
โ๐ผ ๐๐๐๐๐๐..... ๐๐๐ช ๐ฉ๐๐ ๐ข๐๐ฃ๐๐๐ฃ๐๐ก๐ ๐ข๐๐ง๐๐ ๐!?... ๐ฟ๐๐จ๐๐ง, ๐ค๐ง๐๐ฃ๐ ๐จ๐๐ฅ๐๐ง๐ฉ๐ ๐ข๐๐ข๐๐ฃ๐ ๐ฉ๐๐ ๐ฉ๐๐๐ช ๐๐ฅ๐-๐๐ฅ๐. ๐๐๐ช ๐๐๐ฃ๐๐ง-๐๐๐ฃ๐๐ง ๐ฉ๐๐ ๐ฉ๐๐๐ช ๐๐๐ง๐... ๐๐ช๐๐๐ง๐๐ฅ, ๐ข๐๐ง๐๐ ๐ ๐ข๐๐ฃ๐๐ฃ๐๐๐๐ก๐ ๐๐ฃ๐ข๐ช ๐ฎ๐๐ฃ๐ ๐ข๐๐ฃ๐ฎe๐๐๐๐ ๐๐ฃ ๐๐ฃ๐... ๐๐๐๐๐๐.... ๐๐๐ฃ๐๐๐ฅ๐ ๐ฉ๐๐ ๐ข๐๐ฃ๐๐๐๐ก๐๐ฃ๐ ๐จ๐๐๐, ๐จ๐๐ฅ๐๐ง๐ฉ๐ ๐ ๐๐๐๐๐๐๐ฃ ๐ฎ๐๐ฃ๐ ๐ข๐๐ฃ๐๐ข๐ฅ๐ ๐จ๐๐ก๐๐ ๐จ๐๐ฉ๐ช ๐ ๐๐ ๐๐ ๐ข๐ช! ๐๐๐๐ ๐๐ช๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐โ.
โ๐ผ๐ฃ๐๐๐ ๐ผ๐ฃ๐๐๐... ๐๐๐ฃ๐๐๐ฅ๐ ๐ ๐๐ช ๐ฉ๐๐ ๐จ๐๐๐๐ง ๐ ๐๐ก๐๐ช ๐ ๐๐ช ๐จ๐๐ค๐ง๐๐ฃ๐ ๐ฅ๐๐ข๐๐ช๐ฃ๐ช๐ ๐ฅ๐๐ฃ๐๐ช๐ฃ๐๐๐ฃ๐.... ๐๐๐๐๐๐, ๐ ๐๐ช ๐ข๐๐ข๐๐ฃ๐ ๐ฉ๐๐ ๐ฉ๐๐๐ช ๐๐๐ง๐ ๐ฉ๐๐ฅ๐, ๐จ๐๐ฉ๐๐๐๐ ๐ฃ๐ฎ๐ ๐ ๐๐ช ๐ข๐๐ฃ๐๐๐ง๐ฉ๐ ๐๐ฅ๐ ๐๐ฉ๐ช ๐๐ฃ๐๐๐๐ค ๐ฅ๐๐ข๐๐ช๐ฃ๐ช๐.... ๐๐ผ๐๐ผ๐๐ผ๐๐ผ๐๐ผ๐๐ผ๐ผ๐ผ... ๐๐ผ๐ ๐๐๐๐ฝ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ผ ๐๐๐๐๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ ๐ผ๐๐๐ผ๐๐ผ๐๐ผ๐๐ผ๐๐ผ๐๐ผ๐๐ผโ.
Bisik makhluk itu yang membuat pikiran Angga semakin kacau. Kepala Angga kembali sakit disertai tubuhnya yang mulai pucat berkeringat.
Lalu, terlintas beberapa bisikan ingatan yang membuat Angga tak dapat mengatahui Kendali dirinya sendiri. Hal ini berupa sebuah tiap perkataan hina, baik itu yang pernah Ia dengar didunia nyata atau didalam mimpi buruknya.
