
Sudah hampir dua bulan media dibanjiri berita pemilik MOST GROUP yang tidak kunjung menemukan titik cerah sehingga membuat media menerka nerka dan banyak kesimpulan yang dibuat oleh para netizen yang simpang siur pro dan kontra menyikapi tragedi hilangnya jenazah pengusaha muda.
Kini perusahan MOST GROUP tetap berada diposisi stabil, Sarah mulai melanjutkan kehidupannya, hampir setiap hari kini Sarah Winata datang keperusahaan untuk menggantikan Alfian Dirgantara suaminya yang telah tewas diterkam pisau diperutnya oleh orang yang tidak dikenal.
Dimas, Elena dan Pram benar-benar sangat membantu Sarah Winata didunia bisnis yang digeluti perusahaan MOST GROUP dan Sarah Winata tampak cepat menyerap ajaran yang diberikan oleh Dimas, Elena dan Pram.
Sesekali Mami Elsa turun andil untuk membantu perusahan MOST GROUP untuk tetap jaya dan tidak jatuh, kini Mami Elsa sering bulak balik Belanda-Jakarta untuk menangani urusan bisnis semua ia lakukan demi kedua cucunya agar tetap menikmati kehidupan yang layak.
"Aku sudah mulai pasrah dengan kasus ini El" Ucap Sarah curhat mengenai perasaannya
"Iya Mba Sarah harus tetap semangat ya Mbaa" Jawab Elena yang kini sedang duduk berhadapan dimeja kerja Sarah.
"Ia Terimakasih ya Elena sudah mau membantuku" Ucap Sarah berterimakasih karena Elena selalu mensuport Sarah untuk semangat mengelola bisnis suaminya.
"Sama-sama mba, oia Mba nanti malam acara 40 harian anak Clara" Ucap Elena
"Ia setelah pulang kantor kita berangkat bareng ya El"
"Oke siap Mba"
Kini Elena dan Sarah kembali membahas pekerjaan yang sedang mereka kerjakan bersama.
Alhamdulillah ya reader Elena bisa tetap tegar dan tetap semangat melanjutkan hidupnya. 1 bulan Elena benar-benar berusaha untuk memlulihkan dirinya untuk kembali bangkit menata kehidupan Sarah tanpa ditemani oleh sosok laki-laki yang selalu membuatnya bahagia tanpa kekurangan apapun selama menjadi istri Alfian Dirgantara.
Syakila sudah menjalani aktifitasnya sebagai siswi disalah satu sekolah elit di Jakarta, banyak teman-teman yang memberikan support agar Syakila tidak merasa sedih terutama Andre dan Gita mereka berdua selalu menemani Syakila disekolah.
"Kantin yu Kil" Bujuk Gita sambil menarik tangan Syakila yang masih duduk dibangkunya
Andre sudah menunggu Gita dan Kila didepan pintu kelas sambil teriak "hayooooo gais" Teriak Andre yang tak henti-henti terdengar oleh kedua terilanh Gita dan Syakila
Wajah Syakila benar-benar berada di Mood yang tidak baik sepertinya kini ia merindukan sosok Alfian Dirgantara yang tak lain ialah sosok Ayah yang sangat spesial dihatinya.
"Ahhh sudah kalian saja ya, aku tidak lapar" Ujar Syakila menolak ajakan Gita dan Andre
"Ah Yaudah kalo kamu tidak mau aku tidak akan kekantin" Jawab Gita sambil manyun dan kembali duduk dibangkunya begitupun dengan Andre yang melakukan hal sama seperti yang dilakukan oleh Gita.
"Tapi kan kamu belum sarapan Git, sudah sana Andre kamu ajak Gita sarapan yaaa" Bujuk Syakila yang masih duduk dibangkunya sambil melirik kearah kedua sahabatnya
"Gak mau ah aku gak mau makan kalo kamu juga gak makan" Ucap Gita sambil kembali membuka buku pelajarannya
"Gitaaaa, nanti kamu sakit" Ucap Syakila sangat khawatir kepada sahabatnya itu
"Biarin aja kamu juga tidak makan" Jawab Gita sambil tetap pandangannya hanya fokus kepada buku pelajaran yang sama sekali tidak dibaca olehnya.
"Hemmmmmmmmmmmm" Syakila menarik nafas dengan sangat kasar.
Sontak Andre dan Gita yang mendengar nampak bahagia karena Syakila akhirnya setuju untuk makan dikantin sekolahnya.
Kini mereka bertiga melangkahkan kaki menuju kantin sekolah untuk memesan makanan.
"Ehhhh Syakila, Gita dan Andre mau pesan apa naaa?" Tanya ibu kantin
"Bu Andre pesan Spageti yang pedas ya bu" Seraya Andre mengucapkan apa yang ia pesan
"Oke siappp, neng eneng yang cantik mau pesan apa sayang?" Tanya Bu Lasmi
"Aku pesan Nasi Ayam + es alpukat ya bu" Ucap gita
"Oooh iya buuu Andre minumnya mau jus jeruk saja" Ucap Andre
"Okee siap, neng Kila pesan apa?" Tanya Bu Lasmi sambil pandangannya mengarah kepada Syakila
"Emmmm" Syakila masih tampak melihat list menu "aku pesan Kentang goreng dan jus jaruk saja bu" Akhirnya Syakila memesan makanan
"Oke baik tunggu sebentar yaaa" Ucap Bu Lasmi
"Okkkkeeeee bu" Jawab Andre, Gita dan juga Syakila.
Tiba-tiba ada seseorang anak laki-laki yang menatap kearah Gita, Andre dan Syakila dan ternyata anak laki-laki tersebut terus memandang Syakila Ananthasya Dirgantara.
Gita merasa bahwa anak laki-laki itu sudah dari tadi memperhatikan kearah Syakila.
"Kil" Gita berusaha memanggil Syakila namun tidak dengan suara yang keras
"Hemmm" Jawab Syakila yang singkat sambil mengaduk-ngaduk kentang goreng yang ia pesan dengan garpu dan tidak sama sekali dimakan oleh Syakila
"Ehhh ada cowok dari tadi merhatiin kamu terus" Ucap Gita
Syakila tidak memperdulikannya "ah biarin saja" Jawab Syakila benar-benar sangat acuh, coba saja jika yang memperhatikannya Rangga atau Brayen mungkin Syakila akan bersemangat.
"Manaaaa-manaaa cowoknya" Ucap Andre sangat kepooo dan kini pandangan Andre tertuju pada laki-laki yang sampai sekarang masih memperhatikan Syakila.
"Oooooh itu kan anak kelas 4 itu kan Athala artis cilik kannn, gw suka liat wajahnya tu di TV" Ucap Andre sambil melanjutkan aktifitas makannya
"Iyaaa ganteng deh hehehhe" Ucap Gita namun hanya sebatas ngomong ganteng saja, Gita langsung kembali menyantap makanannya sebelum jam istirahat habis.
Syakila tidak perduli mengenai ucapan Andre dan Gita, Syakila hanya fokus dengan imajinasinya sendiri, jika Syakila merasa sedih ia selalu mengingat kejadian lucu ketika ia sedang bersama dengan Rangga, itulah yang menjadi obat bagi Syakila untuk mengembalikan GoodMood nya.
****