Young Mommy

Young Mommy
Part 105



...🍃Happy Rading🍃...


Tiga hari dilalui Ayana dan Gama hanya berada di dalam kamar hotel.


Benar-benar hanya berasa di dalam kamar hotel.


Kali ini Ayana tidak ingin menuruti kemauan suaminya lagi.


Ia sangat lelah dan bosan hanya makan, tidur dan bercinta di dalam kamar.


Dari pagi hingga siang, Ayana hanya diam.


Ceritanya wanita ini sedang merajuk karena Gama tidak memberikan kebebasan untuknya.


"Sayang, sudah ya marahnya !" mohon Gama.


Tapi Ayana tidak membalas permohonan suaminya.


Ia benar-benar kesal dengan Gama karena hanya memikirkan projek pembuatan bayi.


"Sayang, ayolah ! Sore ini aku janji akan ngajak kamu jalan-jalan" Gama mencoba membujuk istrinya.


Seketika senyuman indah merekah di wajah Ayana.


Ia menatap suaminya dengan tatapan berbinar.


"Benarkah ?"


Gama menganggukkan kepalanya seraya merapikan anak rambut Ayana.


"Kan kita masih ada dua hari, nanti sore kita jalan-jalan ke tempat yang ingin kamu kunjungi. Besok kita cari oleh-oleh !" ucap Gama.


Ayana semakin melebarkan senyumnya. Ia memeluk erat tubuh suaminya seraya berucap,


"terima kasih Hubby. Aku sangat mencintaimu"


Gama membalas pelukan istrinya dan terkekeh geli.


"Sama-sama Honey. Semuanya aku lakukan tentu saja tidak gratis"


Ayana mengurai pelukannya dan menatap mata suaminya dengan tajam.


Gama pun membalas tatapannya dengan tatapan penuh cinta.


"Bayar aku nanti malam sayang ! Aku mau kamu yang membuatku puas kali ini !" bisik Gama di telinga Ayana.


🍃


Hari ini Lucas menemui orang tua Shintia. Sebenarnya rencananya ini sudah dari beberapa hari yang lalu.


Tapi ia mendapat pekerjaan dadakan di luar kota yang mengharuskan dirinya menunda niatnya.


Lucas sudah duduk di hadapan kedua orang tua Shintia.


"Jadi apa tujuanmu kemari ?" tanya Nyonya Nugroho.


"Aku ingin menyampaikan sesuatu tentang Shintia" jawab Lucas santai.


"Tentang apa ?" tanya Tuan Nugroho.


"Shintia sedang hamil" jawab Lucas singkat tapi mampu membuat kedua orang tua Shintia syok.


"Apa ?" teriak Nyonya Nugroho.


"Kamu jangan bercanda !" Tegas Tuan Nugroho.


"Tidak. Putri kalian memang sedang hamil. Shintia hamil anakku, aku datang kemari ingin menyampaikan niatku untuk bertanggung jawab" jelas Lucas.


Seketika Tuan Nugroho menyerang Lucas dan memberikan beberapa pukulan di wajahnya.


Lucas tidak membalas pukulan Tuan Nugroho karena tidak ingin durhaka dengan orang yang lebih tua darinya.


"Beraninya kamu datang kemari setelah menyentuh putriku. Dasar pria bajingan" teriak Tuan Nugroho memukul Lucas membabi buta.


Nyonya Nugroho menutup mulutnya saat melihat suaminya sedang menghajar Lucas tanpa ampun.


"Masih baik aku mau bertanggung jawab dengan putrimu, daripada aku meninggalkannya dalam keadaan bunting di luar nikah, memangnya kalian tidak mau jika semua orang tahu putri yang kalian bangga- banggakan hamil di luar nikah ?" balas Lucas tanpa rasa takut sama sekali.


"Lagipula, aku bukan yang pertama bagi putrimu itu. Kalian harus tahu jika aku meniduri Shintia saat dirinya sudah tidak perawan lagi" lanjut Lucas menatap Tuan Nugroho dengan sinis.


"Dasar anak sialan..." Teriak Tuan Nugroho hendak memukul Lucas lagi.


Tapi tiba-tiba Shintia muncul dengan wajah bingung.


"Lucas... Sedang apa kau disini ?" tanyanya. Rasa takut mulai me jalar di hati Shintia, terlebih melihat sang Papa sedang menahan amarahnya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


maaf ya, Sa baru bisa update 🙏 hari ini mood lagi hancur ditambah sedang mual-mual 🤧 sebenarnya dari kemarin udah mual-mual, tapi hari ini agak parah 🥲