If

If
Karena Cinta



Suara denting piano dengan alunan musik romantis menyambut sepasang pengantin yang memasuki ballroom hotel yang telah di sulap menjadi tempat resepsi yang begitu indah dan megah.


Senyum lebar yang tersungging dari bibir sepasang pengantin itu ,menularkan rasa bahagia pada setiap mata yang memandangnya. Kecantikan bersanding dengan ketampanan, membuat sepasang pengantin itu tampak begitu sempurna. Siapa yang tidak akan memuji sepasang pengantin itu ?. Betapa sangat serasinya mereka bersanding berdua.


Resepsi malam itu di hadiri begitu banyak tamu. Pernikahan akbar putri tunggal pemilik Dwilangga group yang dipersunting pengusaha muda Dave Mahendra menjadi trending topik. Nama Dave sebagai CEO Mahendra desaign corp sudah cukup di kenal di bisnis properti. Banyak sudah pengusaha yang memakai jasanya.


Malam itu, kesempurnaan melingkupi perasaan bahagia yang membuncah. Saat cinta telah bertaut saling bersambut. Di hadapan semua orang yang hadir, sepasang suami istri telah memperlihatkan betapa cinta itu sungguh ada dan nyata.


" I love you istriku" bisik Dave yang sedang membawa istrinya berdansa dengan mesra. Tatapan mata keduanya terlihat begitu dalam. Seakan saling menyelami perasaan masing-masing. Vea mengalungkan tangannya di leher sang suami.


'' I love you too , suamiku '' sahut Vea. Senyum tersungging dari bibir mereka. Perlahan Dave menundukkan kepalanya. Memberikan kecupan manis di bibir sang istri. Jangan salahkan merek yang terbawa perasaan saat melihat keromantisan dan kemesraan dua sejoli itu.


Malam kian larut, akhirnya selesai juga serangkaian acara resepsi pernikahan itu. Tersisa lelah yang menguasai seluruh badan. Lunglai langkah Vea saat meninggalkan ballroom menuju kamar yang masih berada dalam satu hotel.


'' Kenapa Yang ?'' tanya Dave melihat istrinya berjalan lemas. Vea tadi meninggalkan ballroom terlebih dahulu karena Dave yang masih berbincang dengan rekan bisnisnya. Vea menoleh kearah suaminya yang ternyata mengejar langkahnya.


'' Capek '' jawab Vea dengan suara manjanya. Dave mendekati istrinya dan tanpa aba-aba di angkatnya tubuh sang istri.


'' Sayang !" sentak Vea yang reflek mengalungkan tangannya di leher Dave. Dave hanya tersenyum menanggapi kekagetan istrinya.


'' Biar gak capek Yang '' ucap Dave sambil melangkah membawa sang istri melewati lorong hotel sampai di depan pintu kamarnya. Dave menurunkan Istrinya dan mengambil kartu akses untuk membuka pintu. Setelah pintu terbuka dibopongnya kembali tubuh langsing itu.


'' Udah nyampe kamar ini Yang '' ucap Vea namun justru menyandarkan kepalanya dengan nyaman di dada bidang sang suami. Dave mencium kening Vea dengan lembut. Langkah kakinya membawa sang istri yang terpejam dalam gendongannya ke kamar.


Ditidurkannya tubuh lelah Vea di atas ranjang. Vea tampak enggan membuka mata,Dave membuka high heels di kaki istrinya.


'' Capek banget Yang '' keluh Vea masih dengan mata terpejam, sepertinya wanita itu benar-benar sudah sangat mengantuk.


'' Tidur aja Yang '' sahut Dave,ia meneruskan membuka high heels Vea. Setelah meletakkan high heels tersebut ia membelai wajah lelah sang istri dan menyematkan kecupan sayang di kening istrinya.


Lalu Dave pun membuka tuxedo yang membungkus tubuh kekarnya. Menyisakan kemeja putih polos dan celana panjangnya. Kemudian Dave mencari pouch makeup milik istrinya di carinya micellar water untuk membersihkan make up Vea.


Dave meletakkan micellar water dan kapas di sisi sang istri kemudian perlahan ia membuka jepitan di rambut Vea yang sesekali tampak terganggu tidurnya. Namun dengan lembut Dave mengusap kepala istrinya hingga wanita itu kembali terlelap. Dan kini justru Vea memiringkan badannya dan mendekap pinggang Dave. Lelaki itu tersenyum melihat wajah lelah sang istri.


Selesai dengan jepit di rambut Vea,kini Dave perlahan membuat tubuh istrinya terlentang. Dengan telaten ia membersihkan make up di wajah Vea. Malam kian larut dan lelaki penuh dedikasi untuk istrinya itu masih sibuk mengurus sang wanita yang terlelap. Saat Dave mengganti gstun dengan baju tidur pun Vea hanya terbangun sebentar kemudian meneruskan tidur nya.


'' Dasar putri tidur " ucap Dave lirih seraya mencubit hidung Vea. Dave membersihkan dirinya dan mengganti pakaiannya dengan piyama. Menyusul istrinya yang terlelap. Membawa tubuh Vea dalan pelukan. Dan akhirnya terlelap sambil memeluk tubuh sang istri. Menjemput tidur nyenyak bersama orang tercinta.


Pagi menjelang, rasanya baru beberapa saat tertidur namun nyatanya pagi telah datang menyapa. Vea membuka matanya dan menyadari tangan yang melingkar erat di pinggangnya. Tersenyum mendapati wajah tenang sang suami. Di belainya dengan lembut wajah yang masih nyaman terpejam.


Merasakan tubuhnya yang nyaman dan tak terasa sesak,Vea mengernyitkan dahi. Ia menyadari telah berganti pakaian. Tak lagi memakai gaun pengantinnya. Padahal semalam ia langsung terlelap karena rasa capek bercampur ngantuk yang tak lagi mampu ia tahan.


Wajahnya pun terasa ringan. Make up tebal tak terasa di wajahnya. Menyadari semalam ia sudah merepotkan sang suami dengan membiarkannya mengurus dirinya. Tidak salah bukan, jika ia merasa terjatuh pada cinta yang lebih dalam pada lelaki ini ?. Femi kenyamanan sang istri ,Dave mengurusnya dengan sangat baik.


Vea tersenyum tipis kemudian memajukan wajahnya mencium pipi sang suami. Dave yang tampak masih terlelap namun menyunggingkan senyum dan mengeratkan pelukannya.


Vea yang sadar suaminya sudah terbangun memencet hidung Dave.


'' Pura-pura tidur ya ?'' ucap Vea.


'' Masih ngantuk Yang '' sahut Dave dengan mata terpejam. Vea mengecup bibir Dave singkat, membuat lelaki itu membuka mata.


'' Morning kiss '' ujar Vea,Dave tak berucap hanya tersenyum dan menatap penuh cinta pada wanitanya.


'' Makasih ya ,udah ngurusin aku semalam .'' tulus Vea dengan membalas tatapan Dave sama dalamnya.


'' Everything for you, honey '' ujar Dave kemudian menarik tubuh Vea kian menempel padanya. Vea mendusel di dada bidang sang suami. Sungguh hari yang menakjubkan, terbangun dari tidur dalam dekapan cinta tanpa rasa was-was.


Meski ini bukan pagi pertama mereka dalam satu ranjang,tapi ini adalah pagi terindah saat cinta telah menyatukan mereka dalam legalnya sebuah hubungan.