
Kurang lebih seribu tahun yang lalu, abad pertengahan ketika manusia masih hidup dalam masa - masa kegelapan.
Perang
Pengorbanan
Pembunuhan
Pengkhiantan
Semua adalah hal yang biasa
Sangat mudah menghasut satu sama lain untuk menciptakan kehancuran.
Setiap hari banyak kematian yang dikarenakan alasan tak masuk akal.
...----------------...
Di tengah samudra pasifik yang dingin
Terdapat kerajaan astral yang berisikan berbagai macam makhluk dengan wujud yang bervariasi
Kerajaan itu dipimpin oleh seorang siren, Ia memerintah dengan otoriter
Pada suatu hari, banyak astral yang terkena penyakit aneh yang menular
Semua bingung darimana asal mula dari penyakit itu. Namun ada beberapa pihak yang mencoba mencari siapa yang patut disalahkan akibat hal ini
Timbullah desas - desus bahwa astral jenis Basilisk mudah membawa penyakit menular,
Karena mereka adalah spesies langka yang populasinya sudah sangat sedikit
Kemudian terjadilah. Pasangan Basilisk yang sudah lama tinggal disana, mendadak diusir karena ada yang menyebarkan berita bahwa mereka membawa penyakit dan nasib buruk bagi seluruh kerajaan
Mereka berdua bingung harus kemana, apalagi sang istri sedang hamil, memohon pun percuma, karena raja sudah memerintahkan
Setelah mengelilingi samudra, mereka menemukan lubang hitam di dasar palung, mereka memutuskan untuk beristirahat disana,
Tak diduga sang istri hendak melahirkan disana
Hingga malam tiba, akhirnya lahirlah tiga ekor Basilisk kecil, yang satu bertubuh paling kecil
"Lihat, yang satu ini kecil sekali, sepertinya dia tidak akan kuat bertahan hidup"
"Iya, kasihan dia"
"Aku akan membawanya pergi dan membunuhnya"
"Baik, cepat kembali ya"
Ayah Basilisk membawa anaknya yang sangat kecil di dalam mulutnya, membawanya ke daerah antah berantah yang tidak dihuni makhluk satupun.
Ia sebenarnya menyayangi anaknya, namun Ia tak tahu bagaimana harus mengurusnya sedangkan mereka sekeluarga telah diusir dari tempat tinggalnya.
Perjalanannya cukup jauh, namun akhirnya Ia menemukan lokasinya, di tengah - tengah hamparan pasir luas, ada pusaran air kencang ditengahnya.
Ayah Basilisk melepaskan anaknya yang baru lahir itu kedalam pusaran yang kencang, dan langsung menghilang terhisap ke dalam pusaran.
Tak lama berselang, keluarga Basilisk yang tinggal dalam lubang, terkena tekanan gelombang dimensi laut dalam yang menyebabkan mereka semua mati seketika.
Hal itu menjadikan Basilisk kecil, satu - satunya yang tersisa dari jenisnya.
Di dalam pusaran, Ia terbawa ke bagian laut yang lain, Ia tak mati, hanya saja tak sadarkan diri selama beberapa saat.
Setelah Ia terbangun, Ia menyadari bahwa Ia sendirian, tak ada keluarga yang menemani dan mengurusnya.
Bertahun - tahun kemudian, Ia hidup dengan hanya mengambang di lautan yang dalam gelap, tak pernah melihat sinar matahari.
Ia melihat makhluk lain yang punya keluarga, punya saudara, namun Ia hanya sendiri, Ia merasa iri, iri dengan semuanya
Rasa iri yang menumpuk membuat hatinya semakin kesal
Setiap hari, Ia mengganggu makhluk laut lain untuk kesenangannya
Makhluk laut lain mulai segan dan takut akan kehadirannya, Ia pun mulai semakin kuat dan besar akibat mendapat energi dari rasa takut makhluk lain
Sampai suatu waktu, Ia pergi ke area yang belum pernah Ia datangi sebelumnya, suasananya sangat berbeda, memiliki aura yang lebih berat dari tempat lainnya
Itu adalah tempat tinggal sang penguasa kegelapan di laut
"Hei anak muda, apa kau tersesat?" ada suara besar yang bertanya
"Aa...i..iya, maafkan saya, saya akan segera pergi"
Dari balik kegelapan, muncul sosok raksasa yang sebesar gunung, dengan juntaian tentakel yang bisa menggulung kapal pesiar
Sang Basilisk merasa takut karena auranya sangat ditekan, namun Ia perlahan mendekati
"Ya begitu, mendekatlah...sudah lama tak ada yang bisa mendatangi lapisan dimensi ini, kau pasti ditakdirkan untuk bertemu denganku. Apa kau tahu siapa aku?"
