My Lover Is A Ghose

My Lover Is A Ghose
Rehita



" uuuh, kenyang sekali" kata deon sambil mengusap perutnya." hey, kenapa kau tertawa? kau mengejekku ya!?" kata deon menatap siluman gagak yang selama ini mengikutinya sedang cekikikan menatap dirinya.


dilihatnya wanita itu yang hanya menggelengkan kepalanya kemudian cekikikan kembali.


" huuh, dasar siluman gagak bisu. bisanya cuman mengejek saja, untung kau bisa aku andalkan! kalau tidak, aku tidak akan pernah sudi di ikuti olehmu" kata deon lalu menatap wanita cantik itu dengan menelisik, dilihatnya dari atas sampai bawah.


" untung kau siluman cantik" kata deon masih mengamati sosok di hadapannya membuat wanita di hadapannya itu merona dengan kepalanya menoleh ke sembarang arah karena salah tingkah.


" ha ha ha, ternyata siluman sepertimu bisa malu juga" kata deon sambil tertawa.


siluman gagak terpesona melihat deon yang tertawa , di lihatnya lekat wajah yang menurutnya sangat tampan dan rupawan.


" ternyata disini!!"


suara seorang lelaki membuat deon langsung menghentikan tawanya, keduanya menoleh ke sumber suara.


mata wanita gagak melebar sambil bergegas menarik tangan deon, kemudian melebarkan sayapnya untuk segera pergi


namun sebuah rantai ke emasan mengikat kakinya lebih dulu, membuatnya tidak bisa kabur lagi.


rehita menggelengkan kepalanya cepat, kakinya menghentak ke tanah dengan kuat membuat rantai itu terputus seketika. rehita kembali melebarkan sayapnya dan terbang menjauh, namun baru saja kakinya melayang, tangannya terhenti. saat tarikannya di tangan deon seperti tertahan sesuatu.


dilihatnya tubuh deon yang ternyata telah dililit sebuah rantai emas ." maaf nak, jika kau tidak bisa berbicara baik- baik. ataupun dengan cara paksa, aku terpaksa menahan lelaki yang kau sukai ini, aku tahu kamu menyukainya putriku. ayo, sebaiknya kita pulang, kita bicarakan di istana. tempat ini tidak lah aman untuk membicarakan hal peribadi, banyak pasang mata dari anak buah pangeran gagak hitam , menurutlah nak" kata raja ronald.


Rehita menatap deon sesaat , yang di balas dengan gelengan kepala. rehita mengalihkan pandangannya pada ayahandanya dan mengangguk setuju.


" tidak! aku tidak mau ikut dengan kalian!" protes deon " paman, aku tidak ada hubungan apapun dengan putrimu itu, bahkan aku sudah berulang kali mengusirnya untuk tidak mengikutiku lagi, tapi dia tetap saja mengikuti, jadi itu bukan salahku" .


" iya, aku tahu ini salah putriku . tapi dia menyukaimu anak muda, aku tidak pernah melihat putriku tertarik pada lelaki , biasanya lelaki dari kaum kami lah yang mengejarnya. tapi ini sebaliknya" kata Ronald sambil mengelus lembut rambut putrinya.


" bawa pemuda ini ke istana" perintah raja ronald lalu menarik rehita dan terbang tinggi pergi lebih dulu, kemudian di susul anak buahnya yang ikut terbang dengan membawa tubuh deon yang terikat kencang.


" hah, mimpi apa aku semalam, bisa di posisi sekarang ini" kata deon dalam hati sambil tubuhnya meronta- ronta di udara.


" diamlah tuan, atau kau akan terjatuh!! lihatlah ke bawah sana" katanya sambil memperlihatkan pemandangan di bawah sana yang sedikit tertutup awan putih." apa tuan mau mati konyol? harusnya tuan senang karena di taksir oleh putri dari kerajaan kami, karena selama ini putri hita selalu cuek pada lelaki manapun.kau sangat beruntung tuan bisa mendapatkan hatinya!".