โ๐๐ฆ๐ฏ๐จ๐ข๐ฑ๐ข ๐๐ช๐ญ๐ข๐ฏ ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐๐ฆ๐ท๐ข๐ฏ ๐ฃ๐ฆ๐จ๐ช๐ต๐ถ akrab ๐ฃ๐ข๐ฏ๐จ๐ฆ๐ต ๐ด๐ข๐ฎ๐ข ๐๐ฏ๐จ๐จ๐ข. ๐๐ช๐ข ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ด๐ช ๐ฑ๐ฆ๐ฎ๐ช๐ญ๐ช๐ฌ ๐ฎ๐ข๐ต๐ข ๐ฃ๐ข๐ต๐ช๐ฏ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ข๐ต๐ช๐ฌ๐ข๐ฏ, ๐ข๐ฑ๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ณ๐ฆ๐ฌ๐ข ๐ต๐ข๐ฌ ๐ต๐ข๐ฌ๐ถ๐ต ๐ฎ๐ข๐ญ๐ข ๐ฑ๐ฆ๐ต๐ข๐ฌ๐ข ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ช๐ฎ๐ฑ๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ณ๐ฆ๐ฌ๐ขโ.
โ๐๐ฏ๐ต๐ข๐ฉ ๐ฃ๐ข๐จ๐ข๐ช๐ฎ๐ข๐ฏ๐ข ๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐ต๐ถ๐ข๐ฏ๐บ๐ข ๐ญ๐ข๐ฉ๐ช๐ณ๐ช๐ฏ ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ซ๐ข๐จ๐ข๐ช๐ฏ ๐ฅ๐ช๐ขโ.
โ๐๐บ๐ข ๐บ๐ข, ๐ข๐ฑ๐ข ๐ฎ๐ถ๐ฏ๐จ๐ฌ๐ช๐ฏ... ๐๐ณ๐ข๐ฏ๐จ ๐ต๐ถ๐ข๐ฏ๐บ๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ญ๐ข๐ฌ๐ถ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฑ๐ณ๐ข๐ฌ๐ต๐ฆ๐ฌ ๐ฑ๐ฆ๐ด๐ถ๐จ๐ช๐ฉ๐ข๐ฏ, ๐ฉ๐ช๐ฏ๐จ๐จ๐ข ๐ข๐ฏ๐ข๐ฌ๐ฏ๐บ๐ข ๐ฑ๐ถ๐ฏ๐บ๐ข ๐ฌ๐ฆ๐ญ๐ฆ๐ฃ๐ช๐ฉ๐ข๐ฏ ๐ด๐ฆ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ต๐ช ๐ช๐ต๐ถ!?โ.
โ๐๐ฑ๐ข! ๐๐ข๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ ๐ฏ๐ข๐ต๐ข๐ฑ ๐ฃ๐ฆ๐จ๐ช๐ต๐ถ๐ญ๐ข๐ฉ. ๐๐ช๐ฏ๐ช๐ฎ๐ข๐ญ ๐ฌ๐ข๐ญ๐ฐ ๐ฑ๐ถ๐ฏ๐บ๐ข ๐ฑ๐ข๐ค๐ข๐ณ ๐๐ฏ๐ฅ๐ช๐จ๐ฐ ๐ต๐ถ ๐ข๐จ๐ข๐ช๐ฏ ๐ฃ๐ช๐ข๐ณ ๐๐๐๐ ๐๐๐U๐ ๐๐๐๐๐!... ๐๐๐๐๐๐!! โ.
โ๐๐ฐ๐ฐ ๐ฉ๐ข๐ฉ๐ข๐ฉ๐ข. ๐๐ข๐จ๐ข๐ด?!?!.... ๐o be๐ญ๐ข๐ช๐ฏ ๐ฅ๐ช๐ข. ๐๐ข๐ฉ๐ข๐ฉ๐ข... ๐๐จ๐ข๐ฌ ๐ฏ๐บ๐ข๐ฏ๐จ๐ฌ๐ข ๐๐ข๐ณ๐ช ๐ฑ๐ณ๐ฆ๐ฎ๐ข๐ฏ, ๐ซ๐ข๐ฅ๐ช ๐ฑ๐ฆ๐ฎ๐ฃ๐ฆ๐ญ๐ข. ๐๐ฆ๐ฉ ๐ฅ๐ข๐ฉ ๐ซ๐ข๐ฅ๐ช ๐ฃ๐ข๐ธ๐ข๐ฉ๐ข๐ฏ ๐ฅ๐ช๐ข?! โ.but
Dengan ingatan itu membuat sakit kepala Angga semakin menjadi-jadi. Angga semakin tak menahannya, Ia kembali memegang kedua ke tangannya.