"Tidak tuan"
"Aku yakin kau adalah satu - satunya Basilisk yang tersisa, maka kau harus menjadi anak buahku"
Basilisk itu berada di tangan makhluk raksasa tersebut
"Aku adalah Chtulhu, penguasa laut dalam, siapa namamu?"
"Saya..tidak punya nama"
"Hmm..baiklah, karena kau hidup sendiri, mulai sekarang namamu adalah Leviathan, artinya adalah anak yang iri hati"
Basilisk itu sekarang mendapatkan Leviathan sebagai namanya, Ia juga telah resmi menjadi anak buah dari Cthulhu
"Nah, karena kau harus kuat, maka kau akan kupertemukan dengan anak buahku yang juga tinggal satu - satunya.... Krakeen, kemarilah!"
Muncullah sosok gurita raksasa yang ukurannya hampir sama dengan Chtulhu
"Sekarang, bertarunglah! aku ingin melihat siapa yang lebih kuat"
Tanpa berlama - lama, Kraken langsung meluncurkan serangan, delapan tentakel raksasa langsung bergerak dengan buas ingin menangkap Leviathan
Meskipun Leviathan tak siap, tak wujudnya yang lebih kecil memungkinkannya menghindar
Pertarungan berlangsung alot dan memakan waktu yang lama, sampai akhirnya Chtulhu sendiri yang menghentikannya
"Baik sudah cukup! aku sudah melihat yang kubutuhkan, sekarang kau ikut aku!"
Chtulhu duduk di kursi tahtanya, kemudian memproyeksikan visual yang dapat dilihat oleh Leviathan
"Kau tahu makhluk apa ini?"
"Tidak tuan"
"Ini adalah manusia, makhluk yang memiliki potensi untuk menjadi yang paling buas, kejam, serakah, dan segala macam. Namun, mereka punya pikiran dan hati yang kadang tak bisa ditebak, banyak dari mereka yang memiliki hati yang murni, nah kau punya tugas"
"Apa itu tuan?"
"Hitamkan hati dan pikiran manusia yang kau temui, jadikan mereka makhluk paling kejam yang bahkan menusuk temannya sendiri dari belakang, buat mereka iri satu sama lain dan terjerumus ke dalam kegelapan"
"Baik tuanku"
"Bagus, jika kau mengerjakannya dengan baik, maka kau akan mendapatkan lebih banyak energi, semakin kuat, dan bisa berkembang menjadi sesuatu yang lebih hebat lagi"
Semenjak saat itu, Leviathan mengemban tugasnya dengan tekad yang kuat, karena pada zaman ini manusia belum memiliki pegangan seperti kepercayaan yang kuat, mereka sangat mudah terpengaruh, apalagi ketika berada di tengah laut, banyak faktor yang menentukan kelabilan pemikiran manusia.
Ratusan tahun berlalu, Leviathan berhasil konsisten dan mengerjakan semua perintah Chtulhu dengan baik, Ia kini memiliki banyak kemampuan, merubah bentuk, menciptakan manipulasi tingkat tinggi, serta kekuatan yang dahsyat. Ia pun mendapatkan waktu untuk beristirahat.
Ia memutuskan pergi berlibur ke lautan di asia tenggara
Sebelum pergi, Chtulhu mengabarkan bahwa, ada kemungkinan Ia bisa menjadi salah satu kandidat pemilihan petinggi neraka di alam akhirat. Namun Leviathan belum terlalu memikirkan hal itu, Ia hanya ingin pergi berlibur.
Dengan menggunakan sosok manusia yang ditirunya dari beberapa pelaut yang ditemuinya, Ia menelusuri perairan hingga tiba di samudra hindia. Suasana di Asia sangat berbeda dengan Eropa. Lebih hangat dan terlihat tak terlalu suram
Dia merasakan aura astral yang sangat kuat dari sebuah area yang memiliki kubah hijau, di dalamnya terdapat banyak bangunan yang berbentuk seperti istana tradisional dengan warna dominan hijau dimana - mana
Leviathan bertanya kepada astral yang menghuni daerah di dekat kubah itu
"Permisi, saya ingin bertanya. Siapa pemimpin kerajaan yang di dalam kubah hijau disana itu?"
"Ha? masa mas gak tahu? beliau kan penguasa laut selatan"
"Maaf saya datang dari benua yang jauh jadi tidak tahu"
"Oh pantas, beliau adalah Nyi Roro Kidul, seorang ratu dengan sosok yang teramat cantik namun mematikan, beliau menguasai seluruh areal ini, kalau ada yang melanggar ketentuannya, akan langsung dibawa untuk dijadikan budak di istananya"
"Apa dia sangat suka warna hijau?"
"Iya, semua yang berpakaian hijau akan langsung dibawanya"
"Hmm..menarik juga"
"Ah, kenapa baju anda berubah jadi berwarna hijau"
Leviathan tersenyum
Disinilah awalnya Leviathan menjalin hubungan dengan Nyi Roro.