One Night With Playboy

One Night With Playboy
Episode 58



Jesi tampak menikmati makanan yang sudah di pesan oleh sang suami. ia melahap makanan hingga semuanya habis. Rafa yang melihat Sang istri memakan makanannya dengan habis merasa sangat senang.


" Sayang pelan-pelan makananya, tidak ada yang akan merebut makananmu " ucap Rafa


" Ia sayang, maf.. habisnya ini makanannya enak-enak aku suka " ucap Jesi sambil tersenyum


" Syukurlah kalau kamu suka.. " ucap Rafa


" Ia sayang.. " ucap Jesi kembali menghabiskan makanannya


" Sungguh bahagia bisa melihat senyuman setiap hari " batin Rafa


" Semoga aku dan Rafa bahagia selalu " batin Jesi


" Aku kenyang... habiskan semuanya untukmu " ucap Rafa


" Kamu serius sayang " ucap Jesi


" Ia sayang " ucap Rafa sambil tersenyum


" Aku mandi dulu ya, sudah gerah " ucap Rafa


" Baiklah sayang " ucap Jesi


Rafa segera menuju kamar mandinya dan membersihkan tubuhnya yang lengket dengan keringat. Sedangkan Sang Istri sedang duduk di kursi tempat makan karena ia kekenyangan.


Tak lama kemudian Rafa keluar dari Pintu Kamar mandinya dan melihat sang istri yang sedang duduk dan memegangi perutnya.


" Kamu makannya banyak banget sih sayang, jadi kekenyangan gitu " ucap Rafa


" Ia sayang... aku mau mandi tapi aku ngantuk " ucap Jesi


" Mandi dulu terus kita tidur " ucap Rafa


" Baiklah " ucap Jesi


Jesi segera menuju kamar mandinya untuk membersihkan tubuhnya, sedangkan Sang Sumi sedang menunggu kehadiran sang istri di ranjang tempat tidurnya.


" Aku tidak akan memaksa Jesi jika dia lelah aku dan Jesi bisa melakukannya nanti saja " batin Rafa


Tak lama kemudian Jesi sudah selesai dengan mandinya, ia segera memakai baju tidur dan segera menghampiri sang suami.


" Sayang sini " ucap Rafa sambil menepuk-nepuk kasur yang kosong dia sebelahnya


" Sayang memangnya kita harus tidur berdua " ucap Jesi


" Memangnya kenapa sayang " tanya Rafa


" Aku takut " ucap Jesi


" Tidak akan terjadi apa-apa.. aku bukan orang pemaksa ko sayang kamu tenang saja " ucap Rafa


" Maaf ya sayang " ucap Jesi dengan wajah sedih


" Tidak masalah sayang jika kamu belum siap, bisa lain waktu " ucap Rafa sambil tersenyum


" Kamu benar tidak apa-apa " ucap Jesi


" Ia sayang tidak apa-apa, asalkan ijinkan aku hari ini memelukmu sambil tiduran " ucap Rafa


" Baiklah sayang " ucap Jesi


Kini mereka tidur dengan Saling memeluk satu sama lain, perasaan hangat itu membuat Jesi tidur lelap sementara Rafa sedang gundah gulana bagaimana tidak ia seorang lelaki normal ia punya hasrat ketika berpelukan dengan Jesi hatinya tidak tenang.


" Aduh bagaimana ini... tapi Kasian Jesi kalau aku bangunkan... aku tahan saja " batin Rafa


Rafa pun mencoba melepaskan pelukan sang istri namun Jesi malah memeluknya erat.


" Aduh godaan seperti ini aku mana bisa kuat " batin Rafa


Rafa segera pergi ke toilet lalu mandi dengan air dingin untuk menenangkan sesuatu di bawah sana.


" Sampai aku kuat menahannya... Aku tidak mau memaksa Jesi " ucap Rafa


Jesi pun akhirnya bangun karena ada suara gemericik air dari kamar mandi, ia pun melihat sang Suami tidak ada di kamarnya.


" Loh kemana Rafa " ucap Jesi sambil celingukan


" Mungkin sedang di kamar mandi... " ucap Jesi lalu bangun dan duduk di ranjangnya sambil memainkan Handphonenya menunggu sang suami keluar dari kamar mandi.


Tak lama kemudian Rafa keluar dari kamar mandi, ia kaget karena sang istri tidak tidur malah sedang bermain Handphone.


" Sayang kenapa belum tidur " ucap Rafa


" Kenapa Rafa mandi lagi " batin Jesi


" Aku bangun karena kamu tidak ada di sini " ucap Jesi


" Maafkan aku sayang " ucap Rafa sambil tersenyum


" Sayang kenapa kamu mandi lagi.. bukanya kamu sudah mandi " ucap Jesi


" Gawat aku harus bicara apa " batin Rafa


" Tidak sayang hanya saja gerah " ucap Rafa bohong


" Kalau begitu kita tidur lagi " ajak Jesi


" Bisa gawat kalau aku tidur satu ranjang dengan Jesi " batin Rafa


" Tidak sayang... aku belum ngantuk, aku duduk saja disini dulu " ucap Rafa duduk di sofa


" Kenapa Rafa seperti menghindari ku.. apa Rafa menyesal nikah sama aku " batin Jesi


" Baiklah jika kamu sudah ngantuk tidur disini ya " ucap Jesi


" Ok sayang, aku mau nonton bola saja " ucap Rafa


Jesi membaringkan kembali tubuhnya di ranjang dengan perasaan bertanya-tanya namun ia enggan mengatakannya. Jesi pun mencoba menutup matanya dan berpura-pura tidur.


Rafa pun mencoba membaringkan tubuhnya di sofa dan menutup matanya berharap ia bisa tidur nyenyak.


.


.


.


.


Bersambung...


Mampir yu ke novel baru aku, ini berkisah tentang kisah cinta Leya dan Geri aku tulis di novel terbaruku... berjudul " Dendam Jadi cinta " ikuti terus kisahnya.


Jangan Lupa dipencet tombol Like....Komen..... dan Vote ......


Biar saya lebih semangat nulisnya..


Saya ucapkan banyak-banyak Terima kasih pada kalian semua yang sudah mampir ke Novel Ku dan memberikan Like....Komen..... dan Vote ......


So... Ikuti terus kisahnya...


Jangan bosen-bosen ya .....


Semoga Allah SWT membalas kebaikan kalian semua.... jangan lupa jaga kesehatan ya guyz


.