"Take Care Of You"

"Take Care Of You"
Prepare Wedding Tara



Kini hari-hari berganti begitu cepat Papi Erdo dan Mami Elsa masih tetap tinggal Di Indonesia karena mereka menunggu sampai acara Tara dan juga Dimas selesai.


Kini semua tampak sibuk mengurus persiapan pernikahan Tara dan juga Clara yang akan diselengkarakan di Bali.


Tara telah menyiapkan tempat tinggal untuk seluruh keluarganya.


"Wahhhh Tar gimana perasaan lo, anjay besok lo akan melepaskan masa bujang lo dokter muda" Ucap Alfian


"Hehehehehe gw deg degan banget si Al" Jawab Tara


"Santai saja Tar, lu juga bisanya orangnya nyantai banget Hahahahahah" ledek Alfian


"Ya ini beda Al" cetus Tara


"Eh gw kira urat malu seorang dokter itu sudah putus wkwkwk" Ucap Alfian


"Ia gw juga mau nya gitu Al, biar gw gak merasa gugup" Ucap Tara


"Yaudah lo hapalin dah sana ijab kabul buat besok wkwkwkwk" Cetus Alfian


"Gw si udah hafal Al, eh iya Pak Wiranto sudah datang?" Tanya Tara


"Belum beliau besok baru bisa datang ke Bali dari bandara langsung keacara lu" Ujar Alfian


"Yaudah deh Al gw mau cari mami dulu ! " Ujar Tara sambil bergegas pergi meninggalkan Alfian.


Sekarang kita intip kesekolah Rangga yuk reader.



Ini adalah gaya Style Rangga, hari ini adalah hari pemotretan disekolah jadi semua siswa-siwi memakai pakaian bebas untuk konsep hari ini.


Begitu banyak yang mengidolakan ketampanan Rangga dari mulai teman sekelasnya, kakak kelasnya mereka sangat mengidolakan sosok Rangga yang sangat tampan dan bisa mengalahkan genk kakak kelasnya yang terkenal nakal.


"Hay Rangga" Sapa Brayen


"Hay Brayen" Jawab Rangga


"Kekantin bareng yuk"


"Boleh hayuu".


Kini Rangga dan Brayen berjalan menuju kantin sekolah sepanjang jalan banyak kakak kelas yang memperhatikan kearah Rangga dan juga Brayen.


"Kamu merasa aneh gak si ngga?, kok semua orang seperti memperhatikan kita ya?" Tanya Brayen


"Suka kali cewek-cewek itu sama kamu Bray" Jawab Rangga


"Sama kamu tuh"


Mereka terus melanjutkan langkah kakinya menuju kantin, banyak anak laki-laki yang tidak suka terhadap Rangga dan Brayen karena anak-anak perempuan dikelas mereka banyak yang membicarakan sosok Rangga dan Brayen yang terkenal dengan ketampanannya seperti artis.


Kini Rangga dan Brayen memesan menu makanan dikantinnya.


"Aduhhh ada yang merasa so artis nih"


"Tau baru kelas 1 aja udah so tenar"


"So kegantengan banget si" Rian melemparkan kertas kearah meja yang ditempati oleh Brayen dan Rangga.


Brayen mulai merasa kesal atas perlakukan Rian dan kawan-kawannya, namun Rangga menatap kedua mata Brayen dan memberikan isyarat dengan menggelengkan kepalanya untuk tidak meladeni Rian dan kawan-kawan.


"Sudah kita lanjut makan saja Bray, gak penting orang-orang itu"


"iya betul juga ngga" Jawab Brayen sambil memasukan makanan kedalam mulutnya


Hampir setiap hari Rian, Aldy, Jonatan dan Albert selalu mengusik Rangga dan Brayen, namun mereka berdua berusaha untuk tidak menghiraukan kakak kelasnya itu.


"Hayu besok kita latihan bareng Ngga" Ucap Brayen mengajak latihan beladiri bersama


"Gak bisa Bray besok aku harus pergi ke Bali ada undangan pernikahan" Jawab Rangga


"Ooooh gitu, oke baiklah, lain waktu ya Ngga"


"Okay"


Rangga dan Brayen menghabiskan makanan mereka dan setelah itu mereka kembali kekelas.


****