"Take Care Of You"

"Take Care Of You"
Pesta yang tidak direncanakan



Pagi hari pukul 09.00, Rangga siap-siap untuk latihan bela diri, hari ini Rangga latihan ditemani oleh Alfian Dirgantara.


Alfian memberikan trik-trik beladiri kepada Rangga.


"Hebat sekali kau nak" Ucap Alfian


"Wah om Al yang hebat" jawab Rangga


"Bagus Rangga kau harus melatih dirimu sedari dini"


"Tentu Om" Alfian menjawab sambil melakukan aksi hebatnya dalam berlatih


"Ini baru laki-laki sungguhan" Alfian yang sangat memuji Rangga


Karena mata Alfian dan Rangga saling bertatapan seketika Rangga merasakan sesuatu, dengan spontan Rangga berbicara:


"Besok om akan kembali ke Jakarta?"


"Iya kok kamu tau?, bahkan Om belum berbicara dengan siapa-siapa"


"jangan om jangan besok" Pinta Rangga sambil tidak henti meregangkan otot-ototnya


"Loh kenapa?"


"Ya pokoknya Rangga mohon jangan pulang besok" Bujuk Rangga tapi dengan tauk muka yang biasa saja tidak memaksa.


"Om sudah terlalu lama tidak masuk kantor"


"Besok akan terjadi kemacetan panjang om, percuma jika om besok berangkat ke Jakarta" Ucap Rangga dengan santainya


"Wahhh kau berhalusinasi, sudah teruskan hayo latihannya" Ujar Alfian menyudahi pembahasan.


Rangga dan Alfian terus berlatih hingga jarum jam menunjukan pukul 12.00, Alfian dan Rangga keluar dari ruang Olahraga dan berjalan menuju ruang makan karena sudah ditunggu untuk makan siang bersama.


****


Diam-diam Rangga membujuk Oppa Wiranto agar Alfian dan keluarga tidak pulang ke Jakarta besok, Wiranto sebagai kakek sudah sangat mengetahui maksud Rangga.


"Kamu melihatnya" Tanya Oppa


"Ia" jawab Rangga dengan singkat


"Yasudah hayu kita kembali kemeja makan"


Ujar Oppa Wiranto kepada Rangga, Oppa yang berjalan beriringan ke meja makan.


Oppa berhasil meyakinkan Alfian untuk tidak pulang ke Jakarta besok hari dengan alasan akan ada pesta dikediaman Wiranto.


Orang banyak duit ngadain pesta dadakan mah gampang, Seperti Pak Wiranto ini salah satunya. Rangga bahagia karena Pak Wiranto telah menuruti permintaan Rangga.


****



Anggap Saja ini Rangga dan Syakila yaaa sobat halu.


Rangga san Syakila menghabiskan waktu bersama karena mereka sudah tahu mereka akan berpisah karena jarak.


"Kok kamu nangis si" Rangga bertanya kepada Syakila


"aku sedih kak, nanti aku gak bisa ketemu sama kakak lagi hiks hiksss hikssss"


"sudah jangan sedih kalo kamu kangen nanti aku bisa main kerumahmu, dan kamu bisa main kerumahku" Ucap Rangga


"Hikkkk hiksss hiksss tetep aja aku sedih" Ucap Syakila


" Sudah jangan sedih besok kan akan ada pesta, dan kamu masih tetap disini sama aku, jadi kamu jangan nangis ya"


"Tetep sedih" Syakila yang terus menangis sampai ia dirinya puas.


Batin Ranggapun sangat sedih tetapi Rangga tahu diri laki-laki harus kuat tidak boleh menangis.


****


Pestanya diadakan dihalamar rumah milik Wiranto Evron.




Wajah cantik Syakila dan Wajah tampan Rangga dipuji oleh semua tamu undangan yang datang bahkan banyak yang mendoakan gar Rangga dan Syakila kelak berjodoh.


Semua sangat menikmati pesta yang dibuat oleh Wirato Evron.


Alfian melihat notif yang masuk di handphonenya, ia dibuat terkejut oleh notif berita yang masuk pasalnya jalan menuju Jakarta ditutup karena ada kecelakaan beruntun dan banyak menelan korban jiwa.


"Ada apa dengan anak itu?, kenapa perkataan bocah itu benar?, Syukurlah jika ku tetap kekeh untuk pulang sekarang ke Jakarta bisa-bisa tidak menutup kemungkinan kami menjadi korban" Batin Alfian yang masuh bertanya-tanya


"Tuh anak apa punya kemampuan?" Batin Alfian


Alfian menepiskan fikirannya yang semakin ngelantur itu dan tetap fokus menikmati pesta.


"Sayang" Ucap Sarah


"Ia sayang" Alfian memeluk Sarah dan mencium kening Sarah


"Sayang Alhamdulillah ya kita hari ini tidak jadi pulang" ucap Sarah


"Kamu sudah baca berita?" tanya Alfian


"Sudah sayang, untung Pak Wiranto melarang kita pulang sayang" Ucap Sarah


"Ia sayang"


Alfian yang kembali memikirkan perkataan Rangga kemarin diruang olahraga.


Seketika Rangga lewat dihadapannya dan mata Rangga bertatapan dengan mata Alfian, Alfian dibuat merinding oleh bocah itu.


****


Salah satu pelayan lengkap dengan jas hitam yang digunkannya sebagai kostum Bodyguard keluarga Dirgantara, Rangga memintanya untuk main petak umpet dan kejar-kejaran diarea Pesta.


Seketikaaaa


Brekkkkkkkkkkkk


Hayooo suara apa???


Celana Bodyguard itu sobek diarea Pantat


Semua yang menyaksikan tidak tahan menahan tawa.


Bodyguard Rangga sontak menutupi celana bolongnya dengan menggunakan kedua tangannya. Karena merasa malu ia segera pergi menjauh dari pengunjung yang saat ini fokus menatap kearahnya dan juga Tuan Tampannya.


"Ah sial kenapa harus pakai celana yang ini sih" Batinnya


"Hahahahahahaha" Rangga tertawa puas


"Kasian tau kak" Ucap Syakila


"Kamu gimana si Kila, giliran aku yang kena musibah kamu ketawa, giliran orang itu kamu malah tidak mentertawakannya, Tamu-tamu yang lain saja pada gak kuat nahan tawa" Ucap Rangga dengan ketus


"Ya kan lagi rame kak"


Rangga hanya diam tidak menjawab ocehan Syakila


"ihhh kak Rangga ngambek ya" Ledek Syakila


"Tidak" Jawaban datar rangga dengan muka tanpa ekspresi.


Wajar ya namanya juga anak-anak pasti sering bertengkar dan tidak lama main berbararengan lagi, sungguh bahagia menjadi anak-anak, yuk aa, teteh, ibu, bapak kita balik lagi kemasa anak-anak hihihi


****