"Take Care Of You"

"Take Care Of You"
Persiapan Menjenguk Oma




Sarah tampak sibuk packing barang-barang yang akan dibawa untuk ke Belanda.


"Hemmm bawa apa lagi ya, baju-baju buat ootd udah, perlengkapan aksesoris udah, sepatu oooooh iya sepatu yang ituuu belum" Ucap Sarah ngomong sendiri sambil mengemas barang-barang yang akan dibawa ke Belanda.


"Punya Alfian udah, punya Kila udah, punya aku kayaknya sudah dehhhh semua" Ucapnya sambil mengingat-ingat harus membawa apa lagi...


Ya perempuan pasti begitu ya kalo berkemas apa lagi ini untuk waktu 3 bulan, kebayang dong rempongnya bagaimana.


"Hay Sayang" Alfian tiba-tiba datang masuk kedalam kamar


"Ehhh sayang, kamu sudah pulang" Sarah langsung mencium tangan suaminya.


"Sudah sayang, aku panggil-panggil kamu dari tadi kamu gak nyaut" Jawab Alfian


"Ah masa sih sayang?, orang aku enggak denger, boongkan kamu" Tanya Sarah tidak percaya.


"Tidak sayangku, pasti kau terlalu sibuk sampai tidak dengar suaraku".


"Hehehehe maaf ya sayang, tadi aku lagi packing baju-baju kita"


Alfian langsung memeluk dan mencium kening Sarah.


"Yasudah aku mau kedepan dulu yaa ada Pram, Dimas dan Tara" Ucap Alfian


"Iya sayang"


"Cepatlah jika kau sudah selesai turun kebawah ya"


"Iya sayang"


Alfian berlalu dari kamarnya.



kini Alfian berjalan menuju ruang tamu dan disana tampak Pram, Dimas, Tara dan Syakila sedang berkumpul bersama, Mbok Lastri menyiapkan beraneka macam cemilan dan minuman yang menyegarkan.


"Makasih ya Mbok" Ucap Dimas


"Iya sama-sama tuan"


Mbok Lastri berlalu dari ruangan tamu dan ia kembali ke dapur untuk beres-beres bersama dengan Titin.


"Ooommmm makasih ya mainannya, Syakila sukaaa banget" Ucap Syakila seraya memberikan ucapan terimakasih


"Sama-sama sayang" Ucap Tara sambil mencubit pipi manis keponakannya.


"Waduhhh Syakila dapat banyak mainan ni" Ucap Alfian


"Ia ni Ayah, aku dikasih sama om Tara, om Pram dan om dimas Hehehe".


Alfian sengaja mengundang Tara, Pram dan Dimas untuk makan malam bersama dan menghabiskan waktu bersama dirumah Alfian.


"Salam buat tante ya Al" Ucap Tara


"Ia nanti gw salamin"


"Oh iya ni gw nitip ya buat tante" Ucap Tara sambil memberikan bingkisan


"Oh okey"


"Saya juga nitip untuk nyonya tuan" Ucap Dimas


"Sudah lah Dimas lo panggil gw Alfian saja, lagi ini bukan dikantor" Ucap Alfian


"Baiklah"


Pram tidak menitipkan cendramata karena besok ia akan ikut ke Belanda bersama Alfian, Sarah dan juga Syakila untuk membantu Alfian.


"Halloooo" jawab mereka semua


"Wah asik nih kumpul-kumpul"


"Nostalgia kali nih asik" Ucap Dimas


"Boleh tuh boleh" saut Tara


Mereka menghabiskan waktu bersama sambil tertawa-tawa mengingat kejadian masalalu mereka.


"Parah si kalo inget masa latihan di belanda" Ucap Dimas


"Tapi seru yaaa kita muka sering bonyok wkwkwkwkwk" Ucap Tara


"Apa lagi tuh pas cewek-cewek yang banyak godain Alfian hahahahahha ih parah si cewek-cewek itu banyak yang kegatelan sama si tuan kita yang satu ini" Ujar Pram


Semua hanya tertawa ya Sarah juga bersikap biasa saja karena ia tahu masalalu Alfian seperti apa yang terpenting saat ini Alfian telah memilih Sarah dan hidup bahagia.


"Lucuuu tu pas Alfian cerita pertama kali ketemu Sarah" ucap Dimas


"Ia parah banget si kamu sayang ngira aku maling, masa laki-laki yang tampangnya ganteng kayak gini dikira maling, cuma kamu orang satu-satunya yang bisa menyangka aku maling, padahal kamu tuh yang maling sayang"


"Apaaa si al, bagaimana aku tidak mengira kau maling coba??? Kau tiba-tiba loncat dari tumpukan sayuran diatas mobil pick up, berani-beraninya bilang aku maling, maling apa aku hah???" Ucap Sarah


"Maling hati aku" jawab Alfian dengan sangat santai


Semua hanya tertawa mendengar percakapan Sarah dan Alfian sampai akhirnya makan malam telah disajikan dimeja makan kini semuanya makan bersama.



"Selamat makan semuanya" Ucap Alfian


"Selamat makan juga" Ucap semuanya


"Jangan lupa baca doa hahaha" Ucap Tara


Kini Dimas, Pram, Alfian, Sarah, Syakila dan Tara menikmati makan malam bersama sambil bercanda gurau.


"Alhamdulillah Kila kenyang" Ucap Syakila


"Alhamdulillah sayang" Ucap Sarah


"Terimakasih ya undangan makan malamnya Bapak Alfian yang terhormat" Ucap Tara


"Sama-sama Tar, gak usah panggil gw bapak, gw masih muda"


"Yaelah lu juga udah bapak-bapak juga" Jawab Tara


"Hati-hati ya kalian besok dijalan" Ucap Dimas


"Iya, lo jaga perusahaan yang di Indonesia dengan baik ya, lo Tara bantuin juga ya" Ucap Alfian.


"Eh gila gw sibuk dirumah sakit"


"Yaelah rumah sakit juga punya keluarga, lu mah woles lah sekali-kali bantu juga perusahaan kan lu juga sempet belajar bisnis"


"Iyaaa" Ucap Tara tidak mau debat dengan sepupunya.


"Yaudah karena waktu semakin malam kita pamit ya, lagian kalian juga harus istirahat, lo juga Pram" Ucap Tara


"Ia Tara" Ucap Alfian


Kini Tara, Dimas dan Pram pulang kerumah masing-masing untuk beristirahat.


Syakila sudah tertidur didalam kamarnya.


****