
...🍃Happy Reading 🍃...
Pagi harinya, Ayana sedang sibuk di dapur. Wanita itu membuat sarapan simpel karena harus segera ke toko miliknya. Hari ini ada pesanan wedding cake, dan kuenya akan diambil sore nanti.
"Sarapannya udah siap" ucap Ayana memberitahukan semua orang yang sedang berkumpul di ruang tengah.
Semuanya bergerak ke meja makan. Sementara Ayana membagi piring.
"Maaf ya, Ayana masak nasi goreng. Soalnya Ayana ada pesanan wedding cake" jelas Ayana.
"Tidak masala, Nak" balas Papa Hartono.
Mereka lalu menikmati nasi goreng buatan Ayana. Gama sesekali melirik Ayana berharap wanita itu membalas lirikannya. Namun sayangnya Ayana tidak pernah melirik pria itu.
'Apa dia lupa jika semalam dia telah memberikan aku kesempatan ?' batin Gama.
Omah yang tahu kegelisahan hati Gama merasa sedikit kasihan.
"Perasaan semalam udah dikasih kesempatan kenapa paginya dicuekin lagi ?" sindir Omah.
Uhuk... Uhuk... Ayana dan Gama kompak mengambil air di dekat mereka setelah berhasil tersedak makanan.
"Kalian ini kompak sekali. Sepertinya kalian memang berjodoh" goda Omah.
Seketika wajah Ayana bersemu merah saat mendengar godaan sang Omah. Padahal ia sudah berusaha untuk tidak melirik Gama karena masih malu dengan kejadian semalam, sang Omah malah menggodanya.
Papa Hartono dan Mama Lisa saling melirik, sepertinya mereka bisa menangkap arah ucapan sang Ibu.
"Apa ada kabar gembira yang tidak kita ketahui ?" tanya Papa Hartono.
"Tanpa Ibu beritahu kalian juga pasti sudah tahu" jawab Omah.
Ayana yang merasa suasana mulai tidak mengenakkan untuknya memilih mengakhiri sarapan paginya.
"A-Ayana sudah kenyang" ucapnya segera pergi dengan langkah kaki yang panjang.
Kini tinggal Gama yang harus menahan malu karena kedua orang tua Ayana menatapnya.
🍃
Di tempat yang berbeda, tepatnya di rumah Fabio. Mereka menikmati sarapan pagi dengan suara hening. Hanya ada suara sendok dan garpu yang sedang beradu di atas piring.
Ibu Shita dan Ayah Sandy saling melirik. Mereka merasakan perubahan sikap putranya, semenjak tadi malam. Tapi mereka tidak mau bertanya karena tahu jika putranya sedang ada masalah pasti tidak suka bila ditanya.
Selepas sarapan, Fabio pamit ingin berangkat kerja. Tak lupa Fabio mencium punggung tangan orang tuanya.
"Bio, nanti siang kami bisa tidak menjemput sepupu kamu di bandara ?" tanya Ayah Sandy.
"Siapa Yah ?" tanya Fabio.
"Aaron" jawab sang Ayah, "dia adalah sepupu kamu dari Tante Sri. Kamu masih ingatkan mereka ?" tanya Papa Hartono.
Fabio mencoba mengingat-ingat siapa mereka. Tak lama ia mengangguk.
"Tante Sri itu istri dari sepupu Ayah yang udah meninggal kan ?" tanya Fabio.
"Iya, nanti anaknya datang kesini bersama dengan istrinya" jawab Ayah Sandy.
"Baiklah, nanti Ayah kirim nomor teleponnya supaya Fabio bisa menghubunginya !"
Setelah itu Fabio berangkat kerja. Sesampainya di kantor, Fabio menatap tumpukan dokumen di atas mejanya. Hari ini ia tidak bersembunyi untuk bekerja. Ia merasakan jika sesuatu sedang mengusik hati dan pikirannya.
Namun Fabio memaksakan diri untuk mengerjakan beberapa pekerjaannya walaupun moodnya sedang dalam keadaan buruk.
Tak lama, waktu istirahat pun tiba. Fabio mendapatkan panggilan masuk dari nomor yang tidak dikenal. Ia menebak jika mungkin itu adalah nomor sepupunya. Akhirnya ia menjawab panggilan masuk itu.
