My Lover Is A Ghose

My Lover Is A Ghose
Ramuan



semua anggota istana sedang menikmati perayaan akan datangnya permaisuri raja yang baru, sudah kebiasaan bangsa buaya putih, setiap anggota kerajaan yang akan menikah pasti akan di adakan sebuah pesta . entah itu sebelum hari pernikahan ataupun setelahnya. bedanya, jika sebelum pernikahan, mereka merayakannya hanya dengan anggota keluarga saja, sedangkan saat hari raya dan setelahnya akan di rayakan bersama rakyat dan kerajaan tetangga.


permaisuri dan selir-selir raja dan ayahanda. mereka hanya minum sesekali, tapi tidak sampai mabuk berat, mereka hanya duduk di pangkuan para lelaki sambil melayani mereka menuangkan arak.


sesekali mereka bermesraan dan berciuman mesra. tangan nakal kaum lelaki menjelajah kesana kemari mencari sesuatu yang membuat bangkit gairah kelakian mereka.


di saat semua sibuk dengan kegiatannya masing- masing. seorang penjaga datang menemui raja yang sedang menikmati minumannya dengan di layani permaisuri cwen.


" hormat hamba yang mulia" kata penjaga membungkukan tubuhnya.


" iya, ada apa?" kata raja


" tabib liu rang telah datang, sesuai permintaan raja, beliau menunggu di ruang kerja yang mulia" lapor penjaga .


" aku mengerti, kembali lah ..nanti aku akan menemuinya" kata raja.


penjaga memberi hormat pada raja buaya putih, lalu bergegas pergi ke pintu untuk kembali berjaga.


" permaisuri, minggirlah!! aku akan menemui tabib liu" kata raja mendorong tubuh permaisurinya agar bangkit dari pangkuannya.


permaisuri langsung bangkit dari tempat ternyamannya setelah mendapatkan tatapan tajam suaminya. raja langsung pergi menuju ruang kerjanya .


" aku harus mencari tahu, kenapa raja menyuruh seorang tabib untuk datang. padahal tidak ada yang sakit. bahkan manusia itu, bukankah dia sudah membaik? "batin permaisuri.


permaisuri segera menyusul raja yang telah pergi lebih dulu, dia sengaja menjaga jarak , agar raja tidak curiga, bahwa dia mengikutinya.


raja memasuki ruangan yang di dalamnya sudah ada tabib pribadinya.


" salam raja" kata tabib liu membungkukan tubuhnya.


" apa pesananku sudah kau bawa?" tanya raja .


" iya raja, ini ramuan terbaik yang hamba racik. hamba jamin, permaisuri baru pasti akan sangat puas nanti" kata tabib liu.


" bagus! lalu apa ada ramuan untuknya juga?" tanya raja.


" tentu, ini ada 3 botol yang berbeda. yang berwarna hijau ramuan untuk raja, agar tetap bugar, bergairah,kuat dan tahan lama . sedangkan di botol merah adalah milik permaisuri baru sesuai permintaan raja, dia akan cepat terangsang, bergairah dan juga agresif di ranjang , di ramuan permaisuri baru juga sudah saya tambahkan resep penyubur kandungan yang mulia" kata tabib menjelaskan.


" bagus, aku percaya padamu. kali ini aku akan membuat putri sya menjadi milikku seutuhnya, aku berharap dengan ramuan ini dia akan cepat memberiku keturunan, agar dia tidak akan pernah pergi dari sini selamanya" kata raja dengan memandang botol di tangannya.


" saya jamin raja, pasti ini berhasil. tapi jika hamba boleh tau kenapa raja sangat menginginkan putri sya berada disini dan segera mengandung?" tanya tabib liu , sambil melirik kesana kemari takut ada yang mendengar pembicaraan mereka.


" dari pertama kali aku melihatnya, aku sudah jatuh cinta padanya. dia bukanlah gadis manusia yang sederhana. dia istimewa, bahkan dia bisa keluar masuk ke negri kita sesukanya hanya saja, ada kekuatan yang melindunginya, menekan energi dan kekuatannya. mungkin agar putri sya terlihat seperti manusia biasa, aku tidak ingin melewatkan kesempatan ini begitu saja, jika kami memiliki keturunan, pasti anaku akan menjadi raja atau ratu terhebat di negri ini. aku berjanji. jika aku sudah menikahinya nanti, aku akan langsung mengangkatnya menjadi ratuku. ratu kerajaan buaya putih" kata raja tersenyum.


" waah, itu kabar yang luar biasa raja. aku berharap rencana raja akan berjalan dengan lancar" kata tabib liu memberi semangat.


" iya, semoga saja. lebih baik kau segera pergi, aku tidak ingin mereka semua curiga. termasuk permaisuri cwen dan selir agung cwui" kata raja.


" baik raja, hamba pamit kembali ke kediaman" kata tabib liu.


raja hanya mengangguk mempersilahkan tabib liu rang pergi.


" kau akan menjadi miliku putri sya" gumam raja dengan menatap botol merah di tangannya.


di balik pintu, permaisuri cwen mencengkram gaunya erat.


" manusia itu ! dia akan di angkat menjadi ratu? dan akan memiliki penerus kerajaan buaya putih? jangan harap! aku tidak akan membiarkan itu terjadi".