Mr. Mafia Is Mine

Mr. Mafia Is Mine
Bab 80 (Season 2) spesial Double update



Mohon dukungan nya dengan cara Vote Poin, Like dan komentar nya ya Kakak-kakak^^


Tunjukkan seberapa cinta nya Kakak pada cerita satu ini....🙏💌❤️❤️❤️❤️❤️❤️🤭🤗


Mana nih, Bucin nya Dera-Hiro???


.


.


.


.


.


Bulir salju mulai melayang bebas di udara. Salju pertama, selalu mampu membawa rasa dingin menyentuh tulang. Leo berdiri di jendela kaca kamarnya. Menatap bulir salju yang melayang dan jatuh. Ketukan di luar pintu menyentak dirinya dari lamunan. Mau tak mau Leo melangkah mendekati pintu kayu.


KLIK!


Pintu kayu terbuka separuh. Wajah cantik Sari menyapa Indra lihat nya. Gadis cantik itu tersenyum lembut.


"Sedang apa, Kak?" tanya dengan nada pelan.


"Hanya duduk melihat salju yang turun."


"Mau minum teh hangat dengan ku di ruangan tamu?" tanya Sari dengan nada pelan penuh harap.


Leo menatap lambat raut wajah Sari. Gadis cantik itu mencoba tersenyum lebar menatap wajah Leo.


"Di mana kakak mu?"


"Kakak Dera baru saja terlelap. Kakak tadi malam tidak bisa tidur dengan baik karena si kembar yang menendang," jawab Sari menjelaskan dimana dan bagaimana keadaan Dera.


Leo mengangguk pelan."Ayo kita minum teh!" jawab Leo keluar dari kamar.


Sari mengembangkan senyum lebar. Melangkah bersama Leo. Pria yang sangat ia cintai. Dari sudut matanya. Sari mencuri-ciri pandang pada Leo. Setiap langkah ke duanya ambil, ada hati yang berharap dan hati yang hampa. Mencintai tak selalu ada rasa bahagia di lubuk hati. Tidak peduli apapun jenis jatuh di dunia ini. Tidak ada yang lepas dari yang namanya luka.


Termasuk jatuh cinta sekalipun. Rasa yang orang-orang bilang mampu membuat yang terserang virus cinta merasakan debaran yang mendamba. Namun menyakitkan di waktu bersamaan. Ke duanya duduk di sofa ruangan tamu. Dahi Leo berlipat pelan kala melihat ada di cangkir teh hijau dengan uap asap mengepul.


"Kenapa sudah ada teh di sini?" tanya Leo dengan wajah tak paham.


"Aku membuatnya terlebih dahulu. Aku tau, kakak tidak akan menolak minum dengan ku," balas Sari.


Sari meraih kuping cup. Menghembus pelan permukaan air teh. Sebelum menyesapnya perlahan. Di ikuti oleh Leo.


"Kemana saja kakak berapa hari ini?" tanya Sari membuka pembicaraan santai mereka berdua.


Leo diam. Gerakan tangan yang akan menyesap kembali teh berhenti. Tiga hari ini Leo tak di rumah besar Yakuza. Sejak pertemuan nya dengan Kevin. Ke duanya sempat berbicara. Perasaan yang tak sampai dan terlarang cukup membuat ia butuh waktu sendiri.


"Kau pikir Hiro tak akan mengetahui perasaan mu pada Istri nya?"


"Kau terlalu lama menyimpan rasa Leo!"


"Jika semua rasamu di ketahui. Apakah kau pikir Hiro akan tetap membiarkan kau di samping istri nya. Jika dia tau perasaan mu bukan rasa sayang pada kakak ipar! Tapi rasa cinta pria pada wanita!"


Kembali lagi pembicaraan dan pertanyaan Ia dan Kevin berdengung di ke dua indera dengarnya.


"Kakak!" Panggil Sari mengucang kecil tubuh Leo.


"Ah? Eh?" seru Leo tergagap kala tersentak dari lamunan.


Ia menoleh ke samping. Raut wajah Sari terlihat risau menatap nya. Gadis cantik ini khawatir padanya. Lucunya, Leo tidak merasakan apapun.


"Maaf, aku hanya merasa kurang enak badan saja. Sekali lagi maaf Sari. Aku duluan ke kamar saja, ya!" Ujar Leo meletakan gelas teh di atas meja.


Teh hijau yang baru dua kali teguk ia minum. Kembali di letakan di atas meja. Sebelum ia berdiri dari posisi duduknya. Mengayunkan ke dua tungkai panjang nya.


"Kak Leo!" panggil Sari lirih.


Langkah kaki Leo berhenti. Ia tak membalik tubuh nya, atau sekedar menoleh ke belakang. Tubuh nya tegap menghadap lorong menuju kamarnya.


"Apakah sesulit ini untuk kembali dekat dengan mu?" tanya Sari dengan nada bergetar.


"Maafkan aku, Sari. Di luar sana banyak pria yang lebih pantas untuk mu." Tutur Leo mengigit pelan bibir bawahnya. Lalu melangkah kan ke dua kakinya meninggalkan ruangan tamu.


Ke dua manik mata Sari berembun. Ke dua bahunya bergetar, ia menangis tanpa suara. Clara berhenti di tempat, ibu dua anak ini tau rasa ke duanya. Clara tak bodoh dengan pandangan Sari pada Leo. Seperti pandangan nya dulu pada Yeko. Namun, sayang nya Leo tidak menatap wajah wanita lain. Sehangat ia menatap Dera, kakak iparnya sendiri.