"Halo" sapanya.
📞"Halo Fabio, ini aku Aaron. Apakah kamu masih sibuk ?" tanya pria di seberang sana.
"Tidak, sekarang kan waktunya istirahat. Apa kamu sudah tiba ?"
"Baiklah"
Fabio menyudahi panggilan mereka. Pria itu bergegas meninggalkan perusahaan dan menuju bandara. Tak lama kemudian pria itu tiba di tempat tujuan. Fabio mencoba menghubungi nomor sepupunya itu.
"Halo, kamu dimana ?" tanya Fabio setelah panggilan terhubung.
📞"Aku masih berada di dekat pintu keluar" jawab Aaron.
Fabio mencoba mencari keberadaan sepupunya, setelah ia melihat Aaron, Fabio segera mematikan sambungan telponnya.
Fabio berjalan menghampiri sepupunya. Ia tidak mengenali Aaron karena mereka sudah lama tidak bertemu. Jika saja pria itu tidak melambaikan tangan Fabio pasti sulit menemukan pria itu.
"Apa kabar sepupu ?" tanya Aaron sambil menjabat tangan Fabio.
"Kabarku baik. Lama tidak bertemu" balas Fabio hangat.
"Iya, kita sangat lama tidak bertemu. Aku bahkan tidak mengenalimu"
"Sama saja, aku pun tidak mengenalimu tadi"
Mereka terkekeh karena sama-sama lupa dengan sepupu sendiri. Seorang wanita cantik hanya menatap interaksi kedua pria itu.
Aaron yang sadar jika dirinya telah melupakan istrinya segera memperkenalkan sang istri pada Fabio.
"Ini istriku, namanya Dira"
Fabio mengalihkan atensinya pada wanita yang diperkenalkan oleh Aaron.
"Fabio" ucapnya sambil mengulurkan tangan.
"Dira" jawab wanita itu seraya mengulurkan tangannya.
Fabio lalu menatap perut buncit wanita itu. Fabio tebak jika usia kandungan wanita itu sudah memasuki 6 atau bahkan 7 bulan.
"Kami sudah menikah tapi tidak memberikan kabar" ucap Fabio.
"Pernikahan kami digelar secara sederhana" jawab Aaron.
"Oh iya, kata Ayahku kamu kesini karena pindah kerja di salah satu rumah sakit disini. Berarti kamu Dokter ?"
"Iya, aku seorang Dokter"
Fabio mengangguk mendengar jawaban sepupunya. Mereka akhirnya berjalan ke mobil milik Fabio. Fabio membantu Aaron membawa kopernya. Mereka berjalan beriringan, Aaron memegangi tangan istrinya.
🍃
Ayana masih sibuk di dapur tokonya. Wanita itu kini menghias wedding cake pesanan orang.
Sementara di meja pengunjung seseorang sedang menunggu Ayana. Pria itu tak lain adalah Gala. Besok pria itu akan kembali ke Bandung karena masa KKN-nya sudah usai. Maka dari itu Gala memberanikan diri untuk menemui Ayana.
Pria itu dengan sabar menunggu Ayana keluar. Agar tidak bosan, Gala mencoba membuka gadgetnya. Ia membuka aplikasi Chating miliknya. Gala mengerutkan keningnya saat melihat sang kakak meng-upload SW.
"Tumben nih orang update status" ucapnya.
Gala lalu mengintip SW sang kakak. Betapa terkejutnya pria itu kala berhasil melihat SW sang kakak.
'Mereka sudah bertemu ?' batinnya.
"HAPPY BIRTHDAY MY BOY 🤗 KESAYANGAN MAMA DAN PAPA ❤️ TUMBUH JADI ANAK YANG HEBAT YA 😇🥰"
Story Gama
ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
Bab Spesial untuk pembaca setia Sa yang lagi Ulang tahun 🤗🥰
ALVIA ANISAA ❤️ HAPPY BIRTHDAY 🌹 Sehat selalu ya say 😘 tetap jadi pembaca setia Sa 😅 lopyuuu se-kabupaten ❤️❤️❤️