
"Hay Cantik" Ucap Alfian
"Hay juga Ganteng" jawab Sarah
"Aku kangen sekali sama kamu" Alfian sambil berlari dan mencium Sarah
"Aku enggak" jawab sarah dengan ekspresi datar
"Wahhhh kamu tidak kangen kepada ku?"
"Ia" jawab singkat Sarah
"Baiklah aku akan pergi lagi" Ucap Alfian sambil berjalan keluar kearah pintu
"Ia kangen maksud aku sayang, uuuuuh Ayah baperan ya sekarang" ledek Sarah
"Ihhhh Bunda jahil yaaaa" jawab Alfian
"Ketularan kamu kan" Ucap Sarah
"Sayang duhhh jadi tegang ini saat melihat kecantikan kamu"
"Apanya yang tegang sayang?" Sarah yang bertanya dengan raut polos dan bingung
"Yang mana lagi sayang" ucap Alfian sambil menunjuk kearah kejantanannya
"Dasar mesum" Ucap Sarah sambil memanyunkan bibirnya
Alfian yang sangat gemas olah tingkah laku istrinya langsung mencium bibir Sarah dengan penuh kelembutan dan Sarah membalasnya dengan sangat lembut, dan akhirnya terjadi ciuman panas disiang hari.
"I love you sayang"
"I love you too Sayang" jawab Sarah
"Hayuu sayang aku ingin itu" ucap Alfian sambil melirik kearah kewanitaan Sarah
"Dasar mesum" ucap Sarah
"Kan mesum juga kamu suka, lagian sama istri sendiri kok" Ucap Alfian
"Enggak boleh harus puasa selama 40 hari karena aku lagi masa nifas" jawab Sarah
Alfian yang langsung merengut karena keinginannya tak tersalurkan.
"Maaf sayang, kamu harus mengerti" Ucap Sarah
"Wahhh sayang ini terlalu lama aku puasanya lebih parah dari menunggu kamu selesai haid" ucap Alfian dengan raut muka yang sangat melas semelasnya membuat Sarah menjadi gemes atas tingkah laku suaminya.
Halaman belakang rumah Pak Wiranto
"Siappp Mang Asep?" Ucap Rangga
"Siap den"teriak Mang asep
Rangga dan Mang Asep menggoes sepedah berusaha Menjadi sang juara, Syakila yang meneriaki nama Rangga dengan sangat antusis, Sudah jelas Syakila mendukung Rangga sebagai juaranya dan sepedah yang dipakai oleh Mang Asep ban depan dan belakang kempes sehingga kini Rangga yang memimpin diarea paling depan, Rangga terus memperhatikan Syakila.
"Akuuuu pastiiii menang" teriak Rangga
dengan penuh percaya diri
"Den curang" Teriak Mang Asep
"Tidak ada alasan" teriak Rangga
Mata Rangga terfokus kearah Syakila sambil senyum-senyum dan berteriak
"Aku tidak akan mengecewakanmu, aku pasti menang Syakila" Teriak Rangga sambil senyum memandang Syakila
Brugggggggg
Seorang anak kecil yang sangat tampan sedang mengendarai sepeda dengan penuh rasa percaya diri tiba-tiba sepedanya keluar dari jalur dan langsung terbang nungsup kelumpur kotakan sawah yang saat ini sedang berisikan lumpur yang sangat sempurna sehingga membuat sepeda Rangga dan orangnya full terkena lumpur yang membandel seluruh badan.
Anggap saja kejadian yang menimpa Rangga seperti foto diatas ya..
"Whahahahahahahahhhhhahahahahahahaha kak Rangga kau lucu sekali"
Ternyata Oppa menyaksikan kejadian itu dan mendokumentasikannya
"Hahahahahahhahahahhahahahahaaaa" Oppa yang melihatpun tertawa tak henti-henti melihat cucunya penuh dengan lumpur.
"Akhhh sial kan jadi malu, memang aku bersyukur karena tidak sakit, tapi maluuuu sekali, Akhhhhhhhh" Batin Rangga sambil mengacak-ngacak rambutnya yang memang sudah dekil dengan lumpur yang sangat lengket dan menggumpal.
"Ekspresimu nakkkk, hahahahahahhaha" Teriak Oppa
"Aseppp segera bantu Rangga" Pak Wiranto menyuruh Asep mengangkat sepedah Rangga dan juga Rangga yang sulit keluar dari lumpur itu karena sangat lengket untuk rangga keluar dari lumpur itu.
Asep langsung membantu Rangga keluar dari lumpur itu
"Kak, kakak tidak apa-apakan kak?" Ucap Syakila sambil menahan tawa
"Ada-ada saja kau ini Rangga" Ucap Oppa Wiranto
Rangga yang tidak bisa berkata apa-apa karena tidak berani berbicara lumpur dimukanya begitu menempel sempurna sehingga Rangga tidak berani membuka mulutnya untuk berbicara karena takut masuk kedalam mulut yang selalu Rangga jaga kebersihannya.
"Sial sekali nasipku akkkkkkkkkkkk" Gerutu dalam batin Rangga
****
Halaman depan rumah
Rangga membersihkan dirinya dibantu oleh Oleh Mang asep, Mang asep menyemprotkan Air dengan menggunakan selang kearah Rangga
"Kak bagaimana rasanya lumpur?" ledek Syakila
"Diam kamu Kila" Bentak Rangga
"Enak enggak kak?" Kila bertanya dengan polosnya kepada Rangga
"Kamu harus coba Kila, itu sangat enak" ucap Rangga
Setelah dirasa semua lumpur telah terlepas dari tubuh ganteng milik Rangga, Rangga langsung berlari kedalam rumah untuk mandi.
"Oppa" panggil Syakila
"Ia ada apa nak?" jawab Pak Wiranto
"Oppa aku mau foto kak Rangga saat dia terkena ee kucing sama lumpur Opa" ucap Syakila
"Ia nanti Oppa kirimkan kenomor Bundamu ya" ucap Pak Wiranto
"Oke makasih Oppa" jawab Syakila
Oppa Wiranto dan Syakila tertawa bersamaan membayangkan kejadian yang menimpa Rangga.
"Anak itu biasanya sangat hati-hati sekali, tapi kenapa sekarang dia bersikap sangat konyol, hahahahahaha, tapi saya suka wkwkwkwkwkwkwk" Batin Oppa Wiranto.
"Yuk nak Kila masuk kerumah sudah siang" Bujuk Oppa Wiranto
"Iya Oppa" Jawab Sakila dengan sopan.
****