
Kini Alfian, Sarah sudah siap untuk berangkat ke Bandara Suekarno Hatta, Syakila masih tertidur dan tubuh mungilnya digendong oleh Alfian Dirgantara semua barang-barang telah dimasukkan kedalam bagasi mobil.
Semua pelayan memberikan salah hormat perpisahan kepada tuannya dan mengucapkan kata hati-hati dijalan semoga sampai ditujuan dengan selamat.
Kini mobil milik Alfian sudah melaju dengan kecepatan sedang untuk menuju Bandara Soekarno Hatta, Pram yang sudah menunggu di Bandara ia sampai duluan sebelum Alfian datang dan yang lainnya datang.
Sesampainya dibandara pukul 05.00 supir dan kedua asisten Alfian membantu menurunkan barang-barang dan membantu membawa semua barang-barang tuannya.
Setelah semua urusan selesai kini Alfian, Sarah, Syakila dan Pram memasuki salah satu pesawat Airlines Busines tujuan Jakarta - Amsterdam, Belanda Ams. Sambil berjalan menuju pesawat
"akhirnya ya sayang kita jenguk Mami juga" Ucap Sarah
"iya sayang akhirnya dengan waktu yang lumayan lama 3 bulan kita disana" Jawab Alfian sambil tetep menggendong Syakila yang masih pulas tertidur.
"heyyy anak ayah kamu kok belum bangun si lihat ni kita sudah sampai bandara loh" Ucap Alfian
"hahahahaha tau ni si Kila gak bangun-bangun" Saut Sarah.
Kini telah sampai didalam pesawat, Syakila mulai membuka matanya sedikit demi sedikit Syakila duduk disebelah Ayahnya.
"Wah ayah kita sudah didalam pesawat ya?" Ucap Syakila yang baru bangun dari tidurnya
"Ehhh putri ayah sudah bangun na, ia sayang kita ada didalam pesawat, 10 menit lagi pesawatnya akan berangkat" Jawab Alfian
"Aku sudah tidak sabar ingin ketemu Oma Ayah" Ucap Syakila
"Iya sebentar lagi kita akan ketemu oma ya sayang" Jawab sang Ayah
"Berapa jam Ayah untuk kita sampai kesana?"
"13 Jam sayang, kamu kalo bete bisa nonton film, dengerin lagu-lagu ya, makan apa aja terserah kamu bisa pesen" Ucap Alfian
"Yayyyy siap Ayah"
"Ahhh nyaman sekali bisa tiduran" Gumam Sarah
"Heyy Sayang" Tiba-tiba Alfian mengagetkan Sarah
"Ehhh kamu sayang kenapa?" Tanya Sarah
"Enggak aku kira kamu tidur, kan semalam kamu tidur hanya 1 jam" Jawab Alfian
"Ia ni aku belum ngantuk, makanya aku nonton drama biar bisa tertidur" Ujar Sarah
"Terlalu pulas ya walaupun tidur 1 jam" ledek Alfian
"Apa si yank"
"Apa si aku kan cuma nanya, nikmat ya kalo tidur abis begituan?"
"Apaan si yank, ih kamu tuh"
"Alah kamu jujur aja sama suamimu ini, makanya kamu tuh kalo gak bisa tidur langsung aja perkosa aku hahahahahaha"
"Ih apa sih" Sarah membuang mukanya dari Alfian ia tidak ingin membahas itu karena ia merasa sangat malu padahal Alfian dan Sarah sudah menikah 6 Tahun, tetep saja Sarah masih sangat risih jika membahas soal ranjang padahal dalam lubuk hatinya ia sangat menikmati setiap sentuhan yang diberikan oleh Alfian.
Disudut lain Pram tampak sibuk dengan leptopnya ia sedang membereskan laporan-laporan perusahaan tuannya, dan setelah tugasnya selesai Pram memilih untuk tertidur karena bingung harus melakukan apa.
****
Disudut lain salah satu ruangan perusahaan Dirgantara terlihat Dimas yang sedang duduk dikursi kebesarannya sebagai orang kepercayaan Alfian Dirgantara untuk mengurus perusahaan, bagi Dimas Alfian dan Pram sudah seperti saudara kandung.
Semenjak orangtuanya meninggal orang tua Alfian telah menganggapnya sebagai anak kandung beliau memperlakukan Dimas penuh dengan kasih sayang, Dimas memiliki warisan yang sangat banyak, tetapi dia lebih memilih bekerja dengan Alfian Dirgantara daripada membuka perusahaan sendiri.
****