Dilan dan Devan begitu khawatir melihat Angga yang efeknya mulai lagi. Bahkan seluruh yang berada disisinya mulai khawatir bahkan ketakutan jika hal-hal yang buruk terjadi kembali kepada Angga.
โAngga? Angga?!.... Kamu napa Nak? โ. Tanya sang Ibu khawatir sambil memegang bahunya.
โAngga! โ. Dan dilanjutkan dengan kakak dan adiknya.
โNgga?! Angga?! โ. Bahkan dua sahabatnya beserta rekannya. Namun, Angga tak dapat menjawab apapun, Karna kepalanya tak henti menunjukkan rasa sakit. Semua bisikan gaib yang menusuknya bahkan tak berhenti menggaung ditelinganya.
โAnggaโฆ mengapa kauโฆ berani melakukan ini pada ku Angโฆ gaโ.
โKau membencikuโฆโ.
โMengapa Ia begitu tega terhadap temannya sendiriโฆโ.
โTemannya dibunuhโฆ. Apa Ia belum puas kejadian yang menimpa kakaknya! Dasar pembunuh!โ.
โLihat! Bagaimana kau bunuh sahabat mu sendiriโ.
โKalau aku tahu sejak awal kau itu pembunuh! Aku tidak akan bergabung dengan mu!โ.
โMengapa kau berani melakukan ini heh! Mengapa kau berani mengakhiri hidupmu!!โฆ lelah!!!โฆ.
PAM!!!โฆ
โDasar anak tak berguna! buat malu keluarga sajaโ.
โPergi kau Iblis!โ.
โKau bukan lagi dari keluarga ini! Kau pikir apa aku akan senang jika memiliki anak seperti mu! Kau membuat ku gila sajaโ.
โAku tak ingin mempunyai kakak seperti muโฆ pembunuh!โ.
โKami mempercayaimu! Tapi mengapa kau seperti ini Angga! Kauโฆ benar-benar penghianat!โ.
โApa kau tidak mengerti!โฆ matilah!โ.
โKau pikir aku akan membiarkanmu begitu saja!โฆ. Dasar iblis pembunuh!!โ.
SRAKK!!!โฆ
โBagaimana mereka akan peduli padamuโฆโ.
โSedangkan kauโฆ tidak peduli akan kepedulian mereka pada muโฆ kakak benar-benar kecewa Anggaโฆ sangat kecew
โMengapa kau membunuh Dilan brengsekโ.
โDasar pembunuh! Kau memang seorang penghianat!โ.
โAku tak akan mempercayaimu lagi! Jadiโฆ matilah disiniโ.
*****************
โKUMOHON! HENTIKAAAAAAAAN!!! โ. Teriak Angga tersiksa dengan pegangan kuat dikepalanya. Dilan dan Devan begitu syok melihat nya, begitu pula dengan yang disekitar, dan, keluarganya.
โJANGAN PERNAH MENGUSIK HIDUP KU LAGI! PERGI! JANGAN MENGURUS KEHIDUPAN KU LAGI KUMOHON! โ.
โNak? Angga?โ.
โAngga?! โ.
Seru mereka khawatir ketakutan. Namun, Angga semakin tak dapat mengendalikan pemikirannya. Kepalanya semakin sakit, serasanya baru lompat dari gedung beberapa tingkat.
Detak jantung tiap yang melihat nya mulai berdetak kencang beserta dengan nafas yang tertahan.
โPERGI! PERGI! โ. Ucap Angga, geraman kepalanya semakin kuat hingga, Ia menggoresi bagian atas telinga nya hingga darah segar mengalir disela-sela jarinya.
Sontak semua syok, sang Ibu langsung menarik tangan putranya. Rangga yang memegang ponsel reflek melempar ponselnya hingga panggilan Ia dengan sahabat adiknya terputus.
Dilan, Devan dan yang lain dapat menangkap kejadian mengerikan tadi sekilas. Dilan seakan-akan tak dapat mengeluarkan kata-kata dari mulutnya, apalagi Devan dan rekan mereka.