
Setelah acara lamaran selesai, Rifa dan Reza pun segera pergi dari sana. terlihat Rafa dan Jesi bingung namun mereka juga tidak ambil pusing.
" Ko Rifa sama Reza naik satu mobil yang sama " tanya Jesi
" Mungkin mereka ingin bersenang-senang, kamu kan tau sendiri sifat mereka " ucap Rafa
" Kamu benar juga sayang " ucap Jesi
" Sebaiknya kita pulang, aku ga mau bayi kita sakit karena kelelahan " ucap Rafa sambil tersenyum dan mengusap perutnya Jesi yang masih datar
" Ia sayang " ucap Jesi
Mereka pun segera naik kedalam mobil dan melakukan mobilnya. Hari ini Jesi pun senang karena sang sahabat bisa bahagia.
" Mesi cantik ya tadi " ucap Jesi
" Nanti juga kamu akan cantik di hari pernikahan kita " ucap Rafa
" Aku gugup " ucap Jesi
" Kamu tenang saja, Umi sudah rencanakan pernikahan kita " ucap Rafa
" Ia sayang, andai kedua orang Tuaku masih ada " ucap Jesi
" Lusa kita ke kampung halaman mu untuk berziarah ke makam kedua orang tuamu " ucap Rafa
" Rafa " ucap Jesi
" Ada apa " ucap Rafa
" Terima kasih " ucap Jesi sambil tersenyum
" Terima kasih untuk apa " tanya Rafa
" Terima kasih karena selalu di samping ku " Jesi
" Ia sayang " ucap Rafa sambil tersenyum
Rafa dan Jesi sudah tidak sabar untuk segera berziarah ke makan kedua orangtuanya Jesi. Sementara Rifa dan Reza bukannya pulang ke rumah tapi malah pergi ke Club bersama.
" Kenapa kamu bawa aku kesini " tanya Rifa pada Reza
" Aku tau kamu sedang bimbang... dan galau, kita kesini untuk happy-happy " ucap Reza
" Gila, aku sudah tidak punya duit " ucap Rifa
" Tenang biar aku yang traktir hari ini " ucap Reza
" baiklah kalau begitu " ucap Rifa senang
Mereka segera masuk kedalam Club tempat biasanya mereka nongkrong, disana mereka di sebut para gadis cantik dan seksi.
" Kamu pilih mau ditemani oleh wanita yang mana " tanya Reza
" Kenapa aku malah memikirkan Jesi, jelas-jelas ini para wanita seksi-seksi " batin Rifa
" Dih, malah bengong... cepetan kamu pilih wanita mana yang kamu suka " ucap Reza
" Em... aku mau minum saja, tidak mau wanita " ucap Rifa dengan santainya
" What... kamu yakin Bro " tanya Reza heran
" Ia aku cuma mau minum saja " ucap Rifa
" Apa ada yang salah dengan otakmu " tanya Reza
" Tidak ada, cuma lagi ga mau wanita, aku maunya minuman " ucap Rifa menjelaskan pada Reza
" Kamu yakin. . " tanya Reza kembali
" Aku serius " ucap rifa
" Ko aneh ya, seperti bukan Rifa yang dulu... ada apa dengannya... " ucap batin Reza
" Entah mengapa, setelah melakukan dengan Jesi, aku tidak tertarik lagi pada wanita lain " batin Rifa
Reza pun memesan minuman kesukaannya bersama Rifa. Dengan wajah yang kusut Rifa langsung meminum Minumannya.
" Mungkin " ucap Rifa
" Kamu masih sayang sama Mesi " tanya Reza
" Entahlah, yang jelas hati ini sakit melihat dia bersama Lio " ucap Rifa
" Berarti kamu masih cinta sama Mesi " ucap Reza
" Terus aku harus bagaimana " ucap Rifa
" Lupakan Mesi " ucap Reza
" Kenapa " tanya Rifa
" Sebentar lagi Mesi akan jadi bagian keluarga Wiratmaja, gila aja kamu kalau sampai merebut dia dari tangan Lio " ucap Reza
" Sempet berpikir begitu, tapi ketika melihat senyuman Mesi aku jadi tidak mau merusak kebahagiaan Mesi " ucap Rifa
" Nah gitu dong.. ini baru benar " ucap Reza
" Tapi hatiku masih sakit " ucap Rifa
" Nanti juga akan sembuh " ucap Reza
" Semoga saja " ucap Rifa
" Lalu bagaimana hubungan mu dengan Jesi " tanya Reza
" Aku sungguh ga rela jika anak itu di miliki Rafa, meskipun Rafa adalah kakak kandung ku " ucap Rifa
" Waduh, nantinya kaya judul sinetron dong... " Ucap Reza sambil tertawa
" Maksudmu apa " tanya Rifa
" Ia.. judulnya adalah Pamanku adalah ayah kandung ku " ledek Reza
" Sialan kamu " ucap Rifa
" Habisnya kamu aneh... dulu ga suka sama Jesi malah sampai bilang jika anak itu bukan anak kamu, tapi sekarang malah mati-matian tidak mau anak itu di rawat oleh orang lain " ucap Reza
" Aku juga ga tau " ucap Rifa
" Kamu benar-benar harus hidup jomblo kaya aku " Ucap Reza
" Enak saja " ucap Rifa
" Kamu ingat ya, Mesi milik Lio, Jesi pun milik Rafa... " ucap Reza
" Kalau Jesi aku akan mencoba mendekatinya " ucap Rifa
" Jangan cari mati " Ucap Reza
" Kenapa " tanya Rifa
" Urusannya panjang.. apalagi sama Rafa " ucap Reza
.
.
.
Bersambung...
Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......
Biar saya lebih semangat nulisnya..
Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......
So... Ikuti terus kisahnya...
Jangan bosen-bosen ya .....
Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz