"Take Care Of You"

"Take Care Of You"
Pulau Belantara



Kini Alfian sedang berada diruangannya.


"Segera sterilkan semuanya jangan sampai ada hal yang mencurigakan" Ucap Alfian


"Baik Tuan" ucap seluruh pelayan


"Bagaimana orang yang ku pinta?" Alfian bertanya kepada Sam


"Aman hanya luka-luka tidak sampai mati" Jawab Sam


"Bawa dia kemari" Ucap Alfian


"Baik Tuan" jawab Sam


Sam meninggalkan ruangan Rangga dan membawa 1 tahanan yang tersisa, tahanan itu bernama Rizal.


"Tolong Sam buka perban dimulutnya" Ucap Alfian


"Siap tuan" Jawab Sam


"Whahahahahahahahahaha" Alfian yang tertawa melihat muka Rizal babak belur, mukanya benar-benar sangat hancur, terdapat banyak luka lebam disuruh tubuh Rizal.


"Sialan kau mentertawaiku" bentak Rizal


"Beraninya kauuuu" Ucap Sam


"Sudah-sudah santai Sam, saya kenal dengannya" Ucap Alfian


"Puas kau Tuan Alfian yang terhormat" Ucap Rizal dengan kesal


"Kau salahkan anak buahku yang keterlaluan memukulimu, Aku hanya meminta tidak terlalu banyak pukulan" Ucap Alfian


"Whahahahahahaha" tawa Pram dan juga Indra yang baru masuk kedalam ruangan Alfian, mereka sangat puas mentertawakan Rizal yang babak belur.


Wah ternyata mereka sudah saling kenal gengsss.


"Langka sekali saya melihat muka tampanmu menjadi hancur hahahahahaha" Ucap Indra sambil terus tertawa


"Sialan kau Indra dan juga kau Pram" Bentak Rizal penuh kekesalan


"Santai bro" sahut Indra


"Pelajaran buatmu Rizal jangan sampai kau berkhianat pada kami" Ucap Pram dengan penuh ketegasan.


"Wahhh kau meragukan ku?" Rizal menjawab "cepatlah buka ikatan ku ini".


"Bagaimana Tuan Alfian apa kita lepaskan ikatan pemuda yang tampan ini?" Ucap Indra sambil mengejek kearah Rizal


"Lepaskan dia, beri dia makanan, dia sudah berjuang sejauh ini" Alfian menjawab dengan santai


"Sudah ku transfer 5 miliar ke rekeningmu" Sambil menunjukan bukti transfer ke Rizal


"Maafkan anak buahku yang terlalu berlebihan memukulimu hahahahahahaha" Ucap Alfian


"Awas zal jika kau main-main dengan kami maka kau akan menjadi santapan buaya dan juga macan yang sangat buas Hahahahahaha" ledek Indra


"Tidak akan, kita kenal sudah lama bung" ucap Rizal


"Sudahlah nikmati makanannya, besok pagi antarkan Rizal ketempat selanjutnya untuk melanjutkan dramanya kepada Tuan Steven yang sinting itu" Ucap Alfian dengan sangat menekankan kata sinting.


"Baik Tuan" jawab Pram dan Indra secara bersamaan


"Bereskan semuanya, kupercayakan urusan perusahan kepadamu Pram dan kau Indra" Ucap Alfian memerintahkan kedia asisten terbaiknya.


"Baik Tuan" ucap Pram dan Indra


"Saya akan kembali menemui istri dan anak saya, Sam bereskan segalanya ditempat ini dengan sangat sempurna, jangan sampai kau mengecewakan saya" Pinta Alfian


"Baik Tuan" Sam menjawab


" Pram transfer bayaran kesemua pekerjaku" Pinta Alfian


"Baik Tuan langsung saya transfer malam ini" Pram menjawab


Alfian meninggalkan pulau berantara dengan menggunakan zet pribadi milik Pak Wiranto.


Semua ruangan telah diseterilkan, tentunya ruangan eksekusi tahanan, Sam sangat ahli dalam bidang menghapus jejak kejahatan, semua yang dikerjakannya selalu berhasil 100% dengan hasil yang sangat sempurna.


Rizal, Alfian, Pram dan Indra sudah kenal sejak mereka latian beladiri di Belanda. Mereka semua memiliki paras yang sangat tampan sama sekali sifat seram yang dimiliki keempat pria tersebut tertutupi oleh wajah tampannya. Papih Erdo pelatih mereka merekomendasikan Sam kepada Alfian untuk mengabdi. Hubungan Alfian beserta Papih Erdo masih berjalan dengan baik hingga saat ini.


****