"Take Care Of You"

"Take Care Of You"
Rangga Mimpi?



Suasana kamar anak laki-laki yang sangat tampan cucu dari Wiranto Evron, terlihat Rangga yang masih terjaga dalam tidurnya dan tidak terasa kini waktunya Rangga untuk bangun dan bersiap-siap pergi kesekolah.



"Rangga hayuuu bangun naaa cepat mandi dan jangan lupa sholat" Ucap Opa Wiranto sambil berdiri dipintu kamar Rangga


"Hemmmm ia Oppa sebentar lagi" Jawab Rangga sambil tersenyum


"Ia cepatlah mandi oppa tunggu dibawah" Ucap Oppa sambil menutup kembali pintu kamar Rangga.


Rangga masih berbaring ditempat tidurnya dan Rangga tampak memikirkan mengenai mimpinya semalam


"Hemmm kenapa aku selalu mimpi wajah bapak itu yaaa???, ada apa ini yaaaa?, ini bukan kali pertama aku mimpi wajah bapak itu, tapiiiii aku seperti pernahhh lihat, tapi dimanaaaa yaaaa???" Ucap Rangga sambil terus mengingat-ngingat seseorang yang selalu hadir dimimpinya


Kini Rangga mulai beranjak dari tempat tidurnya dan Rangga mulai masuk kedalam kamar mandi.


Setelah Rangga selesai mandi ia memakai baju dan langsung melaksanakan shalat subuh, setelah ia selesai ia merapihkan barang-barang yang harus dibawa kesekolah.


"Sudahhh semua waktunya turun kebawah" Ucap Rangga sambil memakai tas dan bergegas turun kebawah untuk sarapan bersama dengan Oppa


"Heyyyy Ngga" Ucap Oppa yang sudah duduk dimeja makan


"Heyyy oppa" Ucap Rangga sambil duduk dialah satu kursi.


"Hayuuu makan bareng" Ucap Oppa Wiranto


"Ia Oppa"


Kini Rangga dan Oppa sarapan bersama, sarapan bersama adalah sebuah rutinitas setiap hari yang dilakukan oleh Rangga dan Oppa apabila Oppa Wiranto tidak pergi keluar kota untuk acara bisnis.


"Ngga Oppa habis mengantar kamu kesekolah nanti Oppa langsung berangkat ke bekasi ya ngga" Ucap Oppa Wiranto


"Iaa Oppa, Oppa dan Om Budi hati-hati ya" Ucap Rangga sambil melanjutkan sarapannya


"Iaaa sayang, kamu juga hati-hati nanti mang asep yang jemput kamu" Ucap Pak Wiranto


"Okey Oppa" Jawab Rangga


"Kau sudah tidak pernah bermimpi hal yang aneh lagi?" Tanya Oppa Wiranto


"Ada si Oppa !" Jawab Rangga


"Mimpi apa?" Tanya pak Wiranto dengan sangat penasaran


"Rangga lupa pernah lihat orang itu dimana, tapi orang itu selalu hadir dimimpi Rangga" Ucap Rangga


'Siapa?" tanya Pak Wiranto


"Siapaaa??"


"Gak tau dibilang aku lupa" Jawab Rangga


"Kamu bisa lupa juga ya ngga???" Ucap Pak Wiranto


"Ya Rangga juga manusia Oppa bukan malaikat" Jawab Rangga


"Oppa penasaran sama cerita Syakila yang membuat bangku-bangku dan meja melayang itu kamu yaaa?" Tanya Pak Wiranto


"Hemm" Jawab Rangga sangat singkat Sambil meminum susu yang telah tersedia dimeja makan


"Kokkk bisa ngga??, Oppa baru tahu loh itu?" Ucap Oppa Wiranto


Seketika minuman Pak Wiranto melayang diudara lalu beberapa buah-buahanpun ikut melayang kini diruang makan tidak ada siapa-siapa hanya Rangga dan Oppa


"Ngggaaaaaaaa" Ucap Pak Wiranto yang sangat terheran-heran tidak menyangka


"Hemmm" Jawab Rangga


"Kokkkk bisa nggaa, sudah-sudah kau turunkanlah itu sebelum ada orang yang melihat" Pinta Pak Wiranto kepada Rangga


Rangga langsung mengembalikan buah-buahan beserta minum Oppanya kembali ketempat semula hanya dengan menggunakan tatapan mata Rangga.


Pak Wiranto benar-benar dibuat syok oleh kelebihan yang dimiliki cucunya.


"Kau tau boleh melakukan itu kesembarang orang ngga, wajar saja para penjahat itu berlarian, sekarang Oppa paham" Ucap Oppa Wiranto


"Rangga juga baru menyadari bahwa Rangga mempunyai kemampuan itu pada saat 2 minggu yang lalu" Ucap Rangga


"Tetep kau harus berhati-hati ngga, Oppa tidak ingin ada orang yang mencelakaimu" Ucap Oppa Wiranto


"Ia oppa" Jawab Rangga


"Yasudah hayu berangkat kesekolah" Ucap Pak Wiranto sambil bergegas dari tempat duduknya untuk berdiri begitupun dengan Rangga.


Kini Pak Wiranto dan Rangga mulai berjalan keluar rumah dan ternyata telah ada pak Budi yang sudah siap untuk mengantar Rangga dan Pak Wiranto.


"Selamat pagi pak, selamat pagi na Rangga" Sapa pak Budi


"Selamat pagi Pak Budi" Jawab Pak Wiranto


"Selamat pagi juga om" jawab Rangga


Kini Pak Budi, Pak Wiranto dan juga Rangga masuk kedalam mobil dan bergegas pergi untuk mengantar Rangga terlebih dahulu sebelum Pak Budi dan Pak Wiranto berangkat ke Bekasi untuk menyelesaikan tugas bisnisnya yang sudah tertunda selama 1 minggu.