Clara tak tau apakah Dera maupun Hiro sadar dengan hati Leo. Atau ke duanya berpura-pura tak tau dengan perasaan Leo. Agar semuanya berjalan dengan baik.


***


Udara dingin di atas sekolah tak menyurutkan niat ke empat nya makan di atas gedung sekolah. Sup hangat di hidangkan di atas meja oleh Sean. Pria gagah di samping meja ikut membantu. Hiro sengaja mengutus seorang di samping Sean. Untuk mengantarkan makan baru dan hangat di cuaca yang dingin. Bahkan tempat ke empat nya sudah di renovasi. Meski udara dingin dapat membekukan tubuh.


Di gedung sekolah itu tidak terlalu terasa. Salju hanya jatuh bebas di atas atap. Udara hangat menyentuh permukaan kulit ke empat nya.


"Aku tak menyangka selama kita libur tempat tongkrongan kita telah berubah secantik ini!" seru David dengan manik mata melebar. Menatap sekitar.


Sebagain tempat telah di dinding. Dan di berikan sekat kaca tebal. Dengan atap yang di hiasi dengan bohlam lampu hias berbagai warna. Terlihat seperti dekorasi natal, dan suhu udara yang hangat. Benar-benar hebat menjadi anak sultan. Memiliki kekuasaan dan uang.


"Kita tidak seperti berada di atap. Tapi berada di ruangan merayakan natal pertama!" kini suara Delta terdengar.


"Mama yang meminta Papa ku merombak tempat makan kita. Kalian tau, Mama ku selalu bertanya banyak hal ketika aku di rumah. Aku mengatakan kita makan di atap. Saat ingat musim dingin akan membuat kita membeku saat makan. Mama meminta Papa untuk membuat tempat ini tetap hangat!" jelas Sean dengan nada bangga.


Ke tiganya takjub dengan Dera. Ibu teman nya satu ini memang Mama terbaik. Membuat makanan yang enak. Bahkan membuat kan makan untuk mereka berempat. Lantaran tau jika Sean makan bersama mereka. Saat liburan kemarin pun Dera tak pernah tidak memperhatikan mereka. Seperti anaknya sendiri. Begitu lah ia ke tiga nya rasakan.


Kasih sayang Dera bukanlah kasih sayang palsu. Bahkan kasih sayang orang tua kandung ke tiganya tak mampu menyamakan kasih sayang Dera pada mereka. Begitu pula dengan Hiro Yamato, ayah dari Sean Yamato ini meskipun terlihat dingin. Hiro tak pernah diam dan cuek. Hiro terkesan seperti Papa yang hangat di balik muka dingin nya.


"Sean selalu tau cara membuat kita bertiga iri," celetuk Willem.


Di anguki oleh Delta dan David. Sean tersenyum lebar. Sedangkan pria di samping mereka hanya tersenyum hangat mendengarkan penuturan ke tiganya.


Sedangkan di tempat lain. Dapat di lihat wanita rubah tengah melakukan tugasnya. Menatap wajah cantik nya di cermin besar di dalam kamar mandi. Kembali memperbaiki riasan wajahnya.


"Sekarang sudah saatnya. Aku cukup kesal karena ketidak datang nya tuan Hiro ke kantor. Hanya karena mengurus wanita jelek itu," ujarnya bermonolog sendiri,"Tapi kini akan terbayar. Tuan Hiro akan menyanjungku melihat bagaimana cantik nya aku. Hari ini, Hiro Yamato akan berada di atasku. Hanya berada di atas Jihan Amelia!" Lanjut nya sembari membuka di kancing baju teratasnya.


Ke dua benda kenyal terlihat mengintip di celah baju kemeja yang terbuka. Jihan keluar dari kamar mandi pribadi Hiro. Wanita ini selesai membuat kopi dengan obat perangsang yang di larutkan. Ia meminjam kamar mandi pribadi Hiro. Dengan beralasan mulas mendadak.


"God! Hot nya!" Desis Jihan di sela langkah kakinya.


Dasi yang tak lagi terpasang dengan baik. Ke empat kancing baju terbuka. Hiro terlihat duduk dengan pandangan sayu. Langkah kaki lebar Jihan terlihat.


"Bos!" Panggil nya pelan sedikit mendesah.


Melangkah mempersempit jarak antara mereka. Bibirnya di gigit pelan. Telapak tangannya menyentuh dada bidang Hiro dengan gerakan sensual.


"Kenapa Bos?" tanya dengan nada mendayu-dayu. Bermaksud menggoda Hiro.


Senyum nakal semakin lebar kala telapak tangan Hiro berada di tas tangan nya yang menyentuh dada bidang Hiro.


.


.


.


.


Bersambung......


author nya udah double update nih...


mohon dukungan nya ya kak^^


Penasaran???


Hem Hem....🌚🌚🌚🌚😈😈😈😎😎😎😎😎😎😎😎


Mohon dukungan nya dengan cara Vote Poin, Like dan komentar nya ya Kakak-kakak^^


Tunjukkan seberapa cinta nya Kakak pada cerita satu ini....🙏💌❤️❤️❤️❤️❤️❤️🤭🤗


Mana nih, Bucin nya Dera-Hiro???