya tentunya dikasur empuk milik pasangan suami istri ini.


"Maaf ya sayang liburan kita menjadi berantakan" Alfian menjawab dengan penuh muka melas


"Harusnya aku sayang yang minta maaf, karena ini ulah kakaknya Luis, aku tidak menyangka kak Steven begitu berbahaya" Ucap Sarah.


"Kamu jangan banyak fikiran ya, dan harus tetap hati-hati, jika ingin keluar rumah kau harus ijin kepadaku, dan harus ada pengawal yang mengantarmu" Ucap Alfian dengan penuh penekanan.


Sarah hanya bisa pasrah


"Kita ambil hikmahnya sayang, bertemu dengan Pak Wiranto dan juga Rangga jauh lebih berarti Sayang" Ucap Sarah


"Ia kamu benar sayang, aku jadi sangat rindu Papi" Ucap Alfian sambil memeluk Sarah dengan penuh kelembutan dan kasih sayang.


"Iya sayang sudah 5 tahun papi menghilang" Jawabnya dengan penuh lirih


"Yaudah sayang kita doakan semoga Papi baik-baik saja ya" Ucap Alfian dengan penuh keyakinan


"Aku akan telfon Mami sayang, sudah lama aku tidak bertemu mami" Ucap Alfian


"Ia Sayang"


Mami Alfian tinggal di Belanda karena ia tidak kuat jika harus tinggal dijakarta setelah kepergian Surya Dirgantara yang entah kemana.


Tiba-tiba Sarah sangat frustasi ketika ia melihat tumpukan Skripsian yang tidak kunjung kelar.


"Akhhhh sial bahkan ku lupa dengan skripsianku itu" Batin Sarah menggebu-gebu.


"Ah bodolah aku ngantuk, nanti malam saja menggarapnya".


****


Ruang Kerja Alfian


Alfian bertanya


"Bagaimana perusahaan?"


"Baik-baik saja tuan" Ucap Pram


"Bagus, ndra segera siapkan tiket ke Belanda untuk 4 orang, kau pram ikut denganku ke Belanda" Ucap Alfian


"Baik tuan"


"Kau Indra ku percayakan perusahaanku di Jakarta kepadamu"


.


"Baik tuan".


"Jika ada masalah perusahaan kau bisa langsung hubungiku ndra"


"Siap laksanakan Tuan" Jawabnya sambil memberikan hormat dan senyuman termanisnya.


****


Selama 1 minggu ini Alfian melakukan aktifitas seperti biasanya setiap hari pergi kekantor untuk memastikan kantor baik-baik saja sebelum keberangkatannya ke Belanda.


Sarah sibuk menyelesaikan skripsinya dan dalam waktu seminggu Skripsinya telah diserahkan kepada pihak kampus untuk proses sidang akhir.


****


Pagi Hari dikediaman rumah milik Alfian dirgantara



Sarah sudah siap dan berdandan sangat cantik, Sarah Winata berusaha menenangkan pikirannya yang sedang gusar tidak karuan, karena hari ini ia sidang Skripsi di salah satu Kampus Swasta ternama di Jakarta.


"Semangat sayang" Alfian memberikan semangat kepada sang istri tercinta sambil mencium kening sang istri


"Ia sayang aku pasti bisa" Jawab Sarah penuh dengan keyakinan, ya ini adalah yang telah ditunggu-tunggu oleh sarah sejak lama.


Kini Sarah, Alfian dan juga Syakila berangkat ke Kampus Sarah.


Alfian dan Syakila tentunya memberikan dukungan untuk Sarah.