"Take Care Of You"

"Take Care Of You"
Malam Pertama




Dilobby salah satu hotel mewah di Jakarta terlihat perdebatan antara keluarga Evron dan Dirgantara yang tak kunjung usai.


"Sudah lah Wir benar kata anakku, lebih baik malam ini kau menginap dulu dirumah, ini sudah larut malam untuk kembali ke Bandung !" Ucap Elsa


"Bukan begitu Elsa, saya masih banyak pekerjaan yang harus saya urus" Jawab Pak Wiranto kekeh terhadap pendiriannya ingin segera kembali ke Bandung.


"Haduh bapak-bapak ini ya, sudahlah 1 hari untuk melupakan pekerjaanmu saya rasa tidak akan membuatmu jatuh miskin, kasian Rangga ini sudah terlalu malam, sudah pukul 22.30" Ucap Elsa terus menghasut Pak Wiranto dan Rangga untuk bermalam di Jakarta


"Ia Oppa, nginep dulu lah dirumahku, aku sangat kangen sama Oppa, Pleaseeeeee" rengek Syakila sambil memeluk Oppa Wiranto


"Iya pak Wiranto saya mohon istirahat lah dulu dirumah saya, kan kita sudah seperti keluarga, janganlah bapak merasa sungkan terhadapku" Ucap Alfian tak hente-henti membujuk Pak Wiranto yang sudah ia anggap seperti Ayah sendiri.


"Ia Pak kasian anak-anak. ini sudah malam" Ucap Sarah


"Baiklah malam ini saya dan Rangga akan bermalam dirumah kalian, tapi beneran kami tidak merepotkan kalian?" Ucap Pak Wiranto untuk memastikan agar Alfian dan yang lainnya tidak merasa keberatan


"Tidak bapak, Bapak dan Rangga tidak pernah merepotkan kami, kami tidak pernah merasa direpotkan oleh bapak, kami merasa bahagia jika Bapak dan Rangga bisa bermalam dirumah kami" Jawab Alfian dengan sangat jujur


"Baiklah Nak Alfian, terimakasih yaaa atas tawarannya"


"sama-sama bapak, hayooo semua kita pulang" Ucap Alfian dan mengajak semuanya untuk bergegas menuju rumah Alfian


"Ayah Syakila ikut dimobil kak Rangga ya heheheh" Ucap Syakila memohon agar Ayahnya memberikan izin


"Iya sudah kamu boleh ikut bersama dengan kakak tampanmu itu, Rangga om titip Syakila ya" Ujar Alfian


"Siap om" Jawab Rangga sambil memberikan hormat kepada Ayah Syakila


Kini Semua masuk kedalam mobil Alfian dan Pak Wiranto untuk menuju rumah Alfian Dirgantara di Jakarta Selatan.


Saat ini semua tamu dipesta Pram dan juga Elena telah pulang kerumah masing-masing untuk beristirahat.


Kini waktunya Pram dan Elena masuk kedalam kamar yang telah dihadiahkan oleh pihak hotel. Pram dan Elena akan beristirahat dihotel setelah acara resepsi pernikahannya.


Pak Erdo sudah pulang terlebih dahulu bersama dengan Dimas dan juga Tania model cantik yang akan segera dipinang oleh Dimas.


Kini waktunya kita intip pasangan pengantin baru, malam ini adalah malam pertama bagi kedua pasangan suami istri ini berada didalam kamar yang sama.



"Aku lelah sekali sayang" Ucap Pram sambil merenggangkan otot-ototnya


"Sama sayang aku juga rasanya ingin segera tidur, badanku terasa remuk" sanggah Elena


"Mau aku dulu atau kamu yang mandi duluan?" Elena bertanya kepada Pram


"Mandi bareng mau?" Ucap Pram


"Ah gak mau ah" Jawab Elena dengan kedua pipi yang seketika berubah menjadi merah


"Kan kita sudah sah sayang" Ujar Pram


"Ya tapi aku belum siap buat mandi bareng" Jawab Elena dengan sangat jujur


Elena nampak kebingungan, sudah dari tadi ia tidak bisa membuka seleting gaun pengantinnya.


"Sayanggggg" Ucap Elena dengan penuh kelembutan


"Apa sayang?" Jawab Pram


"tolong dong sayang tolong bukakan seleting gaunku" Pinta Elena memberanikan dirinya untuk meminta bantuan kepada seorang lelaki yang kini telah menjadi suaminya.


Pram langsung membantu Elena untuk membukakan seleting gaun Elena, Pram menelan selvianya terlihat punggung sang istri yang sangat putih. Tangan Pram sangat gemetar karena ini kali pertama ia menyentuh punggung seorang wanita dan langsung membuat birahinya memuncak namun ia tidak berani untuk memulainya sekarang.


"Makasi ya sayang" Elena langsung berlari menuju kamar mandi, ia merasa sangat malu karena ia tau punggung mulusnya baru saja dilihat oleh laki-laki yang sangat ia cintai untuk kali pertama dalam hidup Elena.


"Sayang aku mau tidur sebentar ya aku ngantuk banget, nanti setelah kamu selesai mandi tolong bangunkan aku, aku juga ingin mandi" Teriak Pram sambil merebahkan tubuhnya dikasur yang penuh dengan bunga mawar merah.


Tanpa menunggu waktu yang lama Pram langsung memejamkan kedua matanya, kini ia sudah tertidur sangat pulas.


30 menit Elena baru keluar dari kamar mandinya, kini Elena telah memakai piama tidur yang telah disiapkan, Matanya mulai mencari sosok laki-laki yang beberapa jam lalu telah sah menjadi suaminya.


Terlihat sang suami yang nampak pulas tertidur diatas tempat tidur dan masih menggunakan pakaian pengantin. Elena langsung berjalan mendekat kearah Pram.


"Kamu pasti lelah banget ya, sampe pulas banget tidurnya" Gumam Elena didalam lubuk hatinya sambil memandang wajah Pram dengan sangat dekat dengan wajahnya.


"Aku tidak pernah menyangka bisa bersanding dengan orang yang telah lama aku kagumi, ahhhhhh aku senang sekali" Ucap Elena dalam hatinya


Tiba-tiba Pram terbangun dan kini kedua mata Elena dan Pram saling pandang, Pram langsung mencium bibir Elena dengan sangat lembut, Elena syok atas perlakuan yang diberikan oleh Pram akhirnya Elena memberanikan diri untuk membalas mengemut bibir Pram dengan sangat lembut.


Ini adalah hari pertama mereka berciuman.


Kedua insan ini terus melakukan aksi panas mereka dengan berciuman.


Mereka sangat menikmati waktu kebersamaan mereka setelah sah menjadi pasangan suami istri.


****