"Take Care Of You"

"Take Care Of You"
MOST GROUP



Perusahaan MOST GROUP yang bergerak dibidang Server, IT, Otomotif, periklanan dan fashion.


Perusahan yang sangat terkenal dikalangan mancanegara


Disebut ruangan tampak Dimas duduk dimeja kebesarannya sebagai pemimpin menggantikan Alfian Dirgantara yang sedang mengurus bisnisnya di Belanda.


"Wahhhh gila ni gak ada si cebong-cebong acara club gw batal terus" Ucap Dimas sambil terus mengerjakan kerjaannya.


Tok Tok Tok seseorang mengetuk pintu ruangan Dimas


" masuk"


"Permisi pak, saya ingin menyerahkan berkas-berkas yang harus bapak tanda tangan" Ucap Elena


"Haduhhh Elena sebanyak itu?" Ucap Dimas sambil melihat lembaran yang sangat tebal


"Iya pak berkas-berkas ini harus segera diseberkan kemasing-masing devisi untuk dikerjakan" Ucap Elena


"Elena pakai cap sajalah kau bantu saya" Ucap Dimas


"Tidak bisa pak" ucap Elena


"Astaga tugas saya saja ini belum kelar, baiklah taru saja berkas itu d meja, 1 jam lagi bisa kau ambil kembali" ucap Dimas


"Baik Pak" jawab Elena sambil keluar meninggalkan ruangan Dimas


Handphone Dimas tak henti-henti mendapat panggilan masuk dari kekasih-kekasihnya.


Ya kekasih Dimas sangat banyak, Dimas hanya menganggap mereka sebagai mainnya saja.


Tok tok tok suara orang kembali mengetuk pintu


"Masuk" ucap Dimas


"Pak segera bereskan tanda tangan itu dan bapak harus secepatnya menghadiri rapat diperusahaan Indostart untuk membahas iklan yang akan dibuat" Ucap Elena


"Astagaaaa Elena, bisakah kau yang mewakilkanku, saya harus menyelesaikan pekerjaan ini jauh lebih penting" ucap Dimas


"Baik pak" jawab Elena


"Ku percayakan semuanya padamu El, Terimakasih" Ucap Dimas


"Ia pak" Elena langsung meninggalkan ruangan Dimas


Dimas kembali mengerjakan pekerjaannya untuk segera diserahkan kepada salah satu perusahaan ternama dibidang Fashion Tekstil yang tak lain itu ilah perusahaan milik Pak Wiranto Evron.


****


Kini Rangga nampak diam saja tidak ingin berbicara terutama kepada Oppanya, Rangga masih kesal Oppanya telah membentak Rangga dihadapan banyak orang.


"Rangga" Ucap Pak Wiranto dengan sangat lembut memanggil Rangga yang dari tadi hanya diam saja diperjalanan pulang dari sekolah


"Ngga kamu marah sama Oppa?" Pak Wiranto kembali bertanya kepada Rangga.


"Rangga jawab Oppa" Ucap Pak Wiranto tapi dengan intonasi nada yang sangat lembut


Rangga masih enggan menjawab pertanyaan Oppanya, ia masih sangat malas untuk berbicara dengan siapapun. Rangga sangat kesal karena Oppa yang sangat ia sayang sempat tidak mempercayai dirinya.


"Maaf Pak, besok kita ada pertemuan dibekasi untuk membicarakan kerjasama kita dengan perusahaan MOST GROUP, bagaimana pak?" Ucap Pak Budi selaku asisten Pak Wiranto


"Bukannya Alfian dan Pram sedang tidak ada di Indonesia?" ucap Pak Wiranto bertanya kepada asistennya


"Ia Pak perusahaan MOST yang dijakarta sementara sipimpin oleh Dimas selaku orang kepercayaan Pak Alfian" Ucap Budi


"Oh Dimas iya saya kenal dengan dia, Alfian, Dimas dan Pram memang benar-benar anak muda yang sangat terkenal dikalangan pembisnis" Ucap Pak Wiranto


"Ia Pak" jawab Budi


"Rangga" Pak Wiranto kembali memanggil cucunya, namun Rangga masih tidak Menjawab.


"Budi kita mampir dulu di Mall XXX" pinta Pak Wiranto


"Oke baik Pak" jawab Budi langsung menancap kemudi mobilnya menuju tempat yang dimaksud Pak Wiranto.


****


Sesampainya di Mall, Pak Wiranto mengajak Rangga menuju sebuah toko leptop dan Pak Wiranto membelikan Leptop dengan kapasitas yang sangat terbaik untuk membuat design dan film dan itu yang sangat diinginkan oleh Rangga.


"Itu buat siapa?" tanya Rangga dengan polos


"Untuk cucuku" Jawab Pak Wiranto.


Didalam hati rangga rasanya ia merasa bahagia sekali namun ia masih gengsi untuk mengucapkan Terimakasih.


"Kau tak mau?" tanya Pak Wiranto


"enggak" jawab Rangga


"Baiklah Oppa tetap akan beli dan menaru ini dikamarmu, terserah kamu mau pake atau tidak" Ucap Pak Wiranto.


Setelah proses transaksi pembayaran, Oppa dan Rangga makan disalah satu lestoran korea untuk mengisi perutnya.


****