One Night With Playboy

One Night With Playboy
Episode 72



Bimo pun datang kembali dengan membawa seorang wanita yang cantik sebenarnya namun sedikit galak di mata Reza dan Rifa.


" Bro.. ini teman gue yang gue ceritain " ucapnya Bimo


" Kamu " ucap Rifa dan wanita itu


" Kalian sudah saling kenal " tanya Bimo


" Amit-amit kenal sama Dia wanita rese itu " ucap Rifa


" Kamu laki-laki menyembelin sedunia " ucapnya


" Sudah-sudah jangan bertengkar " ucap Bimo


" Sofia ini Rifa dan ini Reza mereka teman ku " ucap Bimo sambil tersenyum


" Rifa, Reza ini Sofia temanku " ucap Bimo


" Ih amit-amit Haris kenalan sama dia " ucap Sofia dengan wajah kesal


" Siapa juga yang mau kenalan sama kamu " ucap Rifa


" Aduh kenapa kalian jadi berantem begini " ucap Bimo


" Sudah biasa aku mendengarnya " ucapnya Reza


" Kalian itu kaya kucing dan anjing saja " ucap Bimo


" Bimo aku mau pulang saja.. ga betah lama-lama disini " ucap Sofia


" Tapi kan kamu baru juga Dateng ke Club " ucap Bimo


" Besok-besok aku kesini dia tapi pas dia ga ada " ucap Sofia sambil melihat wajah Rifa dengan sinis


" Kalau mau pergi ya pergi saja.. ga ada juga yang mengharapkan kehadiran mu disini " ucap Rifa


" Hus.. jangan bilang begitu... aku mengharapkannya " ucap Reza


" Sori ya kalian bukan tipe ku " ucap Sofia


" Tapi kamu kaya tipe ku " ucap Reza


" Ish.. sok cantik banget, kamu juga bukan tipe ku " cibir Rifa


" Ini benar-benar ya Cowo tapi bikin kepalaku mau pecah.. ingin aku botakin tuh rambutnya " batin Sofia


" Lihat saja wanita sok cantik ini... pasti kamu akan memohon-mohon padaku suatu saat nanti " batin Rifa.


" Aku jodoh-jodohkan saja Rifa dengan Sofia, agar dia melupakan Jesi " batin Reza


" Sepertinya Rifa dan Sofia cocok " batin Bimo


" Kalau begitu aku Antarkan kamu pulang ya " ucap Bimo


" Lalu kota disini bagaimana... biarkan dia pulang sendiri, udah gede ini " ucap Rifa


" Jangan begitu dong wanita cantik ga boleh pulang sendiri, biar Aku yang antar " ucap Reza


" Tidak usah " ucapnya Sofia


" Bro... pamit nganterin Sofia dulu ya " ucap Bimo pada Reza dan Rifa


" Ok " ucap Reza


" Tapi bim " ucap Rifa


" Cuma sebentar ko " ucap Bimo


Bimo langsung pergi bersama Sofia dari sana. Sementara Rifa dan Reza masih di Club.


" Apa istimewanya wanita itu " cibir Rifa


" Dia cantik ko... " ucap Reza


" Pikiran lu itu cewe cewe dan cewe... semua cewe lu katain cantik dan seksi " ucap Rifa dengan wajah kesal


" Bukan gitu Bro " ucap Reza


" Sudah lah kita minum saja " ucap Rifa


Sedangkan di tempat yang lain yaitu di dalam mobil Bimo, Sofia mengatakan kebenciannya pada Rifa kepada Bimo.


" Bim.. bilangin sama teman kamu tuh yang barusan jangan suka rese jadi orang " ucap Sofia


" Maksud kamus siapa " tanya Bimo


" Itu loh lelaki yang jutek banget sama aku " ucap Sofia


" Maksud kamu pasti Rifa kan... dia anak orang kaya tau " ucap Bimo


" Ga peduli dia mau kata, ganteng ke.. dia orang yang jahat sedunia.. gara-gara dia Gea meninggal lihat saja pembalasan ku " batin Sofia


" Aku ga peduli sekali aku benci ya benci " ucap Sofia


" Ati-ati dari benci jadi cinta " ucap Bimo sambil tersenyum


" Masa sih " ucap Bimo


" Seriusan " ucap Sofia


" Ia... ia deh percaya " ucap Bimo sambil tertawa merasa lucu akan tingkah temannya itu


" Ih ia, aku kehilangan Handphone ku... besok kamu beliin aku Handphone baru ya " ucap Sofia


" Hilang dimana " tanya Bimo


" Entahlah, tapi sudah ketemu dia hilang tuh Handphone, memang pembawa sial kan dia " ucap Sofia masih kesal


" Kamu tenang saja, besok aku beliin Handphone dan akan bantu kamu cari tuh Handphone " ucap Bimo


" Thank ya kamu memang taman yang baik " Ucapnya Sofia sambil tersenyum


" Sama-sama " ucap Bimo


Kini Sofia sudah sampai di apartemen milik Geri, Geri sengaja mengirim Sofia ke Indonesia niatnya memang untuk menyuruh Sofia mendekati Rifa dan membalaskan dendam ya.


Namun tak di sangka tidak harus punya rencana untuk mendekati Rifa, karena Takdir sudah mempertemukan mereka, meskipun Rifa tidak tahu rencana itu.


Sofia segera turun dari mobil Bimo menuju apartemennya, sedangkan Bimo kembali lagi ke Club untuk menemui Rifa dan Reza sebagai temannya.


Sesampainya disana Rifa memasang wajah kesal pada Bimo.


" Kenapa lagi Lu bro " tanya Bimo pada Rifa


" Gue ga suka sama teman mu itu " ucap Rifa dengan sinis


" Maksud lu Sofia " ucapnya Bimo sambil tersenyum


" Benar.. "


" Dia juga kebetulan benci banget sama Lu " ucap Bimo


" Bagus deh kalau begitu " ucap Rifa


" Sayang lagi wanita cantik di anggurin " ucap Reza


" Kalau lu mau ambil " ucap Rifa


" Tapi kayanya dia ga suka sama gue " ucap Reza


" Karena lu jelek " ucap Bimo sambil meminum Minumannya


" Sialan lu " ucap Reza kesal


" Wanita itu banyak jangan ngomongin dia terus " ucap Rifa


" Hati-hati dari benci jadi cinta " ucap Bimo


" Ga akan " ucapnya Rifa sambil tersenyum licik


" Oh ia, ngomong-ngomong gue nemuin Handphonenya ini di depan toilet " ucap Rifa


" Wah kebetulan banget, Sofia bilang dia kehilangan Handphonenya " ucap Bimo


" Li serius " tanya Reza


" Bener " ucap Bimo


" Besok lu kasih tau dia, suruh dia nemuin gue " ucap Rifa


" Baiklah " ucap Bimo


Mereka pun melanjutkan minum-minumannya sampai mabuk seperti biasanya.


.


.


.


.


.


Bersambung...


Mampir yu ke novel baru aku, ini berkisah tentang kisah cinta Leya dan Geri aku tulis di novel terbaruku... berjudul " Dendam Jadi cinta " ikuti terus kisahnya.


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz