MAGIC PRINCESS

MAGIC PRINCESS
Kakek wuyu



"Kakek, kakek tak perlu meminta maaf, sehatusnya kami yang muda ini mohon maafkan karna kurang hati-hati"


"kakek yang salah cu,"


"biklah jika kakek memaksa," sahut xiuying "aku akan memaafkan kakek tapi dengan syarat"


Terlihat kakek itu sedikit terkejut. begitu juga Della.


"Syaratnya biarkan aku membantu kakek. sekarang biarkan aku menggendong keranjang itu kek,"


Sang kakek terkejut dengan ucapan Xiuying.


"Tidak usah cu, ini sangat berat, nanti bajumu akan kotor" jelas sang kakek ia tahu dari pakaian yang mereka kenakan ialah dari orang bangsawan dan sang kakek tak inggin mencari masalah dengan mereka.


Xiuying memmbuang nafasnya pelan ia mengambil alih keranjang itu dari pundak kakek.


"Kakake tak perlu kawatirkan semua itu, lagi pula aku ini sangatlah kuat,"


karna xiuying maksa ahirnya kakek itu pasrah dengan dirinya. bau herbal langsung menyengat di hidung saat xiuying mengambil alih keranjang itu.


"apa ini obat herbal kek ?" tanya xiuying penasaran.


"benar cu, ini obat herbal"


xiuying mengangguk. "baiklah sekarang kakek bertujuan kemana"


"toko obat di seberang jembatan cu" "baiklah ayo berangkat" ucap xiuying semangat.


sendangkan Della ? ia sendari tadi diam mengamati dua orang yang sedang berinteraksi ini. selama perjalanan ia diam tak banyak bicara hanya mendengarkan perbincangan xiuying dengan sang kakek.


Tak kusangka ternyata bocah ini baik hati dan tidak sombong, ia tidak memandang setatus sosial seseorang dan mudah bergaul dengan siapapun. batin della sembari mengikuti mereka.


"oh iya kek, Nama kakek siapa ? kalau namaku Xiuying, dan dia adalah kakak iparku namanya Lingxiu."


Della sediki menganggukan kepala dan tersenyum kearah kakek itu.


Deg. seketika kakek itu sedikit terkejut mendengar nama Lingxiu, dengan cepat kakek itu menetralkan wajahnya


"panggil saja kakek wuyu," ucapnya sembari tersenyum.


Della yang sadar akan raut wajah kakek itu yang terlihat kaget saat namanya disebut ia sedikit mengerutkan keningnya.


Ada apa dengan kakek ini. Apa dia mengetahui sesuatu ? pikir Della selama perjalanan


Xiuying dan kakek wuyu terus berbincang selama perjalanan hingga mereka sampai di toko obat serbang jembatan.


Xiuying menurunkan keranjang dari bahunya.


"Terima kasih cu telah membantu kakek ini,"


"hehehe.. sama-sama kek, kalau begitu kmi pergi dulu ya kek" ucap xiuying.


"Tunggu dulu cu, terimalah ini sebagai rasa terima kasihku terhadap kalian" sembari memberikan sebuah tanaman herbal yang telah di keringkan.


xiuying terkejut saat melihat tanaman herbal tersebut.


"Daun kuning pelangi ?" ucap xiuying terkejut.


Della menatap tanaman herbal itu. ia terlihat tak terkejut. jadi itu namanya daun kuing pelangi.


"tidak perlu kek, lebih baik kakek menjualnya saja. lagian ini tanaman Herbal sangat langka" ucap xiuying.


Della sedikit menerutkan keningnya. langka dan berharga ?.


ia baru tahu jika tanaman herbal itu (daun kuning pelangi) sangatlah langka, sedangkan di dalam jantung hutan bintang tanaman itu sangatlah banyak bahkan tumbuh subur di setiap pingir jalan setapak ke goa dimana ia menemuka pedang Erlac !.


perdebatan saling memaksa dan menola terjadi di antara xiuying dan kakek wuyu.


"tidak kek"


"tak apa anak muda"


"ini terlalu berlebihan kek"


"tidak cu, aku akan merasa terhormat jika kalian menerimanya"


Della mendengar itu sedikit jengah. ia membuang nafasnya jengah lalu mengeluarkan suaranya yang sendari tadi ia tahan.


"Baiklah kakek kami terima itu, tapi kakek harus memenuhi permintaanku" ucapnya dengan seddikit kesal. kesall terhadap pertengaran tiada ujung antara xiuying dan kakek wuyu hanya karena sebuah tanaman herbal.


"kakak !" sahut xiuying terkejut.


kakek wuyu tersenyum. "apa itu cu ?"


"Gen." ucap Della. seketika Gen datang dengan membawa seekor kuda.


"iya Nona"


"Berikan kuda itu kepada kakek wuyu" perintah Della.


"baik nona" dengan segera Gen memberikan kuda itu kepada kakek wuyu.


Xiuying ? ia kaget dengan kemunculan Gen yang tiba-tiba dengan membawa seekor kuda !


darimana orang itu datang apa dia mengikuti sendari tadi ?


