My Lover Is A Ghose

My Lover Is A Ghose
Tidak sah



setelah memikirkan cukup lama, akhirnya dengan terpaksa deon menerima permintaan rehita .bukan tanpa alasan, selain untuk membalas budi gadis yang selama beberapa hari ini telah berjasa menemani dan melindunginya. ya, walaupun sebenarnya deon pun tidak pernah meminta itu, tapi deon juga merasa kasihan dengan nasib rakyat disana. " ini hanya sementara, setelah urusan ini selesai, aku akan pergi dari sini secepatnya" kata deon sambil menatap pemandangan rumah warga dari kamarnya. kerajaan yang di pimpin ayah rehita memang hanya kerajaan kecil dan rumah-rumah warganya pun berdekatan dengan bangunan kerajaan. akhirnya telah di putuskan mereka akan menikah malam hari nanti.


semua pelayan terlihat sibuk menyiapkan berbagai perlengkapan untuk pernikahan yang sangat mendadak itu. hanya beberapa keperluan upacara saja dan yang datang pun hanya para menteri kerajaan dan anggota kerajaan saja. selain karena rencana yang mendadak, ayah rehita juga tidak ingin sampai pangeran gagak dari kerajaan timur sampai mengetahui rencana ini." semoga semua berjalan lancar, aku menyayangimu anakku. setelah ini, aku harap kamu bahagia dengan pilihanmu" ucap raja ronald sambil menatap putrinya yang kini telah berdiri tepat di sampingnya.


rehita menggunakan pakaian berwarna hitam ada corak berwarna merah samping kanan dan kiri jubahnya. rambutnya di ikat setengahnya dengan rambut yang sebagian tergerai. mahkota khas kerajaan gagak menghiasi kepalanya di tengah mahkota itu terdapat sebuah batu permata yang berwarna hitam. wajahnya tertutup hiasan indah yang menjuntai ke bawah hingga bawah dagunya.


rehita berjalan dengan di tuntun oleh raja ronald mendekat ke arah altar yang disana telah berdiri deon yang menanti kedatangan rehita. jelas sekali dari raut wajah lelaki tampan itu, tak ada raut wajah bahagia , hanya wajah datar dan terkesan dingin.


setelah sampai di hadapan deon, raja ronald melepaskan tangan putrinya. hingga deon dan rehita kini berhadapan , di tengah keduanya terdapat sebuah batu berdiri kokoh di atas batu itu ada sebuah batu keramat yang di percaya sebagai upacara terakhir sebuah pernikahan di kerajaan gagak. batu yang melayang itu bernama "batu Mulia."


seorang lelaki tua berdiri di belakang keduanya dengan mengenakan jubah berwarna merah memulai upacara pernikahan.


" memberi hormat pada langit dan bumi" teriak pemimpin pernikahan.


deon dan rehita pun membungkukan tubuhnya mengikuti intruksi .


setelah keduanya berdiri ketua menyuruh keduanya untuk bersujud kepada orang tua mempelai, karena tidak ada orang tua dari deon dan hanya ada ayah rehita , sehingga keduanya bersujud di hadapan raja ronald. raja ronald segera memegang kedua bahu putrinya dan menepuk pundak deon pelan.


setelah beberapa upacara selesai kini ketua menyuruh keduanya meneteskan darahnya di atas batu mulia sebagai upacara terakhir. keduanya menurut meneteskan darahnya pada batu mulia, setelah darah itu mengenai batu mulia tiba-tiba batu itu menyala dari bawah merambat ke atas, namun belum sampai mencapai puncaknya tiba- tiba cahaya berwarna merah itu meredup. semua yang menyaksikan itu saling pandang. rehita meremas jubahnya kuat, sedangkan deon hanya diam tanpa bereaksi apapun . selain dirinya yang memang tidak mengetahui apapun tentang upacara pernikahan, dia sendiri juga enggan untuk menikah apa lagi dengan seorang siluman. jadi dia bersikap datar dan dingin, masa bodo dengan apa yang terjadi di sekitar , deon seperti boneka hidup yang selalu menurut apa kata tuannya.


" tidak mungkin!" pekik raja ronald.


" ayah, aku sudah menjadi istrinya bukan" kata rehita dengan suara bergetar.


" maafkan saya raja, berdasarkan hasil uji batu mulia, mereka tidak berjodoh. cahaya merah dari penyatuan darah keduanya tidak mencapai puncak nya, sehingga dengan menyesal saya katakan. pernikahan ini tidak sah yang mulia" kata ketua tertunduk.


" tidak ayah, batu itu pasti palsu atau mungkin batu itu telah rusak karena usianya yang sudah mencapai ratusan tahun. jangan percaya ayah, kami telah selesai melakukan tahapan pernikahan" kata rehita.


" tenang lah rehita" kata raja ronald.


"apa ada cara lain , agar pernikahan ini menjadi sah tanpa melewati ujian batu mulia?" tanya raja ronald.


raja ronald sendiri merasa heran, karena baru kali ini batu mulia tidak mau menyala hingga ke puncaknya, apa mungkin karena dunia mereka berbeda fikir raja ronald, tapi nenek moyang mereka pun ada yang menikah dengan manusia, tapi sah saja?


" maafkan hamba yang mulia, tapi peraturan dari kaum kita, sebuah pernikahan akan menjadi sah apa bila bisa melewati ujian dari batu mulia kerajaan gagak. jika sebaliknya maka pernikahan ini tak sah. tapi kita juga bisa mengetahui siapa jodoh sebenarnya pasangan mereka" kata ketua lirih.


" baiklah silahkan kau uji, jodoh dari keduanya" kata raja ronald akhirnya.


ketua membacakan sebuah mantra lalu memberikan sebuah jarum pada keduanya. pertama rehita menusuk jari tengahnya dengan jarum pemberian ketua lalu meneteskan darahnya di atas batu mulia. namun batu itu tak bereaksi sama sekali membuat semua orang bingung.


karena tak ada reaksi, ketua mengintruksi deon untuk melakukan hal yang sama. deon hanya menurut saja, meneteskan darahnya ke atas batu mulia, setelah darahnya mengalir. sebuah cahaya merah muncul dari bawah hingga ke ats puncak batu mulia. di dalam cahaya merah itu muncul sebuah gambaran wajah perempuan. semua orang menatap lekat gambaran itu termasuk deon yang mengamati lamat- lamat wajah seorang perempuan yang tak asing baginya.


" R A N I A ?" kata deon setelah mengingat wajah rania yang begitu mirip dengan apa yang tergambar disana.