
Ketika orang dewasa sibuk saling tegur sapa dan bercerita. Rangga dan Syakila tidak ingin kalah dengan urusan orang dewasa.
Rangga dan Syakila berbincang-bincang bersama.
"Kak Rangga nginep kan hari ini dirumah aku? ya kan Kak?????" tanya Syakila berharap Rangga dan Oppa akan menginap dirumah Syakila.
"Aku enggak tau Kila, aku ngikut oppaku saja!" jawab Rangga sambil tersenyum.
"Hemmmmm padahal aku mau ngajak kakak main camping-campingan lagi, kakak kan sudah janji katanya mau camping bareng aku" Ucap melas Syakila, hati Syakila sangat berharap agar Oppa dan Rangga menginap di Jakarta.
"Kamu main atuh ke Bandung, sebentar lagi kan liburan sekolah" Ucap Rangga dengan penuh harap.
"Nanti deh aku bilang sama Ayah Bunda, tapi kalo aku enggak kesana, kakak liburan dirumah aku yaaaa kak, pleaseeeee" Pinta Syakila yang sangat menggemaskan
"Semua keputusan ada ditangan orang dewasa Kila, aku gak bisa jawab apa-apa" Ucap Rangga
"Kak Rangga disekolah pasti banyak cewek ya yang deketin ka Rangga?" tanya Syakila dengan sangat penasaran
"Banyak, emang kenapa?" jawab Rangga dengan polosnya
"Hemmmm" Muka Syakila langsung badmood
Rangga bisa merasakan kebadmoodan Syakila. Rangga langsung mengalihkan pembicaraan dan mengajak Syakila untuk berkeliling.
"Sudah yukkk kita keliling-keliling saja, kita cari cemilan-cemilan" Bujuk Rangga sambil menarik tangan Syakila.
"Ayoook" jawab Syakila dengan sangat antusias, seketika kebadmoodan Syakila berubah menjadi goodmood.
Rangga dan Syakila mengelilingi tempat acara dipesta Om Pram dan Tante Elena, dengan mencicipi berbagaimacam cemilan yang telah disiapkan diacara pernikahan Pram dan Elena.
Rangga sangat bahagia bisa bertemu dengan adik manisnya, begitupun dengan Syakila, Syakila merasa sangat bahagia bisa menikmati waktu bersama dengan kakak gantengnya.
Kini Rangga mulai melupakan gambaran yang telah mengganggu fikirannya mengenai Opa kandung Syakila yang telah lama menghilang.
"Aku tidak pernah menyangka bisa menikah denganmu" Ucap Pram sambil mendekatkan hidungnya dengan hidung sang istri.
"Aku juga tidak pernah menyangka bisa jadi istri dari atasanku sendiri" Elena menjawab dengan memberikan senyuman yang sangat manis
"I love you too Pram" Jawab Elena dengan tersenyum, Elena merasa bahagia bisa bersanding dengan dirinya.
Tiba-tiba Dimas dan Tara datang mengganggu pasangan yang baru halal beberapa jam yang lalu.
"Ekhemmm-ekhemmmm ehhh Dim" Ucap Tara sambil merangkul bahu Dimas.
"Iaaa Tar" jawabnya sambil senyum-senyum, pembahasan mereka sangat kencang sehingga Pram dan Elena bisa mendengar
"Gw yakin ni malam ini ada yang langsung belah duren wkwkwkwkwkwk" Ucap Tara sambil cengengesan.
"Ia Tar pastii whahahahahha" Jawab Dimas sambil tertawa-tawa sangat bahagia menyindir teman yang sudah seperti saudara bagi dirinya.
Pram langsung menggubris ledekan kedua temannya itu yang benar-benar terdengar ditelinganya.
"Heyyy kalian kalo mau nyindir langsung saja sini, iri ya kalian?" Ucap Pram dengan nada angkuhnya
"Iiih kau dengan tidak Tar seperti ada yang ngomong" Ucap Dimas sambil cengengesan
"Ia ihhhh siapa tu ya yang ngomong, kayaknya yang mau cepet-cepet malam pertama wkwkwkwkwk" Jawab Tara sambil tertawa-tawa sangat bahagia.
Tara dan Dimas menghampiri Elena dan Pram
"Hay Elena" sapa Dimas
"Hay juga Pak Dimas" Jawab Elena sambil tersenyum
"Hati-hati Pram kasar mainnya hahahahahaha" Ucap Dimas sambil tertawa dan menutup mulutnya menggunakan kedua tangannya.
Pram dan Tara mereka berdua tertawa bersama. Pram sangat kesal kepada kedua sahabatnya itu karena selalu saja mengganggu Pram dan juga Elena.
"Jangan didengerin sayang, orang berdua itu otaknya udah geser" Ucap Pram kepada Elena dan Elena mengangguk
"Anjayyyyy Tar mereka sekarang udah sayang-sayangan wkwkwkwkwkkwkwkw, kali ini gw perdana banget denger Pram manggil sayang ke cewek hahahahaha" Tawa Tara sangat pecah begitupun dengan Dimas.
Pram langsung merasa malu karena memang benar ini kali pertama Pram berani bilang sayang ke Elena. Elena hanya menunduk karena malu diledek oleh Dimas dan juga Tara.
hay reader semoga kalian yang belum menikah disegerakan yaaaa menuju pelaminan menyusul Elena dan juga Pram.
****