"kakek, aku akan menukar tanaman herbal kaakek dengan kuda ini, bagaimana ? jika kakek menolak berarti kami juga menolak tanaman herbal itu" jelas Della.


"baiklah cu, kakek terima itu, tapi sebelum itu bolehkah aku mememeriksa denyut nadimu sepertinya kau kurang sehat" ucap kakek wuyu membuat gen dan xiuying menatap kearahnya dan Della secara bergantian.


Nona saki ? batin gen


apa karena di tempat makan tadi ? batin xiuying.


sedangkan Della sedikit mengerutka keningnya sangat cepat hingga tak terlihat.


"Baiklah, tak masalah buatku"


ucap della..


kakek wuyu menyerahkan tanaman herbal itu kepada xiuying lalu memeriksa denyut nadi Della.


Deg. seketika kakek wuyu terkejut saat memeriksa denyut nadi Della.


di.dia !. ba.bagimana mungin !


kakek wuyu menoleh ke arah Della sekilas.


"bagaimana kek ? kakak iparku tidak kenapa-napa kan kek ?" Tanya Xiuying.


Della sedikit menaikan satu alisnya. sendari tadi ia merasa bahwa kakek wuyu ini bukanlah orang biasa.


"Apa yang terjadi denganku kek ?" tanya della.


sang kakek membuka matanya perlahan.


"aku sarankan sebaiknya Nona, sering-seringlah mengkonsumsi tanaman herbal daun kuing pelangi dan juga tanaman herbal kualus," jelas sang kakek wuyu.


"sebenarnya saya sakit apa kek ?" tanya della penasaran karna kakek wuyu tak menjelaskan ataupun memberi tahu kenapa ia harus mengkonsumsi tanaman herbal itu. sebenarnya dia sakit apa ? hingga harus mengkonsumsi tanaman herbal yang langka itu ?.


Deg. Gen menatap terkejut saat mendengar perkataan kakek wuyu.


daun kuing pelangi dan kualus ?! itu tanaman herbal yang sangat langka ! sebenarnya Nyonya sakit apa ?!. apa tuan tahu akan penyakit Nyonya ? aku harus segera memberi kabar kepada tuan muda Junjie !


tanaman obat kualus ?!. xiuying terkejut.


daun kuning pelangi saja sudah langka apa lagi daun kualus itu. Sebenarnya kakak ipar menderita penyakit apa ? apa separah itu ?. tapi kenapa wajah kakak ipar biasa-biasa saja ? apa kakak ipar menyembunyikan penyakitnya ?


kakek wuyu belum menjawab. ia mengeluarkan sebuah pil di botol porselin.


"minumlah pil ini sebagai penawar, maaf kakek belum bisa menjelaskan ini, tapi ku harap dalam waktu dekat kita bisa berjumpa lagi Nona ligxiu" sembari memeberikan obat ke tangan Della.


"ku harap juga begitu kek" sahut della sembari menerima obat tersebut lalu menguntalnya.


"baiklah kek kalau begitu kami undur pamit dan terimakasih atas semuanya," ucap della sembari membungkuk kecil, di ikuti xiuying.


"hati-hati di jalan cu" sahut sang kakek wuyu sembari melihat ketiga orang itu pergi.


Kakek wuyu masih memandang mereka bertiga dari belakang. terlihat senyum merekah di bibir kakek wuyu.


Hehehe Situa. Aku sudah menemukan penerus kecilmu itu. sembari mengelus jenggot yang sudah putih merata.


Sementara ketiga orang itu berjalan tampa suara. mereka sibuk dengan pemikiranya sendiri mengenai perkataan kakek wuyu.


sesekali xiuying dan Gen menatap diam diam Della dan berfikir keras.


"Ehem. apa ada noda di mukaku ini ?"


seketika xiuying dan gen mengerjab.


"Ti.tidak kaka"


"ti.tidak Nona"


Della mengambil nafas dalam sembari terpejam.


"kau tau apa yang kalian pikirkan. katakan saja"


Mendapat perkataan Della seketika xiuying langsung bertanya.


"kakak ipar, sebenarnya kakak ipar sakit parah apa ?"


"aku tak tahu," jawabnya singkat.


"tapi kakek wuyu tadi, menyarankan agar kakak mengkonsumsi daun kuing pelangi dan tanamman herbal kualus, itu berarti kakak sakit parah bukan ?"


Gen mangut-manggut menyakinkan mendengar pertanyaan xiuying terhadap Della.


"dan juga Nona, apakah Tuan muda Junjie mengetahui hal tersebut ?" tambah Gen.


Della diam. rasanya ia ingin menutup kedua telinganya.


ia melihat sekeliling.


"sebaiknya kita tidak membicarakanya disini. xiuying bukankah kita akan ke toko baju yang kau maksud itu ? kita bicarakan di sana."


ucap Della berjalan mendahului xiuying dan gen. sekilas ia melirik kebelakang. ia melihat kakek wuyu tersenyum padanya.


Benar dugaanku. kau bukanlah orang biasa. kakek wuyu siapa sebenarnya dirimu dirimu.


****


jangan lupa Like, vote, and comen😉