My Lover Is A Ghose

My Lover Is A Ghose
Mario Memudar



Suasana di ruang tamu cukup Ramai, tapi bukan ramai dengan obrolan atau candaan. tapi ramai karena ulah-ulah makhluk usil yang ikut dengan salah satu pemimpin mereka. siapa lagi kalau bukan ki Wicak. sang pemimpin di hutan terlarang yang sudah menjadi bagian dari Syalfa dan teman- teman nya.


"Ini mendadak sekali? sebenarnya ada apa kalian kemari?" Syalfa langsung saja bertanya, dia sudah sangat penasaran.


Rania, Nendra ,Deon,Ike, Galen dan Mail hanya diam mendengarkan. karena mereka hanya bisa melihat Karina saja dan tentu juga Om Andika dia kan manusia.


"Aku hanya mengikuti kemauan Istriku saja, aku sendiri belum tahu apapun. tapi katanya ini penting dan urgen, jujur saja aku juga penasaran apa lagi ki wicak juga ikut disini, walaupun aku tidak bisa melihatnya" ucap Om andika.


Syalfa menatap Ki Wicak yang saat ini duduk di sofa tunggal di sebelah kanan dan kirinya ada Dua sosok yang selalu ada setiap sosok tua itu pergi. namanya HIM dan HENA.


"Mereka siapa?" perhatian Syalfa tertuju pada dua sosok di sampingnya.


"Mereka bagian dariku, selama ini mereka aku tugaskan untuk mengamati Negri Mereka yang sempat kamu kunjungi , mereka juga yang telah melindungi kalian dari jarak jauh selama disana".


Syalfa menganggukan kepalanya mengerti, pantas disaat dirinya tersesat di dunia mereka, seperti ada yang mengawasi, namun syalfa tidak merasa terancam. maka dari itu dia memilih diam berpura-pura tidak tahu "Lalu, dimana orang kepercayaanMu yang lain? aku sempat bertemu di Goa waktu itu bukan?".


"Mereka tewas" jawab Ki wicak sedih.


"Maaf, tapi bagaimana itu bisa terjadi" .


"Lain kali saja aku ceritakan, kali ini ada yang lebih penting ".


Syalfa diam tidak menanggapi, ki wicak yang tidak mendapat pertanyaan lagi dari Syalfa. kembali membuka suara.


Di sisi lain, Nendra juga bisa melihat apa yang Syalfa lihat. Ya, dia bisa melihat Mario. tapi hanya Mario tidak dengan yang lain.sampe saat ini teman-temannya tidak ada yang mengetahui tentang ini. hanya Ki wicak dan Karin saja yang tahu, tapi mereka memilih untuk diam dan tidak ingin ikut campur.


"Apa maksudnya ?" Syalfa bangkit dan berjalan mendekati sang kekasih. saat dirinya sudah dekat di lihatnya lekat lekat Mario yang juga menatapnya dengan sendu. hal itu membuat hati Syalfa terasa tercubit, setelah sekian lama terpisah , bertemu dan terpisah lagi. dan kini mereka di pertemukan dengan keadaan yang seperti ini? kenapa? kenapa takdir cinta mereka begitu sulit?.


"Jawab! ada apa sebenarnya!!" kali ini Suaranya meninggi. hatinya begitu campur aduk antara Marah, kecewa dan juga sedih.


"Dia akan menghilang untuk selamanya" kata-kata itu sontak membuat Syalfa terkejut, bahkan langkahnya mundur perlahan saking shock nya.


Nendra berdiri mendekat ke arah Syalfa yang terlihat begitu shock. tidak hanya Syalfa tapi juga yang lain, mereka memang tidak bisa melihat. tapi bisa mendengar apa yang di ucapkan ki wicak sedari tadi. ki wicak sengaja mengeluarkan kekuatan agar suaranya bisa di dengar oleh mereka.


"Tidak mungkin! Syalfa hampir terjatuh, namun Nendra segera merengkuhnya. disisi lain Mario saat itu juga hendak merengkuh tubuh kekasihnya, namun lagi- lagi tangannya tembus. dia tidak dapat menggapai nya.


Mario mundur perlahan, merasa tidak pantas untuk Syalfa. dirinya tidak berguna, lelaki lemah . pandangannya tertuju pada tangan kokoh yang melingkar di pinggang sang kekasih. Mario tersenyum getir dia menatap kedua tangannya sendiri. tanpa sadar sebulir air menetes dari pelupuk matanya.


"Aku menyedikan, aku tak berguna" Mario meremat rambutnya frustasi. Syalfa menoleh saat mendengar suara Mario, segera dia berdiri dan melepas paksa tangan Nendra di pinggangnya, kaki nya berjalan cepat mendekat Mario yang terlihat begitu kacau.


"Tenang lah, pasti akan ada jalan keluarnya" Syalfa mengusap pipi kekasihnya, berniat menghapus air mata itu. tapi, sama dia juga tidak bisa menyentuhnya. Syalfa tersenyum getir ," Aku tidak akan membiarkanmu menghilang lagi dariku" ucapnya lagi tegas.


"Jelaskan!! ada apa sebenarnya? Apa ada cara, agar Mario kembali seperti semula?" tanya Syalfa beruntun, menatap tajam Ki wicak layaknya sedang berhadapan dengan musuh atau pesaingnya.