
Kini mereka sudah bangun dari tidurnya, Sofia kaget karena ia tidur tanpa mengenakan baju sama sekali, ia juga melihat sosok lagi-lagi yang ia cari di sampingnya.
Ia mencoba mengingat semua yang terjadi padanya semalam, ia ingat permainan panas yang mereka lakukan semalam. ia benar-benar kaget di buatnya.
Sedangkan Rifa yang baru bangun pun bingung melihat pakaian yang berserakan di sekitarnya, ia juga melihat pakaian Wanita yang sudah sobek, ia melihat kearah wanita yang ada disampingnya dengan cepat.
Rafa benar-benar kaget dengan kejadian itu, bagaimana bisa ia melakukan hal itu bersama dengan Sofia yang bahkan tidak ia cintai.
" Aku harus bagaimana ini, kenapa harus sama Sofia sih " batin Rifa bingung
" Kau harus bagaimana ini, aku tidak mau Rifa semakin membenci ku " batin Sofia
Sofia mencoba untuk turun dari tempat tidur dan ingin segera masuk kedalam kamar mandi namun usahanya sia-sia karena Sofia merasakan sakit di bagian bawah sensitifnya.
" Aw... " ucap Sofia membuat Rifa kaget
" Kamu kenapa Sofia " tanya Rifa bingung
" Tidak apa-apa hanya sakit saja kakiku " ucapnya berbohong
" Memangnya kamu mau kemana " tanya Rifa
" Aku mau pergi ke kamar mandi " ucap Sofia
" Baiklah " ucap Rifa Langsung menggendong tubuh Sofia masuk kedalam kamar mandi.
Sofia mencoba berdiri dengan menahan sakitnya, sedangkan Rifa Langsung pergi dari kamar mandi tersebut dan segera menelepon Reza untuk membawakan baju wanita yang lengkap.
Tut.. Tut... Tut...
" Halo " ucap Reza yang malas mengangkat teleponnya karena ini masih pagi dan juga hari weekend waktunya ia bersantai di mansion.
" Reza, kamu dimana " tanya Rifa
" Aku dirumah memangnya kenapa, maaf aku sibuk " ucap Reza kesal
" Tolong kamu ke butik, lalu belikan pakaian wanita lengkap ukuran tubuhnya sama seperti Leya " ucap Rifa dengan kesal
" Hey, ini weekend ya, aku ga mau kemana-mana " ucap Reza
" Aku mohon, ada sebuah kecelakaan dan ini harus di selesaikan " ucap Rifa dengan wajah kesal
" Maksudnya kecelakaan apa " tanya Reza
" Aku dan Sofia tidur bareng... " ucap Rifa jujur pada Reza
" What,,, Kamu serius... kenapa bisa terjadi, bukannya yang kmu cintai adalah Jesi " ucap Reza tidak percaya dengan apa yang di lakukan saudaranya itu.
" Makanya aku bilang ini kecelakaan juga,, sudah kamu cepat bawakan baju itu.. aku tidak mau berurusan dengan Sofia " ucap Rifa dengan wajah kesal
" Baiklah aku Kesana, kamu harus membayar ku mahal karena kamu menyuruhku menemuimu di saat hari libur " ucap Reza
" Baiklah,, " ucap Rifa Langsung menutup teleponnya.
Tanpa disadari ternyata Sofia yang selesai mengenakan jubah mandi mendengar semua pembicaraan antara Rifa dan Reza di telepon.
" Ternyata Rifa menggangap ini sebagai kesalahan, kecelakaan, apa tidak ada sedikit pun hatimu untukku Rifa.. " batin Sofia sedih
Sofia mengenakan kemeja milik Rifa yang berserak di lantai, lalu ia segera mengenakannya. Ia juga langsung menghubungi Geri untuk menjemputnya dan membawakan pakaian wanita.
" Apa yang kamu lakukan " ucap Rifa ketika Sofia membawa kemeja miliknya yang keberadaan jika di pakai olehnya
Setelah ia memakai pakaian itu, ia langsung membawa tasnya dengan wajah sedihnya ia langsung menghampirinya Rifa.
" Rifa, karena ini sebuah kesalahan, aku harap kita tidak bertemu lagi di lain waktu, maf sudah membuatmu tidak nyaman " ucap Sofia dengan nada marah lalu pergi meninggalkan tempat itu
" Ish dia kenapa, memangnya ada yang salah dari ucapan ku dengan Reza " ucapnya Langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang penuh keringat
Tak lama kemudian suara Rifa mendengar suara ketukan dari pintu membuatnya segera membuka pintu tersebut.
Tok... Tok... Tok...
Ceklek,,
" Masuk " ucap Rifa yang melihat Reza bersama dengan Leya
" Astaga ini kamar berantakan sekali " ucap Leya yang masih polos tidak mengetahui jika semalam kamar ini di pakai pergulatan panas
" Astaga dia masih polos " ucap Reza
" Maksud " ucap Leya bingung
" Nih bajunya " ucap Reza
" Dia sudah pergi " ucap Rifa
" Kamu membiarkan dia tanpa busana " ucap Reza Bingung dan kaget
" Ya tidak lah, dia pakai kemejaku " ucap Rifa dengan nada acuh
" Nih baju untukmu " ucap Reza
" Kamu memang pengertian " ucap Rifa sambil tersenyum
" Rifa, itu darah apa.. masa ia kamu datang bulan " ucap Leya bingung
" Astaga apa itu darah punya Sofia " ucap Reza kaget
" Jadi dia masih ... " ucapnya Rifa dengan wajah kaget
" Sofia.. memang dia ada disini kenapa aku tidak lihat " ucap Leya bingung
" Kamu benar-benar akan menyesal.. kejar Sofia jangan biarkan kisahnya sama dengan Jesi dulu.. " ucap Reza
" Kenapa aku bodoh sih, kenapa dia juga mendadak bodoh membiarkan aku ... Ahk " ucap Rifa frustasi
" Ayo kita pergi " ucap Reza menarik tangan Leya dari sana membiarkan Rifa dengan penuh penyesalan di dalam pikirannya
Sementara Reza dan Leya segera pergi ke apartemen Gea untuk mencari kebenaran disana.
.
.
.
.
Bersambung...
Mampir yu ke novel baru aku, ini berkisah tentang kisah cinta Leya dan Geri aku tulis di novel terbaruku... berjudul " Dendam Jadi cinta " ikuti terus kisahnya.
Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...