
Rania sudah siap-siap menunggu kedatangan randa mereka sudah berjanji akan periksa kandungan rania hari ini, tidak lama datanglah orangbyg ditunggu-tunggu
maaf kamu lama nunggunya
tidak saya baru siap kok, baiklah kalau begitu ayo kita berangkat
rania bisakah kamu tidak bicara terlalu formal, sebentar lagi kita akan segera menikah gimana kalau kamu mengubah panggilan kamu dan jangan bilang saya lagi tapi aku
Kalau begitu saya eh aku harus panggil apa
terserah kamu saja mas atau sayang mungkin, wajah rania memerah mendengar ucapan randa aku panggil mas aja ya
senyaman kamu aja yg penting gak panggil bapak
Aah kita sudah sampai mari maduk ajak randa, randa ikut saja
tidak perlu menunggu terlalu lama karna randa sudah terlebih dahulu menelpon untuk memesan nomor antri
kalau tidak dipesan terlebih dahulu mereka akan mengantri lama untuk menunggu giliran
Rania ananda terdengar nama rania dipanggil
nama kamu sudah dipanggil
rania deg-degan karna randa juga ikut masuk kedalam ruangan
aduh gimana ini kalau dia juga ikut masuk
Randa tau apa yg dipikirkan rania, kmu tidak usah khawatir aku tidak akan melihatnya kok aku hanya akan melihat kearah layar janji
dengan perasaan ragu raniapun masuk
Silahkan duduk buk, pak ada keluhan apa ya buk
kami ingin periksa kandungan emm istri saya dok, apa baru pertama kali ini petiksa?
iya dok jawab rania dan randa serempak
sudah berapa lama ibuk tidak mendapatkan tamu bulanannya, sudah tiga bulan dokter
baiklah ibuknya baring disini dulu ya buk biar saya periksa, asisten dokter itu kemudian menarik sefikit baju rania kemudian meletakkan jel diperut rania
Perutnya udah kelihatan ya buk
naah ini bayinya, dia sangat aktif sekali ya bayinya juga sehat usianya sudah 10 minggu yak pak, buk
randa sangat sumringah sekali melihat pergerakan anaknya
Ini resep yg harus ditebus harus diminum ya
randa dan rania meninggalkan rumah sakit setelah menebus obat
randa berhenti didepan minimarket, tunggu sebentar ada yv ingin aku beli
kamu mau beli sesuatu, minuman dingin aja
randa pulang membawa satu kantong besar dia membeli bermacam-macam snack dan 2kotak besar susu ibu hamil, ini kamu harus minum ya biar sehat
rania terharu dengan perhatian kecil randa
semoga hidupku akan bahagia ya tuhan
Sampai dikontrakan randa memberikan kantong belanjaannya tadi
baiklah terimakasih
tidak usah berterima kasih ini memang sudah menjadi tanggung jawabku
Aku pulang dulu ya jangan lupa besok pagi kita akan perki ke kampung halamanmu ya
ada yg berbeda yg dilakukan randa sebelum pulang saat ini dia mengusap perut rania yv sudah mulai kelihatan itu
anak papa baik-baik didalam ya jangan bikin repot mama
papa pulang dulu besok papa kesini lagi menjemput kalian kita akan bertemu nenek kakek dikampung anak papa senangkan
randa kemudian mencium perut rania lama
rania menjadi salah tingkah dengan perlakuan randa
aku pulang dulu lalu randa juga mengecup puncak kepala rania
wajah bersemu merah dengan perlakuan randa, kenapa wajahnya merah kayak gitu
apa mana ada gak ada kok, rania langsung berlari masuk kontrakan terimakasih akhirnya kamu mau menerimaku rania
Keesokan harinya mereka berangkat kekampung halaman rania dan tanpa mamy lidia tentunya
nenek bela bersama papy wijaya yg diantar supir sedangkan randa memilih nyetir sendiri dia ingin menikmati perjalan bersama rania tanpa diganggu
Kalau ngantuk kamu tidur aja
aku masih ingin menikmati penandangan alam, akhirnya rania tertidur juga
randa memegang tangan rania kamu cantik sekali tuhan pasti sengaja mempertemukan kita
Mereka kemudian berhenti untuk istirahat dan mengisi perut
randa membangunkan rania tg terlihat sangat pulas
rania bangun kita istirahat makan dulu dia menggoyang-goyangkan lengan rania lembut setelah beberapa kali dipanggil akhirnya rania bangun
yaa apa kita sudah sampai, susah kali sih banguninnya lagi mimpi apa sih
kita makan dulu yuk
raniapun ikut turun karna perutnya memang sudah lapar
Mereka kembali menempuh perjalanan
rania sudah tidak tidur lagi sesampainya dikampung rania
rania mengarahkan randa menuju kwrumahnya
Tampak ibu rania sudah menunggu diteras karna dijalan tadi rania menelpon
rania langsung berhambur memeluk ibunya kamu baik-baik saja nak rania baik buk ibuk juga baik kan mana ayah
ibu tidak memberitahu kepulanganmu nak, takutnya nanti ayahmu membuat masalah
Selamat sore ibuk randa langsung bersalaman dan mencium punggung tangan ibu rania, kemudia diikuti dg nenek bela dan papy wijaya mereka hanya bersalaman
silahkan masuk nyonya tuan nak
terimakasih ibu rania jawab nenek